Kolaborator

Apa Itu Crawl Budget?

Crawl budget adalah anggaran atau jumlah URL pada suatu website yang dapat dan ingin dirayapi oleh web crawler dalam periode waktu tertentu. Artinya, jika jumlah URL yang dirayapi sudah mencapai batas tertentu pada periode tersebut, crawler akan berhenti mengakses website Anda dan berpindah ke website lainnya.

Setiap website memiliki crawl budget yang berbeda. Jumlahnya ditentukan oleh Google berdasarkan crawl rate limit dan crawl demand. Di sini, crawl rate limit berarti batas jumlah pengaksesan data website. Sedangkan crawl demand merupakan jumlah permintaan indexing yang dipengaruhi popularitas website.

Pentingnya Crawl Budget dalam SEO

Mengapa Google menetapkan crawl budget? Sebab, search engine bekerja dengan mengelola milyaran informasi di internet sehingga mereka harus memprioritaskan halaman yang di-crawl agar dapat bekerja dengan efektif.

Bagi kebanyakan webmastercrawl budget adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Pasalnya, Google menyatakan bahwa website dengan jumlah URL yang tidak sampai ribuan hampir bisa dipastikan dapat di-crawling dengan efisien.

Kendati demikian, hal yang perlu diperhatikan lebih terkait crawl budget adalah jumlah publikasi konten di website. Ini berlaku bagi Anda yang mempublikasikan hingga belasan konten dalam sehari, memiliki URL dalam jumlah yang sangat besar, dan ada banyak redirection.

Faktor yang Mempengaruhi Crawl Budget

Dalam rangka mengefektifkan proses crawling, Google tidak akan memberikan prioritas terhadap website yang memiliki banyak URL berkualitas rendah. Google mengkategorikan URL berkualitas rendah berdasarkan beberapa faktor berikut:

  • Faceted navigation: Navigasi halaman berupa filter yang biasanya digunakan di website e-commerce. Navigasi ini bisa menghasilkan banyak kombinasi URL sehingga budget akan boros.
  • Session identifiers: Penggunaan fitur website ini bisa menambahkan parameter ke dalam URL sehingga menghasilkan banyak kombinasi URL untuk satu halaman yang sama. Ini bisa membuat crawling tidak efektif.
  • Infinity spaces: Link dalam jumlah besar yang tidak atau memiliki sedikit konten untuk diindeks. Proses crawling pada sejumlah link tersebut akan membuang budget dengan sia-sia sehingga halaman yang penting jadi tidak terindeks. 
  • Konten berkualitas rendah: URL dengan konten berkualitas rendah tidak bisa menjawab kebutuhan audiens, memiliki banyak keyword stuffing, dan pengalaman penggunanya buruk.
  • Konten duplikat: Jika ada dua URL dengan isi konten yang sama ter-crawl oleh Google, tentu ini akan membuang-buang budget.
  • Halaman dengan soft error: URL dengan soft error akan tetap dikunjungi karena kode statusnya 200 walaupun halamannya tidak ada. Lebih baik, gunakan kode status 404 not found agar crawler melewatkan link tersebut.
  • Website yang terkena hack: Jika website terkena hack, bisa jadi isi website Anda akan berantakan sehingga crawl budget tidak akan berjalan dengan efektif.

Tips Optimasi Crawl Budget

Setelah yang diinformasikan di atas, crawl budget adalah salah satu bagian penting dalam SEO, Anda perlu melakukan optimasi agar penggunaannya berlaku secara efektif dan halaman penting yang ada di website bisa terindeks oleh Google.

Adapun beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mengoptimasi crawl budget adalah:

Perbaiki Arsitektur Website

Anda tentu ingin setiap halaman website, terutama yang memiliki peran penting, untuk bisa dikunjungi crawler sesering mungkin. Tujuannya agar Google selalu menyajikan konten terbaru ke pengguna.

Supaya lebih sering dikunjungi, website harus memiliki arsitektur yang baik. Dengan demikian, crawler akan lebih mudah melakukan navigasi isi website dan menemukan setiap halaman yang ada di dalamnya.

Tingkatkan Performa Website

Performa website tidak hanya mempengaruhi user experience saja, tapi juga web crawler. Hal ini karena loading website yang lambat akan memakan banyak waktu bagi crawler untuk memproses sebuah URL. Semakin cepat loading situs web, semakin banyak URL yang bisa dikunjungi dan diindeks. 

Perbanyak Internal Link

Crawler mengandalkan link, baik itu internal atau eksternal, untuk menjelajahi berbagai konten yang ada di internet. Mungkin sulit untuk mendapatkan external link karena Anda tidak punya kendali akan hal tersebut.

Meski begitu, Anda bisa memaksimalkan penggunaan internal link di dalam website. Pastikan bahwa setiap halaman terhubung lewat internal link dan hindari orphan page yang dapat menghambat proses crawling.

Hindari Konten Duplikat

Google tidak ingin membuang-buang waktu dan mendapatkan hasil yang sia-sia dengan mengindeks beberapa halaman yang sama. Jika hal ini terjadi, Google akan mengurangi crawl budget website untuk menghindari konten duplikat. Jadi, pastikan konten yang Anda buat terhindar dari isu duplikasi.

Blog Card

Firda Amalia Mahmud

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Lihat Istilah Lain

All
( 0 dari 0 istilah )
Tidak ada istilah SEO yang ditemukan.

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media