
Gambar sampul: Google baru saja merilis dokumentasi tentang panduan menggunakan Google Trends untuk bisnis.
Google baru saja merilis dokumentasi tentang panduan menggunakan Google Trends untuk bisnis. Temukan informasi selengkapnya di sini!
Google baru saja merilis dokumentasi terkait Google Trends yang mengupas tuntas fitur ini dari proses pemantauan hingga analisis. Google Trends dapat membantu Anda memahami bagaimana pengguna mendapatkan informasi di Google Penelusuran.
Alhasil, melalui Google Trends, Anda bisa menentukan strategi untuk mengembangkan konten dan menentukan cara terbaik dalam “berkomunikasi” dengan target audiens.
Pada dokumentasi ini, terdapat enam pembahasan, yaitu:
Google Trends menyediakan sampel acak dari pencarian Google dan YouTube yang teragregasi, terkategorikan, dan anonim. Dengan begitu, Anda bisa menganalisis preferensi kueri dan topik dari seluruh dunia, bahkan di level kota sekali pun.
Jika Anda berencana menggunakan Google Trends untuk mendapatkan dan menganalisis data, Anda bisa menggunakan dua alat yang disediakan Google, yaitu:
Selain alat di atas, Anda bisa menggunakan Google Trending Search Queries in Real-Time pada versi terbaru Google Trends untuk melihat kueri pencarian apa saja yang sedang naik daun dan banyak digunakan pengguna di mesin pencari, meskipun hyperlink yang mengarah ke fitur tersebut sudah tidak tersedia di halaman depan Google Trends.
Google Trends dapat membantu Anda melihat tren sehingga dapat menentukan strategi konten dan bisnis ke depannya. Lantas, apa saja yang bisa Anda lakukan dengan Google Trends? Berikut lima hal yang bisa dilakukan:
Anda bisa mengunjungi halaman Trending Now untuk melihat tren yang sedang naik dan halaman Explore untuk melihat istilah yang sedang banyak diperbincangkan berdasarkan lokasi, kategori, rentang waktu, dan properti Google.

Dengan begitu, Anda bisa mengimplementasikannya pada bisnis dan target audiens Anda. Untuk melihat tren yang sedang naik pun, Anda juga perlu melihat tren umum dan spesifik. Dengan begitu, Anda bisa menentukan kapan harus mengunggah produk, mengelola inventaris jika memiliki toko fisik, dan merencanakan konten yang tepat.
Google Trends juga dapat membantu Anda melakukan riset kata kunci dengan melihat istilah apa saja yang digunakan target audiens untuk informasi yang Anda tawarkan.
Cara melakukan riset kata kunci dengan Google Trends adalah dengan mengunjungi Explore, kemudian memasukkan istilah pada kotak pencarian. Setelah itu, Anda akan menemukan linimasa dan preferensi pencarian yang bisa Anda gunakan untuk melihat kata-kata apa saja yang memiliki minat pencarian yang tinggi.
Kemudian, Anda bisa menargetkan beberapa negara untuk melihat di mana kata kunci tersebut sedang tren. Selain itu, Anda juga bisa mengecek topik dan kueri yang relevan dengan kata kunci yang Anda masukkan.
Selanjutnya, Google Trends dapat membantu Anda membuat konten dan mengatur konten mana yang akan diunggah lebih dulu.
Agar bisa memprioritaskan topik yang tepat, Anda bisa mencari tren musiman dan merencanakan konten dari data tersebut sebelum pengguna mencarinya. Jadi, ketika mereka akhirnya mencari kueri tersebut, konten Anda bisa muncul untuk mereka.
Namun, Anda juga perlu memerhatikan lokasi target audiens agar bisa menyasar kata kunci yang sesuai dengan tren di area tersebut.
Google Trends dapat membantu Anda untuk menilai seberapa baik performa situs web dibandingkan kompetitor Anda. Jika Anda memahami keseluruhan tren yang relevan dengan situs web Anda dan kompetitor, maka Anda bisa memahami apa yang audiens Anda cari serta memantau kenaikan dan penurunan minat pencarian di level industri.
Kemudian, jika Anda ingin memahami lebih lanjut tentang minat pencarian kompetitor, Anda bisa menambahkan nama mereka di Google Trends. Topik dan istilah terkait dapat membantu Anda memahami apa yang sering dicari orang bersamaan dengan merek-merek tersebut.
Terakhir, Google Trends dapat membantu Anda untuk menentukan cara terbaik dalam berkomunikasi dengan audiens. Pasalnya, semakin bisnis Anda berkembang, pelanggan mungkin akan membicarakan brand Anda di forum dan web.
Misalnya, brand Anda bergerak di bidang makanan kemasan. Lalu, bisnis Anda terkena isu bahan pengawet yang sedang viral sehingga banyak orang mencari berita ini dengan mengetikkan nama perusahaan Anda atau insiden yang terjadi di mesin pencari.
Jika ini terjadi, Anda bisa menulis konten pernyataan klarifikasi dan mengunggahnya sehingga pengguna bisa membaca klarifikasi tersebut saat mencari insiden bahan pengawet di mesin pencari.
Untuk melihat apa yang pengguna katakan tentang bisnis Anda, masukkan nama bisnis ke alat Explore dan ganti rentang waktunya ke 30–90 hari terakhir. Lalu, kunjungi daftar Rising dan Top untuk melihat istilah apa yang pengguna gunakan saat membicarakan brand Anda.
Hasil analisis dapat Anda unduh secara bulanan, mingguan, atau harian sehingga Anda bisa melihat pergantian sentimen brand dari waktu ke waktu.
Pada 14 Agustus 2024, Google memperbarui Trending Now di Google Trends dan menyoroti beberapa perubahan, di antaranya:
Trending Now kini dapat mendeteksi tren yang sedang naik daun sepuluh kali lebih banyak dan memperbaruinya setiap sepuluh menit secara rata-rata.
Selain itu, Trending Now juga didesain untuk bisa memberikan konteks paling bernilai di depan dan tengah hasil, kapan tren naik, seberapa lama trending, artikel berita terkait, dan grafik minat pencarian sepanjang waktu.
Alat ini sudah bisa diakses di 125 negara dan 40 di antaranya dapat melihat tren lebih jauh ke area yang spesifik di negara tersebut.
Anda kini dapat memfilter beberapa metrik yang ada menggunakan drop-down yang tersedia, seperti metrik negara, rentang waktu, tren yang sedang aktif, dan penyortiran berdasarkan relevansi, judul, volume pencarian, atau kebaruan.
Dengan pembaruan ini, Anda bisa mendapatkan data yang lebih segar, mengeksplorasi tren di lebih dari 100 negara dan area secara global, dan menyesuaikan hasilnya agar bisa mendapatkan data yang lebih bermanfaat. Informasi terkait pembaruan Trending Now dapat Anda lihat di Google Blog.
Sumber Berita
Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan informasi. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.
- Dokumentasi Google Search Central - https://developers.google.com/search/docs/monitor-debug/trends-start
- Google Blog - https://blog.google/products/search/google-trends-trending-now-update/#:~:text=Google%20Trends%27%20Trending%20Now%20feature%20now%20offers%20fresher%20data%2C%20more,specific%20regions%20in%2040%20countries
Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:
E-mail :
marketing@cmlabs.coTelepon : (0341) 475665
Alivia Ariatna
cmlabs berhasil meraih medali perunggu & Top Outstanding Project pada BRICS Industrial Innovation Contest 2025 dengan Orion, AI untuk data-driven marketing.
cmlabs hadir sebagai Guest Speaker pada pertemuan BRI Group, membahas pentingnya SEO dalam mendukung PR dan corporate branding di industri keuangan digital.
cmlabs memantapkan langkah sebagai “game changer”, dengan menyegarkan struktur manajemen dan resmi bertransformasi menjadi all-in-one 360° digital marketing partner.