10 Cara Cek Keamanan Website & Tools yang Bisa Digunakan

Dipublikasikan Apr 20, 2026, 09:42 | Terakhir diperbarui pada Apr 20, 2026, 09:42 oleh Selsi Selvia
10 Cara Cek Keamanan Website & Tools yang Bisa Digunakan Image Cover

Website yang terlihat normal belum tentu aman sepenuhnya. Tanpa disadari, celah keamanan kecil pun dapat dimanfaatkan oleh hacker untuk menyusupkan malware, mencuri data, hingga merusak reputasi bisnis melalui situs web Anda. 

Masalahnya, banyak ancaman keamanan tidak langsung terlihat secara kasatmata dan baru disadari setelah menimbulkan dampak yang merugikan.

Oleh karena itu, sebagai pemilik bisnis, Anda perlu mengetahui cara cek keamanan website untuk memastikannya tetap aman, stabil, cepat, dan mudah diakses oleh pengguna tanpa gangguan.

Artikel ini akan membahas cara mencari celah keamanan website dan panduan tes keamanan website agar Anda bisa segera melakukan mitigasi yang diperlukan. Jadi, mari simak hingga tuntas.

Pentingnya Menjaga Keamanan Website

Berikut adalah sejumlah alasan mengapa menjaga keamanan website wajib menjadi prioritas utama bisnis Anda:

  • Mencegah kebocoran data dan informasi sensitif yang merugikan bisnis atau pengguna.
  • Menghindarkan bisnis dari konsekuensi hukum atau pelanggaran regulasi perlindungan data.
  • Menjaga reputasi bisnis. 
  • Menghindari potensi turunnya performa website dan gangguan operasional lain. 
  • Mencegah website masuk daftar blacklist mesin pencari karena dinilai tidak aman. 
  • Mengurangi risiko kerugian finansial akibat serangan siber. 
  • Mendukung performa website tetap aman, khususnya untuk aktivitas transaksi online

 

Cara Cek Keamanan Website & Tipsnya

Berikut adalah beberapa cara cek keamanan website yang bisa Anda terapkan untuk mengidentifikasi potensi celah keamanan dan mencegah serangan siber sejak dini.

1. Periksa URL Website

Langkah paling awal dalam tes keamanan website adalah memastikan URL website yang digunakan benar dan tidak mengandung indikasi manipulasi atau pemalsuan domain. 

Pasalnya, banyak serangan siber, terutama phishing, dilakukan dengan memanfaatkan URL palsu yang sekilas terlihat mirip dengan domain asli. Secara teknis, ada beberapa hal yang perlu diperiksa pada URL website, di antaranya:

  • Pastikan tidak ada karakter tambahan yang mencurigakan, seperti huruf yang diganti dengan angka (misal: g00gle.com).
  • Periksa domain utama, terutama jika website menerima login atau transaksi penting.
  • Hindari URL yang terlalu panjang atau memiliki banyak parameter acak, karena sering digunakan untuk menyembunyikan skrip berbahaya.
  • Cek apakah URL menggunakan HTTPS, bukan HTTP, terutama pada halaman login atau formulir.

 

2. Periksa SSL pada Website

SSL, atau Secure Sockets Layer, adalah komponen penting dalam menjaga keamanan data yang dikirimkan antara pengguna dan server. 

Pemeriksaan SSL ini sendiri penting, khususnya untuk melindungi data login pengguna, seperti username dan password, serta meningkatkan lapisan keamanan untuk transaksi online pada situs web e-commerce. 

Jika SSL bermasalah atau tidak aktif, data pengguna berpotensi lebih rentan disadap oleh pihak ketiga, terutama saat menggunakan jaringan publik seperti Wi‑Fi umum.

Website yang memiliki SSL akan menggunakan HTTPS, yang menandakan bahwa data yang dikirimkan telah dienkripsi. Untuk memastikan SSL berfungsi dengan baik, Anda dapat menggunakan sejumlah tools, misalnya SSL Checker dari cmlabs.

Dengan menggunakan tools, Anda bisa lebih mudah mengetahui jenis SSL yang digunakan, masa aktif sertifikat SSL, standar keamanan konfigurasi SSL, hingga potensi kesalahan konfigurasi yang dapat membuka celah keamanan.

3. Cek Apakah Ada Iklan Mencurigakan pada Website 

Kemunculan iklan mencurigakan secara tiba-tiba pada website dapat menandakan bahwa website telah terinfeksi malware atau disusupi skrip berbahaya. 

Biasanya, masalah ini terjadi tanpa disadari oleh pemilik website karena penyisipan skrip dilakukan secara tersembunyi di dalam file atau plugin.

Adapun sejumlah tanda iklan yang tergolong mencurigakan dan memerlukan mitigasi lebih lanjut di antaranya: 

  • Pop-up iklan berlebihan yang tidak pernah dipasang sebelumnya.
  • Munculnya aktivitas redirection yang mengarahkan pengunjung ke website lain.
  • Website memunculkan banner atau konten aneh yang tidak relevan.
  • Iklan yang muncul hanya pada perangkat tertentu.

 

Selain merugikan pengguna, iklan berbahaya seperti ini juga dapat menyebabkan penurunan performa website karena memuat skrip tambahan. Jika Anda menemukan iklan mencurigakan, cobalah untuk tidak panik dan lakukan sejumlah langkah berikut: 

  • Memindai website menggunakan malware scanner.
  • Menghapus plugin atau skrip yang tidak dikenal.
  • Memeriksa file website yang baru diubah tanpa izin.
  • Mengganti password administrator dan database.

 

Baca juga: Spyware: Pengertian, Contoh, Fungsi, serta Cara Kerjanya

4. Cek API Website

Tahukah Anda bahwa API (Application Programming Interface) sering menjadi titik masuk yang paling rentan terhadap serangan? 

Khususnya pada website modern yang terhubung dengan aplikasi pihak ketiga, sistem pembayaran, atau layanan eksternal lainnya, API yang tidak diamankan dengan baik dapat lebih rentan terkena serangan siber. 

Sayangnya, kebanyakan pemilik website hanya fokus pada tampilan situs web, tetapi lupa bahwa API bekerja di balik layar dan lebih jarang diaudit. 

Untuk cek keamanan website, ada beberapa hal penting yang perlu diperiksa terkait keamanan API, di antaranya:

  • Pastikan setiap endpoint API memiliki autentikasi yang kuat, misalnya menggunakan API key, token, atau OAuth.
  • Periksa apakah API membatasi jumlah permintaan (rate limiting) untuk mencegah serangan brute force.
  • Pastikan API tidak mengirimkan data sensitif secara terbuka tanpa enkripsi.
  • Tinjau kembali izin akses API agar hanya pihak tertentu yang dapat mengakses data tertentu.

 

5. Lakukan Static Application Security Testing (SAST)

Static Application Security Testing (SAST) adalah metode pengujian keamanan dengan cara menganalisis source code tanpa menjalankan aplikasi sehingga Anda dapat mendeteksi potensi celah keamanan bahkan sebelum website dipublikasikan.

SAST sangat efektif untuk menemukan kerentanan seperti SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), hardcoded credentials, kesalahan validasi input, hingga konfigurasi keamanan yang tidak tepat.

Dalam workflow pengembangan modern, SAST biasanya dijalankan secara otomatis melalui pipeline CI/CD. Dengan begitu, setiap perubahan kode dapat langsung dianalisis untuk mendeteksi potensi kerentanan baru.

Baca juga: 11 Langkah yang Perlu Diperhatikan Sebelum Website Launch

6. Periksa Coding pada Website

Selain menggunakan tools otomatis, melakukan uji keamanan website secara manual pada struktur coding website juga bisa menjadi alternatif cara meningkatkan keamanan website. 

Pasalnya, tidak sedikit kesalahan coding yang justru berpotensi membuka celah keamanan, misalnya seperti:

  • Menggunakan query database tanpa parameter binding.
  • Menyimpan password tanpa enkripsi.
  • Menggunakan library atau framework versi lama.
  • Tidak menghapus debug code sebelum website dipublikasikan.

 

Agar keamanan website tetap terjaga, sebaiknya lakukan pemeriksaan coding secara berkala, terutama setelah penambahan fitur baru, perubahan sistem backend, atau migrasi server dan platform.

7. Lakukan Teknik Bug Bounty 

Bug bounty adalah metode pengujian keamanan dengan cara mengundang pihak eksternal untuk mencari celah keamanan pada website. 

Biasanya, individu atau komunitas keamanan siber akan mencoba menemukan kerentanan, kemudian melaporkannya kepada pemilik website untuk diperbaiki.

Teknik ini banyak digunakan oleh perusahaan besar karena bisa memperoleh perspektif baru dari pihak luar, menguji sistem secara lebih luas, sekaligus mengidentifikasi celah yang mungkin terlewat oleh tim internal.

8. Periksa Penggunaan Tema pada Website

Meski jarang diperhatikan dari segi aspek teknis, tema website, terutama pada platform CMS seperti WordPress atau sejenisnya, juga sering menjadi sumber kerentanan jika tidak dikelola dengan baik, lho. 

Tema yang tidak resmi atau jarang diperbarui berpotensi mengandung kode berbahaya. Apalagi jika Anda menggunakan tema gratis dari sumber yang tidak jelas karena alasan biaya atau tampilan yang menarik. 

Jangan mudah tergiur, ya, sebab tema semacam ini biasanya lebih rentang disisipi skrip tersembunyi. Dalam proses memeriksa keamanan tema, perhatikan sejumlah hal berikut:

  • Pastikan tema berasal dari sumber resmi.
  • Periksa apakah tema masih rutin diperbarui oleh pengembang.
  • Hapus tema yang tidak digunakan.
  • Hindari penggunaan tema bajakan atau nulled theme.
  • Hindari penggunaan terlalu banyak tema karena dapat meningkatkan potensi attack surface.

 

Baca juga: Server Side Rendering: Pengertian, Proses, dan Manfaatnya

9. Meninjau Ulang Isi Konten Website

Meninjau ulang isi konten website mungkin terdengar sederhana, tetapi langkah ini merupakan salah satu cara cek keamanan website yang paling utama. 

Sebab, tak jarang serangan siber yang dilakukan dengan menyisipkan teks, spam keyword, tautan, atau halaman palsu dan tersembunyi yang sebelumnya tak pernah Anda buat. 

Aktivitas semacam ini juga bisa dikategorikan sebagai SEO spam attack, yang tidak hanya merusak keamanan website, tetapi juga berdampak pada performa SEO secara keseluruhan.

Jadi, pastikan untuk meninjau ulang konten website dengan langkah-langkah berikut: 

  • Periksa apakah terdapat halaman baru yang tidak dikenal, terutama dengan URL aneh atau tidak relevan.
  • Pastikan tidak ada external link yang mengarah ke situs mencurigakan.
  • Tinjau ulang isi konten untuk memastikan tidak ada penambahan teks spam, iklan ilegal, atau skrip tersembunyi.
  • Cek file media seperti gambar atau dokumen yang diunggah, karena file tersebut juga dapat menjadi media penyebaran malware.

 

10. Percayakan cmlabs untuk Cek Keamanan Website

Melakukan pengecekan keamanan website secara mandiri memang memungkinkan, tetapi jika Anda kurang berpengalaman dalam hal ini, banyak celah keamanan akan tetap sulit terdeteksi tanpa bantuan tools dan kemampuan analisis yang tepat. 

Terlebih lagi, serangan siber saat ini sudah semakin kompleks dan menggunakan berbagai metode yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. 

Maka dari itu, tak ada salahnya untuk mempercayakan masalah ini ke tim profesional cmlabs yang sudah ahli dalam menganalisis website dari segi keamanan, kecepatan loading, hingga performanya di mesin pencari. 

Melalui pendekatan berbasis data dan analisis teknis, tim ahli di cmlabs sudah menguasai cara meningkatkan keamanan website bisnis Anda. cmlabs melalu Jasa SEO kami, dapat membantu Anda:

  • Melakukan audit keamanan website secara menyeluruh, termasuk analisis sistem, konfigurasi server, hingga potensi kerentanan pada struktur website.
  • Mendeteksi malware dan aktivitas mencurigakan.
  • Mengevaluasi performa keamanan.
  • Menerima rekomendasi dan perbaikan yang terstruktur dan terintegrasi, sehingga Anda tidak hanya mengetahui masalah, tetapi juga memahami langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasinya.

 

Selain itu, bekerja sama dengan tim profesional cmlabs juga dapat membantu menghemat waktu dan mengurangi risiko kesalahan dalam proses pengecekan. 

Jadi, pastikan Anda cek keamanan website dengan tools dan mitra ahli yang tepercaya seperti cmlabs. Dengan dukungan tools dan tim berpengalaman, Anda dapat memastikan website tetap aman, terpercaya, dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman siber di masa depan.

Untuk berdiskusi dan menyampaikan keluhan atau pertanyaan Anda, jangan ragu untuk hubungi tim cmlabs karena kami siap mendampingi Anda untuk meningkatkan keamanan website dari berbagai serangan siber.

Baca juga: 11 Langkah yang Perlu Diperhatikan Sebelum Website Launch

Blog Card

Selsi Selvia

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya! Di cmlabs, kami senang berbagi artikel-artikel baru dan keren seputar SEO setiap minggunya. Jadi, kamu akan selalu mendapatkan informasi terkini tentang topik yang kamu minati. Jika kamu benar-benar suka dengan konten-konten di cmlabs, kamu bisa bergabung dengan newsletter email kami Dengan berlangganan, kamu akan mendapatkan pembaruan langsung di kotak masukmu. Oh ya, kalau kamu tertarik untuk berkontribusi sebagai penulis di cmlabs, jangan khawatir! Kamu bisa menemukan informasi lebih lanjut di sini Jadi, ayo bergabung dengan komunitas cmlabs dan ikuti perkembangan terbaru seputar SEO bersama kami!

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media