Kolaborator

Apa Itu Cyber Security?

Cyber security adalah praktik untuk melindungi dan menjaga keamanan komputer, smartphoneserver, sistem elektronik, jaringan, website, dan data dari berbagai jenis serangan atau akses ilegal yang berbahaya.

Serangan cyber biasanya dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraih tujuan tertentu yang dapat merugikan korban. Contoh kerugian yang mungkin terjadi seperti informasi sensitif yang diakses secara ilegal dan data penting yang diubah atau dihapus.

Walaupun bisnis yang Anda kelola masih dalam skala kecil, Anda tetap harus mengetahui apa itu cyber security. Pasalnya, serangan cyber tidak hanya mengincar perusahaan besar, tapi juga bisnis kecil dan individu. Oleh sebab itu, cyber security adalah hal yang penting untuk Anda terapkan.

Tindakan yang termasuk ke dalam cyber security adalah penggunaan alat, pembuatan kebijakan, konsep keamanan, dan tindakan lainnya yang bisa melindungi aset organisasi atau pengguna.

Manfaat Cyber Security

Saat ini, hampir semua perusahaan telah memanfaatkan komputer dan internet untuk mendukung aktivitas bisnisnya. Banyaknya perusahaan yang memanfaatkan teknologi membuat potensi serangan cyber juga turut meningkat.

Meskipun demikian, banyak pelaku bisnis yang tidak menjaga keamanan online atau bahkan tidak tahu apa itu cyber security. Padahal, penerapan cyber security adalah bentuk pencegahan terhadap hal-hal buruk yang dapat merugikan perusahaan di masa mendatang.

Manfaat penerapan cyber security adalah:

  1. Sistem pemulihan: Jika serangan cyber terjadi, proses pemulihannya akan lebih cepat karena adanya prosedur yang baik
  2. Manajemen data: Sistem pengelolaan data perusahaan seperti informasi pelanggan akan lebih aman.
  3. Kepercayaan konsumen: Reputasi perusahaan akan terjaga sehingga pelanggan lebih percaya untuk memberikan data mereka.
  4. Keamanan terjamin: Cyber security dapat mencegah serangan tidak terduga yang akan terjadi di masa mendatang.

Jenis Cyber Security

Untuk menjadi seorang webmaster yang mumpuni, Anda perlu mengenali berbagai jenis cyber security. Pengetahuan ini akan berguna untuk menentukan jenis cyber security yang cocok dengan kebutuhan Anda. Ada tiga jenis cyber security, yaitu:

Network Security

Network security memastikan bahwa lalu lintas jaringan data pada internal perusahaan Anda terlindungi. Jenis cyber security yang satu ini sangat berguna apabila aktivitas perusahaan Anda menggunakan sistem jaringan.

Salah satu contoh cyber security pada jaringan adalah  penggunaan aplikasi seperti antivirus dan firewall. Kedua metode ini akan membantu Anda untuk mendeteksi ancaman cyber seperti malware.

Application Security

Application security adalah sistem perlindungan pada aplikasi. Jika perusahaan Anda beroperasi dengan menggunakan aplikasi atau membuat aplikasi untuk konsumen, maka sistem keamanan ini perlu Anda perhatikan.

Ada beberapa praktik penerapan application security, yaitu:

  • Autentikasi - Sistem ini menjaga akses pengguna dengan username dan password. Selain itu, ada pula two factor authentication yang memberikan akses ketika pengguna menyelesaikan dua bentuk autentikasi.
  • Otorisasi - Anda juga bisa menerapkan sistem otorisasi pada aplikasi. Sistem ini akan memeriksa wewenang pengguna dalam menggunakan aplikasi.
  • Enkripsi - Sistem enkripsi dapat mencegah pelaku kejahatan cyber untuk membaca data sensitif dari pengguna aplikasi.
  • Logging - Sebuah sistem perekaman aktivitas dan informasi pada aplikasi, termasuk merekam informasi mengenai siapa saja yang melakukan pengaksesan ke akun pengguna.
  • Security testing - Pengujian yang dilakukan pada sistem keamanan untuk memastikan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik.

Cloud Security

Cloud security memastikan bahwa setiap data dan informasi yang tersimpan di dalam sistem cloud dapat terlindungi dengan baik. Tugas pengamanan pada sistem cloud menjadi tanggung jawab dari para penyedia layanan untuk memenuhi tingkat persyaratan dan prosedur keamanan yang ada.

Beberapa serangan cyber yang bisa mengancam data di cloud storage adalah pencurian data, penyalahgunaan data, dan pembajakan traffic layanan.

Contoh Ancaman Cyber Crime

Seiring berkembangnya teknologi, ancaman cyber juga semakin beragam. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa saja contoh ancaman cyber crime yang seringkali mengancam sistem keamanan cyber perusahaan. 

Contoh-contoh ancaman ini dapat Anda jadikan sebagai referensi untuk pencegahan di kemudian hari. Beberapa contoh ancaman cyber crime yang patut Anda waspadai adalah sebagai berikut:

  1. Phishing: Aktivitas penipuan dengan email palsu sebagai modus untuk mendapatkan data sensitif pengguna.
  2. Malware: Serangan cyber yang dilakukan dengan software khusus yang berbahaya untuk mencuri data dan mengambil alih akses file atau device pengguna.
  3. Injeksi SQL: Serangan untuk mengambil data dari pusat data dengan memasukkan kode berbahaya melalui pernyataan SQL.
  4. Man-in-the-middle: Serangan berbentuk penyadapan komunikasi antar dua pengguna untuk mencuri data.
  5. Denial-of-service: Serangan berupa pengiriman traffic dalam jumlah besar ke jaringan atau server sehingga sistem tidak bisa berjalan.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai SEO dan web development, cmlabs menyediakan berbagai artikel yang berkaitan dengan SEO term. Anda pun bisa mempelajari berbagai panduan lengkap tentang SEO dan web development di SEO guideline dari cmlabs.

Blog Card

Firda Amalia Mahmud

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Lihat Istilah Lain

All
( 0 dari 0 istilah )
Tidak ada istilah SEO yang ditemukan.

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media