Kami menggunakan cookies

Situs ini menggunakan cookies dari cmlabs untuk memberikan dan meningkatkan kualitas layanannya serta menganalisis lalu lintas..

Dimana Anda dapat melihat hasil karya kami?
Tempat kecil membuat kombinasi, namun persilangan yang terjadi didalamnya tidak memberikan banyak kombinasi. Jadi, berhati-hatilah dalam membuat justifikasi, terutama SEO.

Google Web Stories

Terakhir diperbarui: Aug 25, 2023

Apa Itu Google Web Stories?

Google Web Stories adalah konten interaktif yang berfungsi untuk berbagi informasi dengan pengguna audiens melalui halaman yang dapat menampilkan gambar, teks, dan audio. Sebelumnya, format Web Stories dikenal sebagai AMP Stories.

Web Stories dapat diindeks dan muncul sebagai hasil pencarian yang relevan. 

Google Web Stories dapat muncul di hasil penelusuran standar atau sebagai carousel di Google Discover. Selain itu, Anda juga dapat menambahkannya ke buletin dan memberi tautan yang menghubungkan situs dengan akun media sosial. 

Manfaat Menggunakan Google Web Stories

Ilustrasi Google Web Stories

1. Memudahkan Pengguna Menemukan Situs Anda

Google Web Stories dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan strategi SEO bagi website Anda. Membuat konten Web Stories perlu dipertimbangkan, sebab hal ini mampu memberikan kesempatan bagi situs Anda untuk muncul di Google Images maupun SERP.

Hal ini berarti secara tak langsung mampu memudahkan pengguna dalam menemukan website Anda. Selain itu, Anda dapat mengkustomisasi web stories dengan menambahkan CTA atau beberapa link yang mampu menggiring trafik ke website Anda.

2. Menghadirkan Pengalaman Imersif

Jika Anda ingin menggunakan inovasi baru yang mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk pengguna, web stories mampu menjadi opsi terbaik untuk mewujudkan hal tersebut.

Pengguna seluler dan desktop dapat melihat Web Stories Anda dalam layar penuh, yang mampu menimbulkan rasa bahwa pengguna sedang berada dalam stories yang Anda buat.

3. Menyenangkan bagi Pengguna

Selayaknya Instagram, Facebook, ataupun google discover, Anda dapat berbagi cerita dengan cara yang lebih menyenangkan untuk pengguna, menggunakan Web Stories. 

Menurut data yang disajikan oleh Neil Patel, rata-rata pengguna menghabiskan waktu sekitar 5 jam per hari untuk scrolling konten pada perangkat seluler mereka.

Membuat stories dengan desain yang elegan, serta konten-konten yang bermanfaat dapat membuat pengguna merasa nyaman saat melihat konten dari Web Stories Anda.

Cara Membuat Google Web Stories

1. Storyboard

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat storyboard dan draf narasi. Hal ini penting untuk dilakukan, sebab mampu membantu Anda menyusun konsep konten Web Stories yang lebih matang.

Google juga menyediakan template skrip yang dapat digunakan untuk menyusun narasi storyboard.

2. Pilih Editor & Buat Web Stories

Setelah membuat draf narasi konten, pilih editor yang akan digunakan untuk membuat Web Stories Anda. 

Jika Anda memiliki kemampuan menjadi seorang developer, Anda dapat mengikuti tutorial AMP yang akan memandu dalam proses pembuatan Cerita menggunakan fungsi khusus.

Namun, jika Anda tidak memiliki kemampuan sebagai developer, Anda dapat menggunakan editor yang tidak memerlukan coding dalam proses pembuatan Web Stories.

Apabila Anda merupakan pengguna WordPress, Anda dapat menggunakan plugin Web Stories yang disediakan oleh WordPress.

Setelah menentukan editor, mulailah membuat Web Stories berdasarkan konsep yang telah disusun.

3. Tes Web Stories Sebelum Dipublikasikan

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan adalah mengaktifkan Google Web Stories. Untuk memastikan apakah Web Stories sudah bekerja dengan baik, Anda dapat memeriksanya dengan beberapa tools seperti berikut ini.

  • Jika Anda menggunakan AMP, gunakan AMP Test Validator
  • Periksa apakah Web Stories yang telah dibuat dapat diindeks oleh Google, menggunakan tools inspeksi URL
  • Untuk memeriksa apakah Web Stories telah di-render dengan benar, periksalah menggunakan Chrome Developer Tools
Mitra kami yang berharga
Aliansi strategis ini memungkinkan kami untuk menawarkan kepada klien-klien kami berbagai solusi inovatif SEO dan pelayanan yang luar biasa. Pelajari Lanjut
cmlabs

cmlabs

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Update Terkini
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024
Terakhir diperbarui: Jun 20, 2024

Permudah proses analisis dengan SEO Tools yang terpasang langsung di peramban Anda. Saatnya menjadi ahli SEO sejati.

Gratis di semua peramban berbasis Chromium

Pasang di peramban Anda sekarang? Jelajahi sekarang cmlabs chrome extension pattern cmlabs chrome extension pattern

Butuh bantuan?

Ceritakan tentang kebutuhan SEO Anda, tim marketing kami akan membantu menemukan solusi terbaik.

Berikut daftar tim kami secara resmi dan diakui, hati-hati terhadap penipuan oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan PT cmlabs Indonesia Digital (cmlabs). Baca lebih lanjut
Marketing Teams

Agita

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Irsa

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Yuliana

Business & Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Thalia

Business Development Global

Tanya Saya
Marketing Teams

Robby

Business Development ID

Tanya Saya
Marketing Teams

Dwiyan

Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Rochman

Product & Dev

Tanya Saya
Marketing Teams

Said

Career & Internship

Tanya Saya

Mohon maaf, saat ini tool Mobile Friendly Test tidak dapat diakses karena sedang dalam tahap pemeliharaan sistem sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Cek

Tetap up-to-date dengan tool baru kami, cmlabs Surge. Jelajahi tren & event populer!

Cek

Pendapat Anda Berharga! Beri masukan untuk Survei Plagiarism Checker kami?

Cek

Temukan tren bisnis Anda dengan mudah! Kalkulator proyeksi trafik adalah alat yang sempurna untuk membantu Anda memahami permintaan di sektor bisnis Anda. Pilih sektor Anda dan lihat proyeksi trafiknya sekarang!

Cek

Saat ini tidak ada notifikasi...