Kami menggunakan cookies

Situs ini menggunakan cookies dari cmlabs untuk memberikan dan meningkatkan kualitas layanannya serta menganalisis lalu lintas..

Dimana Anda dapat melihat hasil karya kami?
Tempat kecil membuat kombinasi, namun persilangan yang terjadi didalamnya tidak memberikan banyak kombinasi. Jadi, berhati-hatilah dalam membuat justifikasi, terutama SEO.

Black Box Testing

Terakhir diperbarui: Aug 25, 2023

Black Box Testing
Gambar sampul: Ilustrasi Black Box Testing yang merupakan metode pengujian fungsionalitas perangkat lunak atau aplikasi. Temukan pengertian dan informasi singkatnya di artikel ini.

Apa itu Black Box Testing?

Black box testing adalah metode pengujian untuk menganalisa fungsionalitas dari sebuah software atau aplikasi. Jenis pengujian ini tidak memerlukan pengetahuan khusus terkait kode program dari aplikasi yang sedang diuji.

Metode pengujian ini juga dikenal sebagai behavioral testing yang dilakukan untuk mengamati hasil input dan output dari suatu aplikasi. Biasanya, pengujian dilakukan pada tahap akhir pengembangan aplikasi untuk mengetahui apakah aplikasi mampu berfungsi dengan baik.

Jenis-Jenis Black Box Testing

Terdapat beberapa jenis-jenis black box testing yang mungkin dilakukan, di antaranya:

Functional Testing

Functional testing adalah metode pengujian yang dilakukan pada setiap fungsi atau fitur dari suatu aplikasi. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa fungsionalitas aplikasi telah berjalan dengan baik. Contoh functional testing adalah:

  • Smoke Test
  • Sanity Test
  • System Testing
  • Regression Testing
  • Integration Testing
  • User Acceptance Testing

Non-Functional Testing

Non-functional testing adalah pengujian yang dilakukan untuk menguji aspek diluar kebutuhan fungsional (non-fungsional). Non-functional testing berfungsi untuk memastikan kualitas dan kinerja aplikasi yang dikembangakan.

Contohnya seperti melakukan pengujian untuk melihat apakah aplikasi dapat dijalankan pada berbagai jenis perangkat dan ukuran layar. Beberapa jenis pengujian non-functional yaitu:

  • Usability Testing
  • Compatibility Testing
  • Scalability Testing
  • Performance Testing
  • Load Testing

Kelebihan Black Box Testing

Beberapa kelebihan dalam pengujian ini yaitu:

  • Untuk menguji suatu aplikasi, penguji tidak perlu memiliki pengetahuan terkait bahasa pemrograman tertentu
  • Penguji aplikasi tidak perlu memeriksa kode program
  • Memungkinkan penguji dan developer bekerja sama secara independen tanpa mengganggu proses kerja satu sama lain
  • Guna menemukan inkonsistensi program, pengujian dilakukan berdasarkan sudut pandang pengguna
  • Dapat mengidentifikasi kekurangan atau bug program pada tahap awal pengujian
  • Efektif digunakan untuk pengujian aplikasi skala besar dan kompleks

Kekurangan Black Box Testing

Selain memiliki kelebihan, pengujian ini juga memiliki kekurangan yang dapat Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih metode pengujian aplikasi:

  • Penguji tanpa pengetahuan teknis terkait bahasa pemrograman memiliki kemungkinan melewatkan skenario pengujian tertentu, sehingga bisa terdapat bug yang tidak teridentifikasi
  • Adanya kemungkinan pengujian tidak dilakukan dengan teliti karena deadline pengerjaan yang cukup singkat 
  • Tidak memungkinkan pengujian secara menyeluruh pada aplikasi skala besar dan kompleks

Perbedaan Black Box Testing dengan White Box Testing

Terdapat setidaknya tiga perbedaan yang membedakan kedua metode pengujian tersebut. Berikut adalah daftar perbedaannya:

  • Pengetahuan Teknis - pada black box testing penguji tidak perlu memiliki pengetahuan terkait struktur internal maupun kode program, sedangkan pada white box testing perlu.
  • Pengujiblack box testing dilakukan oleh software tester, sedangkan white box testing dilakukan oleh software developer.
  • Tujuan Pengujianblack box testing berfungsi untuk menguji fungsionalitas program, white box testing berfungsi untuk melihat kesesuaian antara struktur internal aplikasi dengan software requirements.
Mitra kami yang berharga
Aliansi strategis ini memungkinkan kami untuk menawarkan kepada klien-klien kami berbagai solusi inovatif SEO dan pelayanan yang luar biasa. Pelajari Lanjut
cmlabs

cmlabs

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Update Terkini
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024

Permudah proses analisis dengan SEO Tools yang terpasang langsung di peramban Anda. Saatnya menjadi ahli SEO sejati.

Gratis di semua peramban berbasis Chromium

Pasang di peramban Anda sekarang? Jelajahi sekarang cmlabs chrome extension pattern cmlabs chrome extension pattern

Butuh bantuan?

Ceritakan tentang kebutuhan SEO Anda, tim marketing kami akan membantu menemukan solusi terbaik.

Berikut daftar tim kami secara resmi dan diakui, hati-hati terhadap penipuan oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan PT cmlabs Indonesia Digital (cmlabs). Baca lebih lanjut
Marketing Teams

Agita

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Irsa

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Yuliana

Business & Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Thalia

Business Development Global

Tanya Saya
Marketing Teams

Robby

Business Development ID

Tanya Saya
Marketing Teams

Dwiyan

Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Rochman

Product & Dev

Tanya Saya
Marketing Teams

Said

Career & Internship

Tanya Saya

Mohon maaf, saat ini tool Mobile Friendly Test tidak dapat diakses karena sedang dalam tahap pemeliharaan sistem sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Cek

Tetap up-to-date dengan tool baru kami, cmlabs Surge. Jelajahi tren & event populer!

Cek

Pendapat Anda Berharga! Beri masukan untuk Survei Plagiarism Checker kami?

Cek

Temukan tren bisnis Anda dengan mudah! Kalkulator proyeksi trafik adalah alat yang sempurna untuk membantu Anda memahami permintaan di sektor bisnis Anda. Pilih sektor Anda dan lihat proyeksi trafiknya sekarang!

Cek

Saat ini tidak ada notifikasi...