Local SEO Promo untuk Bisnis Lokal Anda

Dimana Anda dapat melihat hasil karya kami?

Tempat kecil membuat kombinasi, namun persilangan yang terjadi didalamnya tidak memberikan banyak kombinasi. Jadi, berhati-hatilah dalam membuat justifikasi, terutama SEO.

Panduan Lengkap Seputar Cara Transfer Domain dan Syaratnya

Terakhir diperbarui: Jan 05, 2023

Panduan Lengkap Seputar Cara Transfer Domain dan Syaratnya
Gambar sampul: Ilustrasi transfer domain dari satu registrar ke registrar lainnya. Simak informasinya di panduan ini.

Disclaimer: Panduan SEO cmlabs ini berisi informasi lengkap tentang SEO, seperti pengantar dan panduan umum. Anda mungkin saja mengunjungi laman SEO Terms di cmlabs.co melalui pihak ketiga atau tautan website asing. Kami tidak bertanggung jawab atas keakuratan atau keandalan informasi apa pun yang ditawarkan oleh situs web pihak ketiga.

Pemilihan nama domain yang tepat dapat menjadi sebuah aset penting dalam pengelolaan bisnis Anda di platform digital. Saat ini, terdapat cara transfer domain yang bisa membantu Anda menemukan maupun mengganti domain baru dengan efektif.

Perubahan nama domain perlu melalui beberapa langkah dan pertimbangan matang. Panduan kali ini akan membahas cara transfer domain dan apa saja hal yang dibutuhkan untuk melakukannya. Simak informasi selengkapnya mengenai cara transfer domain di bawah ini.

Apa itu Transfer Domain?

domain
Gambar 1: Ilustrasi domain sebuah website. Sebagai aset penting dalam website, Anda harus bisa mengelola domain dengan baik. Salah satu hal yang mungkin perlu Anda lakukan adalah transfer domain.

Transfer domain adalah sebuah proses memindahtangankan nama domain dari registrar yang Anda gunakan saat ini ke registrar lainnya. Registrar sendiri merupakan pihak yang mendaftarkan nama domain ke ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), yakni organisasi pengatur domain internasional.

Perlu Anda pahami bahwa registrar tidak sama dengan penyedia hosting sehingga cara transfer domain berbeda dengan proses penggantian hosting. Hanya saja, praktik yang sering terjadi adalah penyedia hosting juga menjadi registrar sebagai layanan tambahan ataupun sebaliknya.

Alasan Transfer Domain

Mempelajari cara transfer domain adalah hal yang mudah meskipun tahapannya cukup panjang. Alasannya, domain adalah aset berharga bagi bisnis. Dibutuhkan keamanan ekstra dalam melakukan transfer domain sehingga hanya pemilik domain asli yang bisa memindahkannya ke pihak lain.

Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik alasan mengapa Anda ingin melakukan transfer domain. Jika alasan tersebut sesuai dengan kebutuhan, Anda bisa mempelajari cara transfer domain. Beberapa contoh alasan yang umum terjadi sehingga diperlukan transfer domain adalah:

  • Anda tidak puas dengan layanan dari registrar lama atau harganya terlalu mahal.
  • Anda ingin mengganti penyedia layanan hosting dan mengharuskan Anda untuk mengganti registrar.
  • Anda ingin merubah kepemilikan karena jual beli domain.
  • Domain sudah memasuki masa perpanjangan.

Pertimbangan Pemilihan Registrar Baru

Apabila Anda ingin mempelajari cara transfer domain, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu terkait registrar. Tidak semua registrar memiliki layanan yang sama. Mungkin saja, Anda akan menemukan adanya perbedaan fitur atau keandalan mereka dalam memberikan layanan.

Oleh karena itu, pertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum Anda memutuskan registrar baru yang akan dipilih.

Pertimbangan Fitur

Pertimbangkan fitur apa saja yang tersedia pada suatu registrar. Beberapa fitur yang biasanya ada pada registrar adalah web hostingkeamanan cyber, atau email. Sekiranya registrar lama Anda tidak menyediakan fitur yang dibutuhkan, cobalah untuk mencari registrar yang menyediakannya.

Sebagai tambahan, Anda bisa membandingkan fitur dari setiap registrar dengan memerhatikan kemudahan penggunaannya, bagaimana layanan bantuan yang mereka berikan, adanya biaya tambahan untuk menggunakan fitur, dan pihak ketiga yang bekerja sama dengan registrar untuk menyediakan fitur tersebut.

Pertimbangan Harga

Anda akan menemukan bahwa setiap registrar menawarkan harga yang berbeda-beda. Bahkan, beberapa registrar mungkin saja memberikan biaya tambahan untuk layanan dasar yang sangat krusial.

Bisa juga, Anda menemukan registrar yang menawarkan biaya murah untuk satu tahun pertama, namun biaya perpanjangannya jauh lebih mahal dari registrar yang sudah Anda gunakan saat ini.

Oleh karena itu, harga bisa menjadi salah satu pertimbangan Anda dalam memilih registrar. Meski demikian, jangan jadikan itu sebagai satu-satunya pertimbangan Anda.

Pertimbangan Keamanan

Pastikan bahwa registrar baru yang Anda pilih memiliki fitur keamanan yang menjamin proses transfer domain terbebas dari kendala. Beberapa fitur keamanan yang bisa Anda perhatikan seperti:

  • Transfer locks: Fitur yang memberitahu pemilik domain terkait aktivitas transfer domain.
  • Authorization codes: Kode transfer yang memastikan proses transfer domain sudah memiliki izin. 
  • Confirmation email: Fitur untuk mengonfirmasi identitas pihak yang melakukan transfer domain.

Persyaratan Transfer Domain

checklist transfer domain
Gambar 2: Ilustrasi checklist persyaratan transfer domain. Pastikan domain Anda sudah memenuhi semua persyaratan yang ada di bawah ini sebelum mempelajari cara transfer domain.

Sebelum mempelajari cara transfer domain, pastikan Anda sudah memenuhi semua persyaratan berikut ini:

  1. Usia DomainTransfer domain hanya bisa dilakukan jika usia domain sudah mencapai 60 hari atau lebih. Jika belum, Anda bisa menunggunya terlebih dahulu.
  2. Sisa Masa Aktif Domain: Pastikan sisa masa aktif domain Anda belum mencapai 30 hari atau kurang. Hal ini untuk mengantisipasi apabila proses transfer membutuhkan waktu yang panjang.
  3. TLD Domain: Khusus untuk ccTLD domain Indonesia, Anda memerlukan persyaratan tambahan seperti fotokopi KTP, SIUP/merek dagang, dan akta PT.
  4. Email Pemilik Domain Aktif: Email yang terdaftar sebagai pemilik atau pengelola domain harus dalam keadaan aktif dan bisa diakses agar proses transfer domain bisa berjalan lancar.
  5. Domain Tidak Dikunci: Domain yang ingin Anda transfer harus dalam keadaan tidak terkunci, aktif, dan tidak sedang dalam proses penghapusan. Hubungi tim teknis registrar Anda saat ini untuk meminta bantuan lebih lanjut. 
  6. WHOIS Protection Dimatikan: Pastikan perlindungan data pribadi pemilik domain yang ada di WHOIS sudah dimatikan.
  7. Kode Otorisasi Sudah Dimasukkan: Kode EPP, kode otorisasi, atau kode transfer digunakan untuk membuktikan bahwa Anda adalah pemilik domain asli. Hubungi tim penyedia domain untuk meminta kode otorisasi Anda.
  8. Tidak Ada Isu Terkait Hukum: Domain yang Anda gunakan tidak memiliki masalah terkait dengan hukum seperti hak merek dan sebagainya.

9 Cara Transfer Domain

Setelah memenuhi semua persyaratan yang ada, kini saatnya Anda untuk mempelajari cara transfer domain. Jika Anda tidak tahu bagaimana cara transfer domain yang benar, ikuti panduan yang ada di bawah ini.

1. Memperbarui Informasi Kontak

Selama masa transfer domain berlangsung, Anda akan menjalin komunikasi dengan pihak registrar lama dan juga registrar yang baru. Terkadang, informasi kontak yang terdaftar di control panel registrar lama masih menggunakan kontak yang lama.

Cara transfer domain yang pertama harus Anda lakukan adalah memastikan informasi kontak di control panel registrar lama sudah diperbarui agar proses komunikasi berjalan dengan lancar.

2. Unlock Domain

Pengaturan awal dari setiap registrar adalah mengunci domain untuk menghindari perubahan atau penghapusan yang tidak disengaja. Jika domain dalam keadaan terkunci, Anda bisa pergi ke control panel dan cari pengaturan “unlock domain”.

Setiap registrar memiliki tampilan pengaturan yang berbeda, namun biasanya Anda bisa menemukan pengaturan ini di dalam menu “Domain” atau “Security”. Setelah domain tidak lagi terkunci, Anda sudah dapat melakukan proses transfer.

3. Meminta Kode Otorisasi

Kode otorisasi digunakan sebagai bukti bahwa Anda adalah pemilik asli dari domain tersebut. Hanya pemilik kode otorisasi saja yang diperbolehkan untuk melakukan transfer domain. Anda bisa meminta kode otorisasi ke pihak registrar lama dan memberikannya ke pihak registrar baru.

Setelah melakukan permintaan, kode otorisasi akan dikirimkan melalui email dan Anda harus segera memberikannya ke registrar baru karena masa berlaku kode tersebut hanya lima hari.

4. Memastikan Domain Memenuhi Syarat Transfer

icann logo
Gambar 3: Logo ICANN. Sebagai organisasi pengatur domain internasional, ICANN mensyaratkan transfer domain hanya bisa dilakukan pada domain yang berusia diatas 60 hari.

Berdasarkan peraturan dari ICANN, domain hanya bisa ditransfer apabila usianya sudah lebih dari 60 hari. Oleh sebab itu, perhatikan usia domain Anda terlebih dahulu sebelum melakukan transfer domain. Pastikan juga domain Anda sudah memenuhi syarat-syarat yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya.

5. Membuat Akun dengan Registrar Baru

Jika sudah menemukan registrar baru yang akan digunakan, Anda bisa langsung membuat akun di registrar tersebut. Cobalah untuk mencari halaman terkait layanan transfer domain dan masukkan nama domain yang ingin Anda proses.

6. Melakukan Otorisasi Transfer

Masukkan kode otorisasi yang telah Anda dapatkan dari registrar lama ke registrar baru. Pastikan bahwa kode yang Anda masukkan sudah sesuai. Jika tidak, Anda harus mengulang proses dari awal kembali.

Setelah kode otorisasi dimasukkan, Anda akan dihubungi oleh kedua pihak registrar untuk melakukan konfirmasi terkait permintaan transfer domain. Anda juga akan ditanya seputar data kontak dan alasan pemindahan domain. Jika proses konfirmasi sudah selesai, permintaan transfer domain akan disetujui.

7. Menyelesaikan Proses Pembayaran

Agar transfer domain dapat segera dilakukan, Anda cukup menyelesaikan proses pembayaran. Setiap registrar memiliki model pembayaran yang berbeda untuk layanannya. Cobalah untuk mencari tahu terkait promo dan paket layanan yang ditawarkan oleh registrar.

Setelah pembayaran dilakukan, pihak registrar baru akan memproses pemindahan domain dalam waktu satu pekan atau kurang. Selama proses tersebut, website Anda masih bisa diakses menggunakan registrar yang lama.

8. Memilih Domain Private atau Public

Ketika domain sudah ditransfer ke registrar baru, Anda bisa memilih untuk menggunakan domain private atau public. Jika memilih domain public, data personal seperti nama dan kontak bisa diketahui oleh orang lain lewat WHOIS.

Sedangkan untuk domain private, data yang ditampilkan di WHOIS adalah data milik registrar. Jika memilih jenis domain ini, mungkin Anda perlu menyiapkan lebih banyak budget karena biayanya lebih mahal.

9. Membatalkan Layanan Domain Sebelumnya

Anda Perlu menonaktifkan layanan di registrar lama agar tidak perlu membayar biaya layanan lagi. Meski begitu, pastikan dulu bahwa domain Anda yang ada di registrar baru sudah bisa beroperasi dengan baik dan proses transfer sudah sepenuhnya selesai.

Demikian penjelasan mengenai cara transfer domain beserta persyaratannya. Jika Anda mengalami kesulitan, cobalah untuk menghubungi pihak penyedia layanan registrar untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Anda juga bisa menggunakan jasa SEO untuk mendapatkan bantuan optimasi website secara menyeluruh.

cmlabs

cmlabs

Note: Kami telah melampirkan beberapa pertanyaan paling umum yang ditanyakan oleh pengguna dibawah ini, berserta jawabannya. Untuk menggunakan aplikasi Keyword Ranking Tracker cmlabs anda tidak perlu melakukan permintaan penawaran kemada marketing. Silahkan klik login ke dalam aplikasi.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Butuh bantuan?

Ceritakan tentang kebutuhan SEO Anda, tim marketing kami akan membantu menemukan solusi terbaik.

Marketing Teams

Laras

Marketing

Tanya Saya
Marketing Teams

Vanessa

Marketing

Tanya Saya

Pilihan lainnya, anda dapat mengatur jadwal conference-call dengan tim kami!

Jadwalkan Pertemuan?