PANDUAN SEO

HTTP STATUS CODE 1xx

Bagi pengembang website HTTP Status Code adalah notifikasi penting terkait kondisi sebuah halaman dan website. Namun bagi pengguna website pada umumnya, termasuk pemula di dalam pekerjaan website, Spesialis SEO, Font End Developer, hingga Content Writer informasi HTTP Status ini masih membingungkan.

Hal tersebut jelas dapat diterima. Karena HTTP Status Code ini memiliki banyak variasi, dan tidak mudah untuk di ingat. Maka berikut ini adalah semua informasi tentang HTTP Status Code pada website:

HTTP Status Code, 100, 101, 102

Kode status HTTP /1.0 menunjukan respons sementara yang terdiri dari Baris Status dan Header Optional, kemudian diakhiri dengan baris kosong. Status ini tidak membutuhkan header.

Catatan:

HTTP/1.0 tidak mendefinisikan kode status 1xx. Sehingga server tidak mengirim respons ke klien. Kondisi tersebut dikecualikan untuk kegiatan eksperimen.

Penting diketahui, jika sisi klien “HARUS” bersiap untuk menerima satu (atau lebih respons) status 1xx sebelum respons reguler.

Tidak ada kondisi lain, meskipun klien tidak mengharapkan pesan status 100. Padaa stuasi praktis, respons status 1xx “MUNGKIN” tidak diduga muncul dan “MUNGKIN” diabaikan oleh developer web / pengguna.

HTTP Status Code 100 - Continue

HTTP Status Code 100 adalah sebuah respons sementara, dimana klien harus melanjutkan request server. Respons ini digunakan sebagai informasi kepada klien bahwa permintaannya telah diterima. Meskipun permintaan tersebut memiliki dua opsi respons, yaitu diterima dan ditolak.

Contoh HTTP Status 1xx
Status Code: 100

HTTP Status Code 101 - Switching Protocol

Definisi sederhanaa dari Status Code 101 adalah bahwa server bersedia mematuhi permintaan klien (permintaaan pengalihan protokol). Sebelum sampai pada status BERSEDIA, server lebih dulu harus memahami request klien.

Contoh HTTP Status 1xx
Status Code: 101

HTTP Status Code 102 - Processing (WebDAV)

Kode status 102 menunjukan respons sementara untuk menginformasikan klien bahwa server telah menerima request, namun belum menyelesaikannyaa (masih dalam proses).

HTTP Status Code 102 hanya akan dikirimkan oleh server ketika server memiliki semua yang dibutuhkan klien namun membutuhkan waktu yang signifikan untuk diselesaikan.

Dengan simulasi yang sederhana, jika server membutuhkan waktu 20 detik atau lebih untuk proses permintaan klien, maka server akan memberikan status 102 sebagai informasi kepada pengguna. Setelah waktu yang dibutuhkan selesai (misalnya 20 detik), setelah itu server harus memberikan respons akhir, bahwa permintaan telah dituntaskan dan selesai.

Contoh HTTP Status 1xx
Status Code: 102
ID
Enable Notifications    OK No thanks