PANDUAN SEO

HTTP STATUS CODE 2xx

2xx adalah kode status untuk repons sukses. Pada simulasi yang sederhana http status code 2xx akan memberikan respons sukses, dari server ke klien. Kode status yang tersedia adalah 200, 201, 202, 203, 204, 205, 206, 207, 208 dan 226.

HTTP Status Code 200 OK

Melalui http kode status 200, maka server mengembalikan status sukses atas permintaan tersentu melalui, GET, HEAD, POST dan TRACE.

Kode status 200 juga umum diketahui sebagai respons standar untuk permintaan HTTP yang berhasil.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 200

HTTP Status Code 201 CREATED (telah dibuat)

Kode status 201 menunjukan bahwa REQUEST telah dipenuhi dan menghasilkan sebuah SUMBER DAYA BARU atau, SERVER harus membuat sumber daya tertentu sebelum mengambelikan http status code 201.

Permintaan klien adalah dalam bentuk POST atau PUT.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 201

HTTP Status Code 202 ACCEPTED (telaah diterima)

Kode status 202 menunjukan bahwa REQUEST telah di proses, namun fase ini belum selesai atau masih dalaam proses.

Lalu mengapa server harus mengembalikan status 202 jika proses belum selesai?

Resnpons 202 sering dianggap tidak punya komitmen. Namun http status code 202 jelas punya tujuan, yaitu untuk memungkinkan server menerima permintaan lainnya.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 202

HTTP Status Code 203 Non-Authoritative Information

Status respons HTTP 203 Non-Authoritative Information menunjukkan bahwa permintaan KLIEN berhasil, tetapi file terlampir telah dimodifikasi oleh proxy atau pihak ketiga yang mentransformasikan dari respons 200 (OK) pada server asal.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 203

HTTP Status Code 204

Respons HTTP 204 umumnya muncul pada kasus penggunaan PUT. Dimana server telah melaksanakan REQUEST klien, namun tanpa mengubah konten halaman saat ini yang ditampilkan kepada pengguna.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 204

HTTP Status Code 205

Kode status 205 adalah permintaan dari server ke klien untuk mengatur ulang dokumen dari mana permintaan asli dikirim. Misalnya, jika pengguna mengisi formulir, dan mengirimkannya, kode status 205 berarti server meminta browser untuk menghapus formulir.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 205

HTTP Status Code 206

Kode status 206 adalah respons terhadap permintaan bagian dari suatu dokumen. Kode ini digunakan oleh alat caching lanjutan, ketika agen pengguna hanya meminta sebagian kecil halaman, maka hanya bagian itu yang dikembalikan.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 206

HTTP Status Code 207

Badan pesan yang mengikuti secara default adalah pesan XML dan dapat berisi sejumlah kode respons terpisah, tergantung pada berapa banyak sub-permintaan yang dibuat.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 207

HTTP Status Code 208

Anggota pengikat DAV telah disebutkan dalam bagian respon sebelumnya (multistatus), dan tidak dimasukkan lagi.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 208

HTTP Status Code 226

Server telah memenuhi permintaan sumber daya, dan responsnya adalah representasi dari hasil satu manipulasi-instance atau lebih yang diterapkan pada instance saat ini.

Contoh HTTP Status 2xx
Status Code: 226
ID
Enable Notifications    OK No thanks