Faceted navigation adalah tipe penelusuran atau navigasi yang dilakukan melalui halaman berisi kategori. Biasanya halaman ini digunakan oleh website yang memiliki banyak produk untuk ditawarkan kepada user.
Tujuan dibuatnya halaman dengan faceted navigation adalah untuk membantu user menemukan hal yang dicari dengan lebih mudah. Caranya yaitu dengan menggunakan filter yang didasarkan oleh atribut atau karakteristik setiap produk.
Pada umumnya, faceted navigation digunakan di halaman berisi kategori produk di situs e-commerce, pencarian pekerjaan, dan booking atau travel. Singkatnya, website besar yang memiliki banyak produk biasanya menggunakan tipe navigasi tersebut.
Bentuk navigasi yang menggunakan filter ini dapat menimbulkan beberapa isu SEO. Sistem kerja filter di tipe halaman ini bekerja dengan memberikan beberapa pilihan seperti:
Biasanya akan terjadi isu yang dapat mengakibatkan dampak negatif pada proses crawling dan indexing halaman. Hal tersebut dapat terjadi karena halaman dapat memiliki varian berdasarkan filter yang diaplikasikan.
Adapun beberapa isu yang bisa diakibatkan dari pengaplikasian filter tersebut adalah:
Banyaknya halaman turunan akan membuat crawler mengira konten yang disajikan pun berbeda meskipun sebenarnya masih sama. Halaman asli bisa memiliki berbagai salinan dari filter yang diaplikasikan. Inilah hal yang dapat menyebabkan terjadinya isu duplicate content.
Meskipun tidak termasuk sebagai indikator negatif dalam peringkat di SERP, duplicate content dapat menyebabkan beberapa isu seperti keyword cannibalization dan dilusi sinyal ranking menjadi beberapa URL yang seharusnya konsolidasi di satu URL.
Proses crawling hanya bisa dilakukan dalam jumlah yang terbatas. Setiap website memiliki crawl budget yang berbeda. Jika website Anda memiliki banyak halaman yang butuh dirayapi, maka pastikan untuk tidak membuang kesempatan crawling untuk halaman-halaman yang kurang penting.
Filter yang berbeda bisa membuat halaman yang berbeda pula. Dengan begitu, crawler akan perlu melakukan perayapan di berbagai halaman turunan yang muncul tersebut. Hal ini bisa menjadi isu yang dapat merugikan performa SEO website Anda.
Index bloat merupakan hal yang terjadi apabila indeks halaman di website Anda tidak memiliki nilai pencarian. Halaman yang tidak memiliki kualitas tinggi bisa menurunkan performa SEO secara keseluruhan dan memperburuk citra website di mata Google.
Dengan faceted navigation, akan lebih banyak URL berisi halaman dengan konten yang tidak memiliki keunikan atau nilai tersendiri. Halaman turunan ini pun juga tidak menyediakan informasi baru untuk search engine. Hal tersebut bisa menyebabkan index bloat yang dapat membuat website terkena dampak negatif oleh algoritma.
Lantas, bagaimana cara menyelesaikan isu yang berkaitan dengan navigasi menggunakan filter tersebut? Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:
Tag noindex dapat membantu menginformasikan bot tentang halaman yang tidak perlu dirayapi atau dimasukkan ke indeks. Meskipun demikian, halaman tersebut masih akan dirayapi dan membuat varian dari halaman tersebut terdilusi dengan halaman asli.
Agar halaman asli tetap dikenali oleh search engine, Anda perlu menggunakan canonical tag. Dengan tag ini, search engine akan dapat mengidentifikasi sekumpulan halaman yang merupakan salinan dari halaman asli.
Cara selanjutnya adalah menggunakan robots.txt. Di sini, Anda bisa menggunakan perintah Disallow untuk diimplementasikan di beberapa halaman atau bagian dari website. Solusi ini cepat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan website.
Penggunaan faceted navigation tidak selamanya buruk untuk kegiatan SEO. Halaman dengan tipe navigasi tersebut juga dapat dioptimalkan fungsinya. Berikut adalah cara-caranya:
Alih-alih merugi karena pengaplikasian filter, Anda bisa menggunakan kesempatan ini untuk mengoptimalkan performa halaman di SERP. Caranya adalah dengan menggunakan long-tail keyword dari varian yang telah ada.
Sebagai contoh, Anda bisa mencari varian dari topik “vintage dress”. Carilah yang memiliki search volume tinggi dan gunakan keyword tersebut dalam kategori baru di listing. Dengan begitu, halaman varian yang dimunculkan akan memiliki nilai pencarian.
Setelah mendapatkan keyword yang sesuai, Anda perlu melakukan optimasi di bagian URL halaman varian. Caranya adalah dengan membuatnya lebih mudah dibaca. Contohnya seperti /dress/vintage/black. Pastikan untuk menambahkan URL tersebut ke XML sitemap dengan menggunakan Sitemap Generator.
Di samping itu, lakukan optimasi di bagian title tag, meta description, dan header dengan menggunakan keyword yang sudah ditentukan. Tambahkan juga konten menarik agar dapat mendatangkan trafik organik lebih banyak dari user.

Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami