Sosial Media

Joe Biden Siap Dukung Pemblokiran TikTok di AS dan Teken RUU

Dipublikasikan Mar 18, 2024, 13:30
Dipublikasikan May 24, 2024, 12:23 Oleh Risca Fadillah

Dibagikan 23 kali

Disclaimer: Kami menawarkan konten berita organik dan bebas iklan kepada para pembaca kami.
Joe Biden Siap Dukung Pemblokiran TikTok di AS dan Teken RUU

Gambar sampul: Joe Biden mendukung pemblokiran TikTok di AS dan akan menandatangani RUU yang memaksa ByteDance menjual media sosial tersebut.

Presiden AS, Joe Biden, menyebut dirinya mendukung pelarangan TikTok di seluruh AS dan akan menandatangani RUU-nya jika disetujui Kongres.

Pokok Bahasan
  • Joe Biden mendukung pemblokiran TikTok di AS dan akan menandatangani RUU yang memaksa ByteDance menjual media sosial tersebut. 
  • TikTok dianggap menjadi ancaman nasional bagi AS karena disinyalir mengakses data pribadi penggunanya. 
  • CEO Tiktok, Shou Zi Chew, membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa TikTok bebas dari segala bentuk manipulasi data. 
  • Shou akan berupaya untuk mempertahankan TikTok di negara ini. 
  • Diblokirnya TikTok akan berdampak pada sektor bisnis dan periklanan yang memanfaatkan aplikasi ini sebagai media bisnis. 

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan bahwa ia akan menandatangani RUU yang memaksa ByteDance, perusahaan pemilik TikTok, untuk menjual media sosial tersebut jika tidak ingin dicegah penggunaannya di negara tersebut. 

RUU tersebut memungkingkan presiden, melalui FBI, untuk menunjuk aplikasi media sosial yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional jika di bawah kendali musuh asing. Apabila TikTok masih berada pada kepemilikan perusahaan Tiongkok tersebut, maka media sosial untuk berbagi video ini akan diblokir penggunaannya. 

Pada 14 Maret 2024, RUU ini telah disepakati oleh Badan Legislatif Amerika Serikat, dengan 352 suara mendukung dan 65 suara menentang. Presiden Joe Biden mengatakan bahwa ia akan menandatangani RUU ini jika disetujui Kongres. 

Mengapa TikTok Diblokir di AS?

Alasan diblokirnya TikTok adalah pemerintah AS mewaspadai media sosial ini sebagai alat propaganda Tiongkok. Kemudian, pemerintah AS juga berniat untuk memaksa ByteDance untuk melepaskan aplikasi tersebut. Mereka khawatir aplikasi buatan perusahan Tiongkok ini dapat mengakses data pengguna AS.

Jika peraturan ini disahkan, ByteDance memiliki 165 hari untuk mendivestasikan aplikasi tersebut. Jika tidak dipenuhi, app store yang dikelola Apple, Alphabet, Google, dan pihak lainnya tidak bisa menyediakan TikTok atau layanan web hosting untuk aplikasi di bawah ByteDance secara legal. 

Bagaimana Tanggapan CEO TikTok?

Shou Zi Chew, CEO TikTok, mengunggah tanggapannya terkait RUU ini di akun resmi TikTok pada 14 Maret 2024. Ia menjelaskan bahwa TikTok selalu berkomitmen untuk menjaga keamanan data penggunanya dan menegaskan bahwa media sosial ini bebas dari tindak manipulasi data. 

Tidak hanya itu, ia juga menggarisbawahi bahwa dengan diblokirnya TikTok, kreator dan usaha kecil harus merogoh kocek lebih untuk mencari alternatif lainnya dan membuat lebih dari 300.000 pekerjaan di AS terancam keberadaannya. 

Shou menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan yang terbaik untuk mempertahankan eksistensi TikTok di AS, termasuk melaksanakan hak hukum. Ia juga mengajak pengguna aplikasi ini untuk terus menyuarakan hak konstitusinya.  

Dampak Pemblokiran TikTok

Pemblokiran ini tentu akan berdampak secara signifikan pada perusahaan periklanan yang menargetkan Gen Z. Pasalnya, banyak generasi muda di AS yang menggunakan TikTok dan mengaku lebih menyukainya daripada Google.

Selain banyak disukai, keberadaan TikTok juga telah memberdayakan lebih dari 7 juta bisnis di AS dan menjadi aplikasi yang sangat berpengaruh bagi usaha-usaha kecil di Amerika Serikat. 

Sumber Artikel

Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.

  1. Akun resmi TikTok: https://www.tiktok.com/@tiktok/video/7345981888646941994?_r=1&_t=8kersLWpx1j

Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:

Telepon : (0341) 475665

Disclaimer: Semua berita yang dipublikasikan oleh cmlabs telah melalui proses verifikasi dan pengolahan data yang ketat dan berdasar pada Panduan Publikasi cmlabs Meski begitu, data atau inti berita yang kami tulis mungkin saja mengalami perubahan, pengurangan, atau penambahan. Oleh karena itu, cmlabs tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin timbul karenanya. Kami mendorong pembaca untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tertera di halaman ini.

Dibagikan 23 kali

A

Alivia Ariatna

Sebagai penulis konten SEO berpengalaman, saya memiliki keahlian dalam membuat konten menarik berdasarkan riset mendalam dan kata kunci yang optimal. Saya terus mengikuti tren SEO terkini dan praktik terbaik untuk memastikan konten saya memenuhi search intent dan persyaratan mesin pencari.

Tulisan lainnya dari Alivia