Impression adalah sebuah metrik yang mengukur jumlah tayangan konten atau halaman website. Impression didapat setiap kali konten Anda terlihat atau berpotensi terlihat oleh audiens.
Mengetahui apa itu impression sangatlah penting dalam digital marketing. Kegunaan impression adalah untuk mengetahui seberapa baik konten Anda dalam menjangkau audiens. Anda bisa menjadikan impression sebagai metrik utama apabila tujuan Anda adalah membangun brand awareness.
Dalam digital marketing, Anda akan menemukan dua metrik yang memiliki kemiripan, yaitu impression dan reach. Biasanya, kedua metrik ini digunakan pada channel media sosial dan paid ads. Bagi orang awam, keduanya sulit dibedakan.
Untuk mengetahui perbedaan impression dan reach, mari pahami cara kedua metrik ini dihitung. Reach dihitung dengan menjumlahkan orang yang melihat konten. Sedangkan cara menghitung impression adalah dengan menjumlahkan tayangan konten.
Artinya, jika ada seorang audiens yang melihat sebuah konten di pagi hari dan kemudian melihatnya kembali di malam hari, maka konten tersebut mendapatkan satu reach dan dua impression.
Dengan mengetahui jumlah reach, Anda dapat mengukur berapa banyak audiens yang berhasil dijangkau. Sedang dengan mengetahui impression, Anda dapat mengukur seberapa sering konten Anda muncul di layar audiens.
Sebagai seorang digital marketer, pengetahuan terkait apa itu impression akan sangat berguna dalam menjalankan campaign. Impression tidak hanya digunakan untuk mengetahui jumlah tayangan konten saja, tapi juga untuk menghitung metrik lainnya.
Beberapa metrik lain yang bisa Anda hitung dengan menggunakan impression adalah CTR dan CPM. Berikut ini adalah penjelasannya:
CTR atau click-through rate adalah rasio audiens yang melihat konten Anda dan mengklik link atau tombol yang ada pada konten tersebut. CTR digunakan untuk mengukur efektivitas konten dalam mengarahkan audiens untuk melakukan tindakan, biasanya terkait pembelian.
Impression adalah metrik yang penting untuk menghitung angka CTR. Cara menghitung CTR adalah dengan membandingkan jumlah impression dengan jumlah klik. Rumusnya adalah:
CTR = (click / impression) x 100%Jika jumlah impression konten Anda tinggi, namun CTR-nya rendah, bisa jadi konten Anda kurang menarik atau tidak berhasil mengarahkan audiens untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan. Untuk itu, Anda bisa menggunakan kedua metrik tersebut dalam melakukan evaluasi konten.
Metrik lain yang bisa Anda hitung dengan menggunakan impression adalah CPM atau cost per mile. Maksud dari mile adalah 1000 impression. CPM berarti biaya iklan yang dikeluarkan setiap seribu kali tayangan iklan.
CPM digunakan pada paid ads untuk menentukan biaya iklan yang harus dikeluarkan oleh pengiklan. Biasanya, pengiklan menggunakan CPM untuk iklan dengan tujuan brand awareness.
Peran impression sangat penting dalam CPM. Semakin rendah CPM, maka semakin murah biaya yang Anda keluarkan untuk menayangkan iklan. Untuk mengetahui nilai CPM, Anda bisa menggunakan rumus berikut:
CPM = (biaya iklan / impression) x 1000Setelah mengetahui apa itu impression, perbedaannya dengan reach, dan kegunaannya untuk mengukur metrik lain, kini saatnya Anda mempelajari cara meningkatkannya.
Dengan impression yang tinggi, Anda dapat membangun brand recognition sehingga audiens lebih familiar dengan bisnis Anda. Tips untuk meningkatkan impression adalah:
Target audiens adalah sesuatu yang wajib Anda ketahui sebelum menjalankan strategi digital marketing apapun. Tanpa mengetahui target audiens, Anda akan menjalankan iklan atau membagikan konten ke sembarang orang.
Tentu, jika Anda melakukannya maka jumlah impression yang didapat tidak akan maksimal. Untuk menargetkan audiens, Anda bisa membuat buyer persona terlebih dahulu.
Anda tidak bisa mengharapkan impression yang tinggi hanya dengan membuat satu konten saja. Hal ini karena Anda tidak akan tahu konten apa yang akan memberikan performa terbaik dan berapa lama konten tersebut dapat menghasilkan impression yang tinggi.
Dengan membuat konten secara konsisten, jumlah konten Anda akan terus bertumbuh. Semakin banyak konten yang Anda miliki, maka semakin tinggi impression yang bisa Anda dapatkan.
Dalam SEO, posisi website di halaman pencarian (SERP) sangatlah penting. Semakin tinggi posisi atau ranking website di SERP, maka semakin banyak audiens yang melihat website Anda. Hal ini akan membuat jumlah impression meningkat.
Untuk meningkatkan posisi halaman website di SERP, Anda bisa mengikuti panduan lengkap untuk mengembangkan website dengan SEO.

Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami