Open source adalah istilah yang merujuk pada suatu produk yang dapat diakses secara publik sehingga masyarakat umum dapat memodifikasi atau membagikan hal tersebut. Istilah ini biasanya digunakan pada konteks software development.
Dalam pengembangan program komputer, open source adalah pendekatan yang menggunakan prinsip terbuka, kolaborasi partisipatif, rapid prototyping, transparansi, meritokrasi, dan berbasis komunitas.
Open source software memungkinkan penggunanya untuk memeriksa, memodifikasi, dan mengembangkan sumber kode software tersebut.
Open source software pertama kali dicetuskan oleh Foresight Institute. Awal mula munculnya gagasan open source terjadi pada tahun 1950-an di mana software hanya dikembangkan oleh universitas dan pusat penelitian perusahaan. Jika ingin menggunakan software, Anda harus membuat sumber kode dan menyesuaikannya ke perangkat Anda.
Cara ini sangat merepotkan sehingga tidak semua orang bisa menggunakan software. Oleh sebab itu, Foresight Institute membuat sumber kode yang bisa digunakan oleh siapapun tanpa harus memiliki lisensi.
Setelahnya, istilah open source software mulai dikenal. Perusahaan dan komunitas lain juga turut mengembangkan open source software seperti komunitas Linux, Perl, Python, serta perusahaan Netscape dan Red Hat.
Pada tahun 1998 hingga 2000-an awal, organisasi open source nirlaba mulai bermunculan. Beberapa diantaranya ada Yayasan Perangkat Lunak Apache, Yayasan Linux, dan Yayasan Software Python.
Hingga kini, masih banyak perusahaan yang menciptakan open source software. Contohnya seperti perusahaan Linus Torvalds yang menciptakan versi awal Git, GitHub yang mengembangkan Git, dan Google yang membuat versi awal Android.
Beberapa open source software tersedia secara gratis. Namun, ada juga open source software yang berbayar. Adapun perbedaan antara kedua jenis software dengan prinsip open source adalah:
Open source software jenis ini hak miliknya dimiliki oleh developer dari software tersebut. Pengguna software komersial tidak dapat mengakses sumber kode. Pengguna baru bisa mendapatkan akses ke sumber kode jika mereka memberikan insentif atas Hak Kekayaan Intelektual yang dimiliki oleh developer.
Open source software gratis adalah software yang sumber kodenya dapat diakses secara gratis oleh seluruh pengguna. Meskipun demikian, open source software gratis ini berbeda dengan freeware. Freeware adalah aplikasi pemrograman yang dapat diunduh secara gratis, namun sumber kodenya dilindungi oleh hak cipta dan tidak dapat diakses oleh penggunanya.
Cara kerja open source adalah dengan membagikan sumber kode yang disimpan di dalam repositori publik ke masyarakat luas. Siapapun dapat menggunakan sumber kode ini untuk berbagai kepentingan tanpa harus membayar software tersebut.
Terdapat lisensi distribusi pada open source software yang menentukan bagaimana developer menggunakan, mempelajari, memodifikasi, mengembangkan, serta mendistribusikan open source software tersebut. Ada lima lisensi yang umum digunakan dan harus Anda ketahui jika ingin menggunakan open source software:
Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai Search Engine Optimization (SEO), cmlabs menyediakan berbagai artikel yang berkaitan dengan SEO term. Pelajari lebih lanjut!
cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami