Kami menggunakan cookies
Situs ini menggunakan cookies dari cmlabs untuk memberikan dan meningkatkan kualitas layanannya serta menganalisis lalu lintas..
Kami menggunakan cookies
Situs ini menggunakan cookies dari cmlabs untuk memberikan dan meningkatkan kualitas layanannya serta menganalisis lalu lintas..
Terakhir diperbarui: Sep 06, 2024
The eventualities merupakan sebuah keniscayaan yang mendorong setiap pelaku usaha untuk menyiapkan skenario dan beradaptasi. Saksikan podcast Anti-Trivial bersama Mas Rochman, Bro Jimmy, dan Pak Agus; kombinasi antara pelaku usaha, pemodal, dan pemimpin perusahaan, yang akan membahas bagaimana meningkatkan kewaskitaan para pemimpin perusahaan dalam menyambut tahun 2025. Jangan lewatkan edisi spesial akhir tahun cmlabs Class ke-24 ini, dalam judul "New vs Conventional Search Engine. Prepare for the Eventualities!"
Lihat Detail EventKeterbukaan Informasi Publik di Indonesia berlandaskan pada hak yang diatur dalam Pasal 28F Undang-Undang Dasar NKRI 1945. Pasal ini secara jelas menyatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan mengakses informasi guna mengembangkan diri mereka.
Agar situs web technical seo audit Anda bisa menjangkau seluruh pihak tanpa batasan kebutuhan khusus, maka inclusive SEO perlu diterapkan.
Inclusive SEO atau SEO inklusif adalah praktik optimasi untuk menciptakan konten dan struktur website yang dapat diakses oleh semua orang terlepas dari keterbatasan fisik, mentorik, mental, atau intelektual.
Strategi ini mencakup optimasi website dan pembuatan konten yang disesuaikan dengan target audiens dengan menggunakan bahasa yang jelas, ringkas, dan inklusif.
Tak hanya itu, penerapan SEO inklusif juga dapat berupa penggunaan alt text pada gambar, serta memastikan website dapat diakses oleh teknologi bantu dan mudah dipahami oleh audiens meski dengan kebutuhan khusus sekalipun.
Dengan melakukan implementasi SEO inklusif, Anda dapat memperluas jangkauan target audiens, meningkatkan user experience, serta mendukung kesetaraan inklusivitas dalam dunia digital.
Adanya keterbatasan fisik, sensorik, mental, dan intelektual sering menjadi hambatan dalam mengakses informasi. Untuk bisa menjangkau target audiens yang lebih luas, Anda perlu menerapkan inclusive SEO.
Bahkan, hal ini juga sudah diatur pada UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menuliskan bahwa penting bagi seluruh penyedia informasi untuk memaksimalkan penyebarannya agar mudah diakses oleh setiap kalangan.
SEO inklusif bukan hanya sekedar tren, namun merupakan aspek yang penting dalam strategi pemasaran digital. Menerapkan praktik ini pada bisnis Anda akan membantu menciptakan pengalaman pengguna yang maksimal terutama untuk audiens dengan kebutuhan khusus.
Berikut adalah beberapa alasan lain mengapa strategi SEO satu ini menjadi hal yang penting untuk diperhatikan:
Penerapan SEO inklusif tidak memiliki perbedaan signifikan dengan penerapan SEO secara umum, hanya saja lebih berfokus pada pengalaman pengguna target audiens yang berkebutuhan khusus.
Berikut merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menerapkannya:
Hal pertama yang sangat penting untuk penerapan strategi ini adalah mengenali target audiens Anda.
Anda perlu mengetahui target audiens yang ingin Anda capai dan bagaimana pendekatan pemasaran yang mereka sukai.
Selanjutnya, Anda dapat mengumpulkan data demografis umum dan identifikasi perlakuan khusus apa yang mereka butuhkan.
Misalnya jika audiens memiliki gangguan penglihatan, maka diperlukan alternatif teks pada gambar atau jika audiens memiliki gangguan pendengaran maka diperlukan transkripsi pada konten audio atau video.
Selain itu, Anda juga dapat membuat audience persona yang mencerminkan keberagaman pengguna termasuk latar belakang budaya, bahasa, perilaku, serta kebutuhan khusus mereka.
Setelah mengenali target audiens Anda, tahap selanjutnya adalah menentukan keyword yang ingin ditargetkan.
Pencarian keyword untuk SEO inklusif sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pencarian kata kunci biasa. Namun, pada strategi ini, Anda perlu lebih mempertimbangkan perspektif audiens.
Bahasa yang Anda gunakan dalam sebuah konten akan mencerminkan brand Anda. Maka dari itu, gunakanlah bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami oleh audiens dengan berbagai tingkat kemampuan.
Anda juga sebaiknya menghindari penggunaan bahasa yang dapat memperkuat stereotip negatif dan diskriminatif. Sebagai contoh, jangan terburu-buru berasumsi bahwa kosmetik hanya digunakan oleh kalangan wanita.
Cara penerapan SEO inklusif selanjutnya adalah dengan menggunakan desain inklusif agar pengguna yang memiliki keterbatasan pun tetap bisa mengaksesnya.
Penerapan desain inklusif juga termaktub dalam Panduan Media Aksesibel yang dirilis oleh SAPDA. Dalam panduan tersebut tertera bahwa meskipun sebuah konten sudah memiliki bahasa yang lugas dan jelas, media yang disajikan tetap perlu dibuat dalam format aksesibel dan inklusif.
Contohnya, gunakanlah kombinasi warna yang aman bagi audiens yang buta warna, seperti hindari penggunaan warna merah dan hijau, dan gunakan warna biru dan oranye yang lebih kontras sebagai alternatif.
Selain penggunaan warna, Anda juga dapat membedakan elemen-elemen pada website seperti menambahkan tekstur atau pola untuk memperlihatkan perbedaan.
Pengaturan font pada konten juga dapat diperhatikan agar tidak terlalu kecil bagi pengguna yang mengakses lewat ponsel.
Penggunaan alt text sangat penting untuk memastikan bahwa desain konten visual pada website dapat diakses sekalipun oleh pengguna dengan keterbatasan penglihatan.
Alt text merupakan deskripsi singkat pada gambar yang membantu audiens memahami gambar.
Selain ramah untuk pengguna, alt text juga dapat membantu search engine meningkatkan relevansi dari website Anda di halaman pencarian.
Struktur navigasi dalam sebuah website harus jelas dan dikelompokkan berdasarkan kategori, untuk memudahkan akses audiens.
Anda dapat menggunakan teks deskriptif yang mudah dimengerti untuk tautan navigasi, membangun tautan internal, serta menggunakan tag heading pada konten.
Cara penerapan inclusive SEO selanjutnya adalah dengan meningkatkan aksesibilitas website. Meningkatkan aksesibilitas website dapat dilakukan dengan penggunaan desain responsif untuk berbagai devices, pembuatan konten yang mudah dimengerti, formulir yang user-friendly, serta meningkatkan loading speed website.
Melakukan identifikasi bias pada inclusive SEO dapat dilakukan dengan memastikan kata kunci serta konten tidak mengandung kata sensitif.
Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa strategi SEO tidak hanya berfokus pada wilayah tertentu. Pastikan agar Anda melakukan audit aksesibilitas website secara berkala dan menggunakan feedback sebagai bahan evaluasi.
Anda dapat melakukan kolaborasi dengan ahli untuk memaksimalkan aksesibilitas website. Hal ini dapat membantu Anda melakukan audit dan memastikan prinsip aksesibilitas terintegrasi dengan strategi SEO yang baik dan benar.
Langkah penting yang juga tidak boleh Anda lewatkan adalah melakukan pengujian. Tahap ini bisa membantu Anda memastikan situs web benar-benar bisa diakses oleh semua orang.
Untuk melakukannya, Anda perlu meminta beberapa pengguna mengunjungi dan melakukan sejumlah aktivitas di situs web, seperti menavigasi halaman, melakukan pembelian, atau mengisi formulir.
Agar hasil pengujiannya semakin optimal, Anda sebaiknya melibatkan orang-orang dengan berbagai jenis disabilitas agar bisa mendeteksi permasalahan yang mereka hadapi dan memastikan teknologi bantu dapat berfungsi dengan baik.
Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?