Kami menggunakan cookies

Situs ini menggunakan cookies dari cmlabs untuk memberikan dan meningkatkan kualitas layanannya serta menganalisis lalu lintas..

Dimana Anda dapat melihat hasil karya kami?
Tempat kecil membuat kombinasi, namun persilangan yang terjadi didalamnya tidak memberikan banyak kombinasi. Jadi, berhati-hatilah dalam membuat justifikasi, terutama SEO.

Apa Itu CPM? Pengertian dan Panduan Cara Menghitungnya

Terakhir diperbarui: Jan 27, 2024

Apa Itu CPM? Pengertian dan Panduan Cara Menghitungnya
Gambar sampul: Ilustrasi CPM (Cost Per Mille) dalam iklan digital.

Apa itu CPM (Cost Per Mille)?

Cost Per Mille atau disingkat CPM adalah salah satu metrik yang sering digunakan untuk menilai keberhasilan dalam iklan online

Mille berasal dari kata Latin yang berarti seribu. Oleh karena itu, metrik ini biasanya digunakan untuk mengukur biaya atas setiap 1.000 impression (jumlah tayangan iklan). 

Saat melakukan periklanan daring dan menggunakan metrik CPM, maka pengiklan perlu mengeluarkan biaya untuk setiap seribu impresi, terlepas dari bagus atau tidaknya performa iklan tersebut. Maka dari itu, metrik CPM sering dimaksimalkan oleh bisnis yang berusaha meningkatkan brand awareness mereka. 

Mengetahui cara menghitung CPM akan sangat menguntungkan, terutama jika Anda adalah seorang pelaku bisnis. Jika Anda penasaran dan ingin mempelajari cara menghitung CPM, pastikan Anda menyimak artikel di bawah ini hingga tuntas.

Apa Itu Impression dalam Periklanan Digital

Dalam konteks periklanan online, impression adalah jumlah tampilan iklan yang muncul di layar target user. 

Dengan kata lain, setiap kali sebuah iklan muncul di halaman website atau aplikasi yang digunakan oleh pengguna, maka tampilan inilah yang dihitung sebagai impresi.

Meskipun metrik impression tidak bisa memberikan informasi akurat seputar jumlah interaksi pengguna, namun metrik ini tetap ampuh digunakan untuk menilai sejauh mana sebuah digital campaign sukses mencapai target audiens.

Cara Kerja CPM

Umumnya, CPM akan menetapkan biaya untuk setiap 1.000 tampilan iklan. Dalam model ini, pengiklan dan penerbit (tempat iklan ditayangkan) sepakat untuk menetapkan biaya yang akan dibayar oleh pengiklan setiap kali iklan mereka tampil sebanyak seribu kali.

Setelah nominal biaya iklan disetujui, selanjutnya iklan tersebut akan ditempatkan di berbagai platform yang disepakati, misalnya website, media sosial, blog, dan lain-lain. Ketika pengguna mengakses halaman yang menampilkan iklan, maka impresi iklan akan dihitung.

Sebagai contoh, jika setiap biaya per 1.000 tayangan adalah Rp200.000, maka apabila iklan Anda memperoleh 5.000 tayangan, Anda perlu membayar senilai Rp1.000.000. 

Perbedaan CPM dan CPC

CPM adalah singkatan dari Cost Per Mille sedangkan CPC adalah singkatan dari Cost Per Click. Keduanya merupakan metrik yang paling sering dipakai untuk mengukur keberhasilan iklan daring. Lantas, apa saja perbedaan CPM dan CPC? 

Kriteria

CPM

CPC

Metode pembayaranPembayaran untuk setiap 1.000 tayangan iklan.Pembayaran atas setiap klik pada iklan.
Tujuan utamaBrand awareness dan reach.Tindakan langsung yang mengarah pada konversi. 
KeuntunganSangat cocok untuk memaksimalkan eksposur brand. Cocok untuk memaksimalkan konversi. 
RisikoLebih berisiko apabila tidak ada interaksi pengguna yang memadai.Lebih rendah risiko, karena pembayaran hanya didasarkan pada tindakan tertentu.

Mengapa CPM Penting Bagi Bisnis? 

CPM adalah metrik periklanan yang cocok digunakan untuk menghitung kesuksesan iklan, khususnya dalam meningkatkan brand awareness.

Mengapa CPM penting? Karena dengan metode ini, iklan Anda bisa tampil lebih mencolok di beberapa website dengan traffic tinggi.

Selain itu, CPM juga dapat memudahkan perusahaan membandingkan keefektifan iklan di berbagai platform dan memanfaatkan data ini untuk memaksimalkan upaya iklan ke depannya. 

Manfaat dan Fungsi CPM 

Cost Per Mille atau CPM adalah metrik yang dapat membantu bisnis memaksimalkan strategi digital campaign atau online ads mereka. 

Adapun fungsi CPM bagi bisnis adalah sebagai berikut: 

1. Memaksimalkan Brand Awareness

Salah satu keuntungan CPM adalah membantu bisnis memaksimalkan kesadaran merek. Metode pembayaran untuk setiap 1.000 impresi ini memungkinkan bisnis memperoleh eksposur yang lebih luas di berbagai platform.

2. Meningkatkan Reach dan Eksposur

CPM adalah metode pengukuran yang tepat untuk meninjau seberapa ampuh jangkauan iklan suatu bisnis. Dalam model ini, pengiklan hanya perlu membayar berdasarkan jumlah tampilan, tanpa memperhatikan apakah pengguna mengklik iklan atau tidak. 

Oleh karena itu, CPM sangat sesuai untuk campaign yang bertujuan untuk menjangkau audiens potensial sebanyak mungkin.

3. Perencanaan Anggaran yang Lebih Spesifik

Manfaat lain dari menggunakan CPM adalah Anda dapat lebih fleksibel dalam merencanakan anggaran iklan karena sudah mengetahui biaya pasti yang harus dibayar untuk setiap 1.000 impresi.

4. Dapat Menargetkan Audiens Berdasarkan Analisis Demografis

Meskipun CPM tidak berfokus pada tindakan pengguna, pengiklan masih dapat menggunakan strategi penargetan dan analisis demografis untuk meningkatkan relevansi iklan. 

Misalnya, dengan memahami karakteristik audiens target, Anda dapat memilih parameter penargetan yang paling sesuai. Hal ini bertujuan agar iklan ditampilkan ke kelompok yang paling mungkin tertarik.

Di samping beberapa keuntungan di atas, metode CPM juga masih memiliki kekurangan, khususnya dalam menghitung impression rate secara akurat. 

Keberadaan metode ini semakin diragukan dengan adanya bot yang bisa diatur untuk mengunjungi website dan menambah jumlah impression.

Cara Menghitung CPM (Cost Per Mille)

Apabila bisnis Anda ingin menerapkan objektif CPM untuk mengukur keberhasilan iklan, maka Anda dapat menggunakan rumus CPM untuk menghitung nilainya secara pasti. 

Adapun rumus dan cara menghitung CPM adalah sebagai berikut:

Rumus CPM (Cost Per Mille)
 

Catatan: Impression adalah jumlah tayangan iklan yang dilihat oleh audiens. Apabila audiens melihat iklan 5 kali, maka impresinya juga lima kali.

Berikut adalah contoh cara menghitung CPM:

CPM = (20.000.000 : 500.000) x 1000

CPM = Rp40.000,-

Mitra kami yang berharga
Aliansi strategis ini memungkinkan kami untuk menawarkan kepada klien-klien kami berbagai solusi inovatif SEO dan pelayanan yang luar biasa. Pelajari Lanjut
cmlabs

cmlabs

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Update Terkini

Permudah proses analisis dengan SEO Tools yang terpasang langsung di peramban Anda. Saatnya menjadi ahli SEO sejati.

Gratis di semua peramban berbasis Chromium

Pasang di peramban Anda sekarang? Jelajahi sekarang cmlabs chrome extension pattern cmlabs chrome extension pattern

Butuh bantuan?

Ceritakan tentang kebutuhan SEO Anda, tim marketing kami akan membantu menemukan solusi terbaik.

Berikut daftar tim kami secara resmi dan diakui, hati-hati terhadap penipuan oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan PT cmlabs Indonesia Digital (cmlabs). Baca lebih lanjut
Marketing Teams

Agita

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Irsa

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Yuliana

Business & Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Thalia

Business Development Global

Tanya Saya
Marketing Teams

Robby

Business Development ID

Tanya Saya
Marketing Teams

Dwiyan

Partnership

Tanya Saya
Marketing Teams

Rochman

Product & Dev

Tanya Saya
Marketing Teams

Said

Career & Internship

Tanya Saya

Mohon maaf, saat ini tool Mobile Friendly Test tidak dapat diakses karena sedang dalam tahap pemeliharaan sistem sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Cek

Tetap up-to-date dengan tool baru kami, cmlabs Surge. Jelajahi tren & event populer!

Cek

Pendapat Anda Berharga! Beri masukan untuk Survei Plagiarism Checker kami?

Cek

Temukan tren bisnis Anda dengan mudah! Kalkulator proyeksi trafik adalah alat yang sempurna untuk membantu Anda memahami permintaan di sektor bisnis Anda. Pilih sektor Anda dan lihat proyeksi trafiknya sekarang!

Cek

Saat ini tidak ada notifikasi...