Data scraping adalah sebuah teknik yang memungkinkan seseorang untuk mengekstrak data dari sebuah website atau sistem tertentu. Data scraping biasanya juga disebut dengan data extraction.
Pada umumnya, data extraction adalah sebuah hal yang digunakan untuk beberapa pekerjaan yang terkait dengan digital marketing, misalnya riset konten.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk melakukan ekstraksi data adalah dengan memanfaatkan Application Programming Interface (API). API memungkinkan Anda untuk mengakses sebuah situs dengan format data yang lebih terstruktur.
Akan tetapi, cara ini tidak berfungsi pada sebuah website atau sistem yang tidak memiliki API, atau tidak mengizinkan Anda untuk mengakses data terstruktur miliknya.
Ekstraksi data dapat Anda lakukan dengan memanfaatkan tools khusus. Banyak jenis tools ekstraksi data yang bisa Anda gunakan, namun setiap tool memiliki alur yang berbeda-beda. Secara garis besar, proses untuk melakukan ekstraksi data akan melewati tiga tahapan berikut ini:
Beberapa contoh tools untuk melakukan ekstraksi data adalah Data Scraper, Data Scraping Crawler, dan Data Miner. Anda bisa memilih tools manakah yang menurut Anda paling mudah untuk dioperasikan.
Setelah mengetahui apa itu data scraping atau ekstraksi data, dan bagaimana cara kerjanya, Anda perlu mengetahui apa saja jenisnya.
Secara umum, teknik ekstraksi data dibagi menjadi dua, yakni screen scraping dan web scraping. Anda dapat mengetahui penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Screen scraping adalah sebuah teknik ekstraksi data yang datanya diperoleh dari analisis interface sebuah website. Pada umumnya, teknik yang satu ini melakukan scraping terhadap gambar, teks, atau elemen visual lainnya untuk membentuk sebuah data yang ideal.
Teknik screen scraping ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar yang ingin menyimpan data-data krusial dan disimpan dalam jangka waktu lama. Teknik yang satu ini sangat cocok dimanfaatkan untuk melakukan migrasi data, sebab screen scraping mampu mengakses data yang sudah lama dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Jenis data scraping yang selanjutnya adalah web scraping. Web scraping memungkinkan Anda untuk mengekstrak data dari sebuah website melalui source code HTML, CSS, dan JavaScript. Selain itu, web scraping juga dapat dilakukan menggunakan API yang disediakan oleh pemilik website tersebut.
Pada dasarnya, web scraping melibatkan dua elemen, yakni crawler dan scraper. Crawler merupakan sebuah algoritma yang melakukan pencarian data tertentu. Sementara scraper merupakan tools yang digunakan untuk mengekstrak data dari sebuah website atau sistem tertentu.

Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami