Sebagai SEO Writer, saya selalu berusaha mengikuti pendekatan SEO terbaru dan data-data terkait di industri untuk menulis konten yang ramah SEO, kredibel, bernilai, dan dapat perform maksimal di SERP.

Bagi bisnis yang selama ini mengandalkan SEO untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari, perkembangan AI Search membawa cara baru dalam mengoptimalkan brand presence secara online.
Istilah seperti Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) perlahan mulai menjadi bagian dari strategi optimasi, sebab keduanya melengkapi SEO untuk mengoptimalkan bagaimana brand dapat muncul, disebut, dan direkomendasikan dalam hasil jawaban AI.
Perubahan tersebut juga membuat cara mengukur performa optimasi ikut berkembang. Jika SEO umumnya dinilai melalui ranking dan organic traffic, GEO dan AEO membutuhkan metrik tambahan untuk melihat seberapa terlihat dan relevan sebuah brand di AI Search.
Artikel ini membahas berbagai KPI GEO dan AEO yang dapat digunakan untuk mengukur performanya serta bagaimana metrik tersebut dapat membantu memahami visibilitas dan dampak brand di AI Search. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
KPI GEO dan AEO dapat membantu sebuah bisnis mengukur visibilitas brand pada hasil halaman pencarian AI. Berikut beberapa alasan mengapa KPI GEO dan AEO perlu Anda perhatikan:
Setiap metrik KPI memberikan sudut pandang yang berbeda dalam mengukur performa brand di AI Search. Agar hasil pengukuran lebih konsisten dan dapat dibandingkan dari waktu ke waktu, gunakan kumpulan prompt, platform AI, periode pengukuran, dan kompetitor yang sama.
Berikut beberapa metrik KPI GEO dan AEO yang dapat digunakan untuk mengevaluasi visibilitas dan performa brand di AI Search, di antaranya:
AI mention rate mengukur seberapa sering brand disebut dalam respons AI dari seluruh respons yang dianalisis. Metrik ini dapat membantu mengetahui apakah brand sudah dikenali dan dianggap relevan untuk topik atau pertanyaan tertentu. Berikut cara mengukur optimasi AI ini:
AI Mention Rate = Jumlah brand mention di AI ÷ Total respons AI yang dianalisis × 100%
Misalnya, dari 100 respons AI untuk kumpulan prompt yang sama, brand Anda disebut dalam 30 respons. Artinya, AI mention rate yang diperoleh adalah 30%.
Pengukuran ini sebaiknya dilakukan pada kumpulan prompt yang relevan dengan produk, layanan, industri, dan tahap perjalanan pelanggan. Perlu diperhatikan juga bahwa mention tidak selalu berarti citation. Brand dapat disebut dalam jawaban tanpa website atau halaman tertentu dijadikan sumber.
AI share of voice (SOV) menunjukkan seberapa banyak brand Anda disebut dan dibandingkan dengan brand lain yang muncul dalam respons AI pada topik atau kumpulan prompt tertentu. Hal ini sering disebut juga sebagai brand mention share yang berfungsi untuk menggambarkan proporsi penyebutan sebuah brand dalam respons AI. Rumus perhitungannya:
AI SOV = Jumlah brand mention ÷ Total mention seluruh brand yang dianalisis × 100%
Sebagai contoh, jika seluruh brand dalam 100 respons AI memperoleh 500 mention, dan brand Anda mendapatkan 50 mention, maka AI SOV adalah 10%.
Jika Anda ingin melihat metrik ini, maka harus dibandingkan dengan kompetitor dan berdasarkan kumpulan prompt yang konsisten. Dengan begitu, Anda dapat mengukur dan melihat perubahan share of search atau digital visibility, bukan hanya jumlah mention absolut rate.
Baca juga: Share of Voice: Definisi, Manfaat, dan Cara Mengukurnya
Berbeda dengan mention, citation menunjukkan bahwa informasi dari brand atau website digunakan sebagai sumber atau rujukan dalam jawaban AI. Berikut beberapa metrik sitasi yang perlu diukur:
AI citation rate mengukur seberapa sering respons AI menyertakan citation dari domain atau sumber yang ingin dipantau. Tidak ada satu rumus universal karena setiap platform dan tools dapat menggunakan metodologi berbeda. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah:
AI Citation Rate = Jumlah respons dengan citation dari domain ÷ Total respons yang dianalisis × 100%
Misalnya, dari 200 respons AI, 40 respons mencantumkan halaman dari domain Anda sebagai sumber. Dengan pendekatan tersebut, citation rate adalah 20%.
Metrik ini sebaiknya dibaca bersama dengan AI mention rate. Sebab, apabila brand Anda memiliki mention yang tinggi tetapi citation-nya rendah, hal ini dapat menunjukkan bahwa brand sudah dikenal dalam konteks tertentu, tetapi kontennya belum banyak digunakan sebagai sumber.
Cited pages menunjukkan halaman tertentu dari website yang digunakan sebagai sumber dalam respons AI. Metrik ini membantu bisnis mengetahui konten mana yang paling sering dijadikan referensi.
Anda dapat mengukurnya dengan mengumpulkan seluruh URL dari citation yang muncul, kemudian mengelompokkannya berdasarkan jumlah citation. Tools seperti Ahrefs dan Semrush menyediakan data mengenai halaman yang dikutip dalam respons AI.
Sebagai contoh, jika halaman </layanan/seo> mendapatkan 25 citation dan halaman </blog/seo-guide> mendapatkan 10 citation dalam periode yang sama, kedua halaman tersebut dapat dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui topik, format, dan informasi yang membuatnya sering dijadikan sumber.
AI referral traffic merupakan kunjungan ke website yang berasal dari platform AI. Metrik ini membantu menghubungkan visibilitas di AI Search dengan traffic yang benar-benar masuk ke website.
Untuk mengukurnya, Anda bisa menggunakan Google Analytics 4 dengan melihat sumber traffic referral dari platform AI. Namun, data ini tidak selalu mencakup seluruh pengaruh AI, sebab sebagian user dapat kembali melalui direct, organic search, atau channel lain.
Oleh karena itu, AI referral traffic lebih tepat digunakan sebagai salah satu indikator, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan GEO/AEO.
Setelah mendapatkan traffic dari AI, bisnis Anda juga perlu melihat apakah kunjungan tersebut menghasilkan interaksi atau tidak. Beberapa metrik yang dapat dipantau di GA4 antara lain engagement rate, engaged sessions, average engagement time, dan key events.
GA4 juga memungkinkan pembuatan custom channel group, termasuk pengelompokan traffic dari AI assistants. Dengan pendekatan ini, traffic dari sumber AI dapat dipantau lebih terstruktur dalam laporan acquisition.
Data GA4 tersebut juga dapat dikombinasikan dengan Looker Studio untuk membuat dashboard yang menggabungkan AI referral traffic, engagement, dan conversion dalam satu tampilan.
Baca juga: Query Fan-Out: Pengertian, Cara Kerja, dan Tips Optimasinya
KPI GEO dan AEO tidak hanya digunakan untuk mengukur visibilitas brand di AI Search, tetapi juga perlu dikaitkan dengan dampaknya terhadap bisnis. Pengukuran ini membantu perusahaan memahami apakah peningkatan visibility dan traffic dari AI turut menghasilkan peluang bisnis.
AI-driven leads mengukur jumlah lead yang berasal dari traffic atau perjalanan user yang melibatkan AI Search. Metrik ini dapat membantu perusahaan melihat apakah visibility di platform AI menghasilkan peluang bisnis, bukan hanya meningkatkan jumlah mention atau citation.
Pengukurannya dapat dilakukan dengan menghubungkan data traffic dari platform AI dengan data lead di GA4 atau CRM. Untuk kebutuhan B2B, perusahaan juga dapat membedakan antara total lead dan qualified lead agar kontribusi AI Search terhadap pipeline dapat dianalisis lebih jelas.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua lead yang dipengaruhi oleh AI akan tercatat sebagai direct AI referral. Sebab, user dapat menemukan brand melalui AI, lalu kembali melalui organic search, direct traffic, atau channel lain sebelum melakukan konversi.
Conversion rate menunjukkan persentase user atau sesi dari AI Search yang menghasilkan tindakan yang ditentukan sebagai konversi. Bentuknya dapat berupa pengisian formulir, permintaan demo, pendaftaran, pembelian, atau tindakan bisnis lain yang relevan dengan tujuan website.
Rumus sederhananya adalah:
AI Conversion Rate = Jumlah konversi ÷ jumlah user atau sesi × 100%.
Misalnya, dari 1.000 sesi yang berasal dari AI terdapat 30 konversi, maka conversion rate yang dihasilkan adalah 3%.
Conversion rate sebaiknya dianalisis bersamaan dengan AI referral traffic dan AI-driven leads untuk melihat hubungan antara visibility, traffic, dan hasil bisnis. Pendekatan ini membantu perusahaan mengevaluasi kontribusi AI.
GEO, AEO, dan SEO memiliki fokus pengukuran yang berbeda, meskipun ketiganya saling melengkapi. GEO berfokus pada visibilitas brand dalam jawaban AI generatif, AEO pada kemunculan konten sebagai jawaban langsung, sedangkan SEO mengukur performa website di hasil pencarian organik.
Berikut perbandingan KPI yang dapat digunakan untuk mengukur masing-masing strategi optimasi tersebut.
Fokus Pengukuran | KPI GEO | KPI AEO | KPI SEO |
| Visibilitas | Brand visibility score | Voice-search visibility | Keyword rankings |
| Kemunculan brand/konten | Brand mention share | Featured snippet count | Organic traffic |
| Cakupan pencarian | Topical coverage | Direct answer impressions | Click-through rate (CTR) |
| Cakupan query | Prompt coverage | Zero-click SERP impressions | Bounce rate |
| Otoritas/sumber | Domain influence | - | - |
| Citation | Citation share | - | - |
| Sentimen | Sentiment distribution | - | - |
| Traffic | AI-search traffic | - | Sessions |
| Konversi | Conversions | - | Conversions |
| Technical readiness | - | Schema coverage | - |
Baca juga: Apa Itu llms.txt? Contoh, Cara Membuat, & Pengaruhnya di GEO
Berbagai tools dapat membantu Anda memantau KPI GEO dan AEO, mulai dari traffic dan engagement hingga visibility, mention, dan citation. Berikut selengkapnya:
Google Analytics 4 (GA4) dapat digunakan untuk mengukur traffic, engagement, dan conversion dari platform AI. GA4 menyediakan channel AI Assistant untuk membantu mengidentifikasi traffic dari platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Copilot. Data tersebut juga dapat dikombinasikan dengan Looker Studio untuk membuat dashboard yang menampilkan berbagai KPI GEO dan AEO dalam satu tampilan.
Ahrefs melalui Brand Radar dapat membantu memantau AI visibility, AI Share of Voice, dan citation pada hasil AI Search. Tool ini juga dapat menunjukkan halaman atau domain yang sering dikutip serta membandingkan visibilitas brand dengan kompetitor. Data tersebut dapat digunakan untuk memahami posisi brand dan menemukan peluang peningkatan visibility maupun citation.
Semrush menyediakan berbagai metrik AI Visibility, seperti mentions, citations, cited pages, cited sources, dan Share of Voice. Data tersebut dapat membantu bisnis memahami seberapa sering brand muncul dalam jawaban AI serta halaman yang digunakan sebagai sumber. Semrush juga menyediakan laporan AI referral traffic yang dapat dikaitkan dengan data GA4 untuk menganalisis traffic dari AI Search.
HubSpot AI Search Grader dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana brand direpresentasikan oleh ChatGPT, Perplexity, dan Gemini. Tool ini menilai beberapa aspek, seperti brand recognition, presence quality, sentiment analysis, dan Share of Voice.
Sebelumnya, sudah disebutkan sejumlah tools yang dapat membantu bisnis mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk mengukur performa GEO dan AEO. Namun, membaca pola dari data dan menentukan langkah optimasi yang tepat tetap membutuhkan perantara ahli.
Oleh karena itu, bisnis lebih baik menggunakan layanan optimasi GEO/AEO yang berpengalaman untuk mengurangi usaha dalam proses analisis, monitoring, dan optimasi.
Nah, sebagai langkah pertama untuk mengoptimalkan visibilitas bisnis di era AI, Anda bisa melakukan pengecekan dengan AI Visibility Audit GRATIS. Hasil audit dapat Anda terima dalam waktu 3–5 hari kerja, secara gratis tanpa terikat kontrak.
Untuk langkah optimasi lebih lanjut, Anda bisa menggunakan Jasa AI Search Optimization (GEO/AEO) dari cmlabs agar visibilitas bisnis bisa meningkat pada platform AI yang ditargetkan, termasuk di ChatGPT, Gemini, Copilot, Claude, AI Overview, dan masih banyak lagi.
Strategi optimasi di cmlabs juga dibuat secara tertarget karena setiap AI memiliki treatment dan cara grounding informasi yang berbeda. Jadi, cakupan layanan kami dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk berdiskusi dan menemukan cakupan layanan paling sesuai, jangan ragu untuk menghubungi tim cmlabs, ya!
Risca Fadillah
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya! Di cmlabs, kami senang berbagi artikel-artikel baru dan keren seputar SEO setiap minggunya. Jadi, kamu akan selalu mendapatkan informasi terkini tentang topik yang kamu minati. Jika kamu benar-benar suka dengan konten-konten di cmlabs, kamu bisa bergabung dengan newsletter email kami Dengan berlangganan, kamu akan mendapatkan pembaruan langsung di kotak masukmu. Oh ya, kalau kamu tertarik untuk berkontribusi sebagai penulis di cmlabs, jangan khawatir! Kamu bisa menemukan informasi lebih lanjut di sini Jadi, ayo bergabung dengan komunitas cmlabs dan ikuti perkembangan terbaru seputar SEO bersama kami!
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami