
Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami
Keyword difficulty adalah metrik yang mengukur tingkat persaingan sebuah keyword di SERP. Tingginya score pada keyword difficulty adalah indikator bahwa Anda memerlukan usaha dan waktu yang ekstra untuk bisa memenangkan persaingan.
Keyword difficulty adalah metrik yang digunakan untuk melihat peluang dari sebuah target keyword. Keyword dengan tingkat difficulty yang rendah akan membuat konten Anda berpeluang mendapatkan ranking teratas di halaman pertama.
Meskipun demikian, keyword difficulty bukanlah satu-satunya hal yang perlu Anda pertimbangkan ketika melakukan riset keyword. Ada juga metrik lainnya yang harus diperhatikan, yaitu search volume. Dua metrik ini tidak bisa Anda pisahkan karena keduanya sama-sama penting dalam SEO.
Keyword difficulty adalah metrik yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kompetitor, search intent, domain authority, kualitas konten, dan jumlah backlink. Penjelasan lengkap mengenai faktor keyword difficulty adalah sebagai berikut:
Kompetitor adalah salah satu faktor yang menentukan seberapa sulit tingkat persaingan keyword. Jika target keyword Anda ditargetkan oleh banyak website, maka keyword difficulty-nya akan semakin tinggi.
Ada tiga jenis kompetitor di SERP; kompetitor bisnis, kompetitor SEO, dan kompetitor pada keyword yang sama.
Anda perlu mengetahui jenis kompetitor mana yang harus Anda perhatikan. Dengan mempelajari kompetitor yang tepat, maka Anda akan menemukan cara terbaik untuk memenangkan persaingan.
Contohnya, jika Anda sedang menargetkan transactional keyword, kompetitor Anda adalah website dengan bisnis serupa. Namun jika Anda ingin meningkatkan brand awareness, kompetitor Anda adalah website dengan audiens serupa.
Search intent mencerminkan maksud dari pengguna ketika mencari suatu keyword. Ada empat jenis search intent yaitu informational, navigational, commercial, dan transactional.
Konten yang tidak sesuai dengan search intent audiens akan sulit memenangkan persaingan. Oleh karena itu, ketahui search intent dari keyword yang akan Anda targetkan sehingga konten Anda bisa menjawab maksud pencarian audiens.
Domain authority adalah sebuah metrik yang menunjukkan tingkat kepercayaan dari sebuah website. Ketika sebagian besar kompetitor memiliki domain authority tinggi, maka target keyword Anda akan memiliki tingkat difficulty yang tinggi.
Cukup sulit mendapatkan ranking di halaman pertama SERP jika website Anda masih baru. Solusinya, temukan keyword yang tidak banyak ditargetkan oleh website dengan domain authority tinggi.
Anda tidak akan bisa bersaing untuk mendapatkan ranking pertama jika konten yang dimiliki oleh website Anda tidak berkualitas. Konten berkualitas adalah konten yang relevan dan dapat dipercaya.
Konten yang relevan dan terpercaya menjadi syarat utama jika Anda ingin memenangkan persaingan di SERP. Jika kualitas konten Anda tidak lebih baik dari kompetitor, maka persaingan untuk keyword yang ditarget akan sulit dihadapi.
Backlink masih menjadi salah satu indikator bagi search engine dalam menentukan ranking di SERP. Meskipun begitu, kriteria backlink berkualitas semakin meningkat seiring dengan berkembangnya algoritma search engine.
Bangun backlink berkualitas dari beragam website terpercaya untuk meningkatkan domain authority website Anda. Semakin tinggi domain authority, semakin mudah Anda memenangkan persaingan.
Cara untuk mengukur tingkat keyword difficulty adalah dengan melihat keyword difficulty score pada keyword research tools yang tersedia secara gratis ataupun berbayar.
Perlu diingat bahwa penilaian keyword difficulty score pada setiap tools akan berbeda-beda. Anda bisa pilih tools yang ingin digunakan. Umumnya, semakin kecil angka keyword difficulty score, maka semakin mudah tingkat persaingan di keyword tersebut.
Dengan mengetahui keyword difficulty score, Anda dapat menyusun strategi SEO dengan lebih realistis sehingga sumber daya yang Anda gunakan untuk mendapatkan ranking di SERP dapat lebih efisien.