DeepSeek vs ChatGPT untuk Bisnis: Perbedaan dan Strategi AI Citation

Dipublikasikan Oct 9, 2026
DeepSeek vs ChatGPT untuk Bisnis: Perbedaan dan Strategi AI Citation Image Cover

Perkembangan AI membuat mesin pencari tradisional bukan lagi satu-satunya pintu utama publik untuk mencari informasi. Platform AI seperti DeepSeek dan ChatGPT kini juga makin diminati pengguna untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik untuk menjawab pertanyaan harian hingga membantu pekerjaan dan operasional bisnis. 

Meski secara umum kedua platform ini tampak menawarkan fungsi yang serupa, perlu diketahui bahwa keduanya memiliki mekanisme grounding, kemampuan riset, analisis data, hingga fitur agentic AI yang berbeda. 

Jika Anda adalah pelaku bisnis, selain membandingan keduanya dari segi fitur dan kemampuan, Anda juga perlu mengerti perbedaan strategi untuk memanfaatkan DeepSeek dan ChatGPT sebagai channel pemasaran baru.

Artikel ini membahas perbedaan antara DeepSeek dan ChatGPT, sekaligus mengulas bagaimana caranya agar bisnis Anda bisa dijadikan sumber informasi dan rekomendasi di kedua platform ini. Simak hingga tuntas, ya!

Sekilas tentang DeepSeek dan ChatGPT

DeepSeek adalah perusahaan riset AI asal China yang berdiri pada 2023. Sejak itu, DeepSeek terus merilis generasi model baru, seperti DeepSeek V4 pada April 2026 yang dirancang untuk tugas reasoning dan coding, mulai dari matematika, pemrograman, hingga pemecahan masalah kompleks. Per Juni 2026, DeepSeek tercatat memiliki sekitar 129 juta pengguna aktif bulanan secara global. 

Di sisi lain,  ChatGPT adalah AI assistant yang dikembangkan oleh OpenAI dan telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna global pada tahun 2026, menurut pernyataan OpenAI. Berawal dari chatbot percakapan, ChatGPT kini berkembang menjadi AI assistant yang mampu melakukan riset, coding, hingga membuat konten dan gambar, serta menjalankan berbagai tugas berbasis agentic AI.

Perbandingan DeepSeek vs ChatGPT

DeepSeek dan ChatGPT sama-sama sering dipilih user untuk mencari informasi produk atau layanan, bahkan sampai membandingkan beberapa pilihan sebelum mereka memutuskan untuk membeli. Meski fiturnya banyak beririsan, pengalaman dan kemampuan yang ditawarkan keduanya cukup berbeda.

Berikut perbandingan DeepSeek vs ChatGPT jika ditinjau dari berbagai komponen:

KomponenDeepSeekChatGPT
FiturMode Thinking dan Non-ThinkingMencakup chat, agen, riset, coding, browsing, voice, memory, dan 60+ app connector.
PricingGratis, V4 $0.14-$0.28, V4 Pro $1.74-$3.48Gratis, Go $8, Plus $20, Pro $100 atau $200
Cara Grounding CitationMenggunakan mesin pencari web terintegrasi untuk menarik sitasi langsung (live web search)Search bisa aktif otomatis, dengan citation inline dan panel Sources
Kemampuan RisetKuat dalam riset teknis, akademis, analisis data kuantitatif, dan eksplorasi deep reasoning berbasis logika matematis/sainsKuat untuk riset bisnis umum, market intelligence, tren pasar, analisis kompetitor, dan sintesis informasi sintetis berskala luas
Kualitas JawabanKuat di tugas teknis, logika, dan multibahasa, sangat lugas, presisi secara teknis, minim narasiFleksibel, kaya nada bicara (tone control), mampu memproses konteks persuasif, editorial, 
Kemampuan Analisis DataMampu menganalisis data terstruktur (CSV/JSON/kode) dengan logika komputasi yang presisi melalui eksekusi kode internalBisa menganalisis spreadsheet dan dokumen yang diunggah. Mendukung DOCX, PDF, PPTX, CSV, XLSX hingga 512 MB
Ekosistem & IntegrasiAPI mirip OpenAI dan Anthropic, mudah dipasang ke aplikasi yang sudah ada. Bobot model terbuka di HuggingFace, jadi bisa di-self-host60+ connector (Drive, Slack, GitHub, Salesforce) plus custom MCP. HIPAA BAA tersedia untuk Enterprise dan API
Kemampuan CodingV4 diposisikan untuk long-context reasoning dan coding. Bisa dipakai dengan coding agent seperti Claude Code dan ClineCodex: agen otonom yang membaca/menulis file, menjalankan perintah dan tes di sandbox
Pembuatan AsetTidak ada image generation native di V4, tetapi ada pemahaman gambarImage generation lewat ChatGPT Images 2.0,text, file, dan berbagai output terstruktur
Agentic AI-Berbagai kemampuan agentic dan Workspace Agents
Memory-Memory tersedia mulai paket Go 

 

Baca juga: Apa Itu AEO? Panduan Lengkap Optimalkan Bisnis di Era AI Search

Perbedaan Detail DeepSeek vs ChatGPT

Setelah mengetahui perbedaan DeepSeek vs ChatGPT secara singkat, berikut penjelasan lebih detail terkait perbedaan keduanya agar Anda bisa menentukan platform mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis:

1. Mode Search di DeepSeek vs ChatGPT

Di sinilah perbedaan paling relevan untuk visibilitas brand. Pada DeepSeek, Search adalah mode yang diaktifkan sendiri oleh user. Dengan kata lain, ketika calon pelanggan menanyakan rekomendasi, peluang perusahaan Anda muncul sebagai sumber yang dikutip sangat bergantung pada platform dan pada apakah mode Search sedang aktif. Tanpa Search, jawaban hanya bersumber dari pengetahuan bawaan model. Itu sebabnya strategi visibilitas di kedua platform tidak bisa disamakan.

Mode search di DeepSeek

Sementara itu, pada ChatGPT, Search bisa aktif otomatis ketika pertanyaan membutuhkan informasi terkini, dan jawabannya dapat menampilkan citation inline beserta panel Sources yang dapat diklik. 

Mode search di ChatGPT

2. Kemampuan Riset

Kemampuan riset DeepSeek cenderung lebih interaktif karena mode DeepThink dan Search bisa digunakan bersamaan untuk analisis yang lebih dalam dengan sumber dari internet. Secara tunggal, mode DeepThink DeepSeek cocok digunakan untuk pekerjaan teknis seperti analisis data dan penalaran logika. 

Di sisi lain, ChatGPT punya Deep Research, fitur riset multi-langkah yang mampu mensintesis banyak sumber menjadi laporan terstruktur, dengan sekitar 10 run per bulan di paket Plus. Format ini cocok untuk kebutuhan seperti memetakan tren pasar atau membandingkan kompetitor. 

Jadi untuk laporan luas yang siap dibaca tim, ChatGPT lebih praktis, sedangkan untuk eksplorasi teknis dan kuantitatif, DeepSeek layak dipertimbangkan.

Baca juga: 5 Manfaat Website untuk Bisnis di Era Digital

3. Pembuatan Aset 

Hingga saat ini, DeepSeek tidak memiliki image generation native dan kemampuan visualnya baru berupa mode baca gambar. Sehingga, jika alur kerja Anda membutuhkan pembuatan visual, DeepSeek memerlukan tools tambahan. Berikut hasil yang ditampilkan pada DeepSeek:

Hasil yang ditampilkan pada DeepSeek saat diberikan prompt pembuatan aset

Sebaliknya, ChatGPT telah mampu menghasilkan gambar. ChatGPT Image 2.0 menyediakan image generation yang mampu membuat dan mengedit gambar sesuai instruksi user. Berikut hasilnya:

Hasil yang ditampilkan pada ChatGPT saat diberikan prompt pembuatan aset

DeepSeek vs ChatGPT: Mana yang Lebih Ideal untuk Bisnis?

Untuk menjawab pertanyaan mana yang lebih ideal, jawabannya tergantung pada kebutuhan dan cara perusahaan Anda bekerja, termasuk kebutuhan integrasi dan fiturnya. 

Secara garis besar, DeepSeek cenderung lebih cocok untuk kebutuhan yang menuntut reasoning teknis, analisis kuantitatif, dan efisiensi biaya, sementara ChatGPT bisa digunakan untuk riset berbasis banyak sumber, pembuatan konten, coding, hingga pengembangan ide.

Untuk membantu proses operasional bisnis, Anda bisa memanfaatkan keduanya secara bersamaan. Misalnya, gunakan ChatGPT untuk pekerjaan harian tim yang membutuhkan integrasi dan konten visual, sementara DeepSeek bisa dipakai untuk otomasi bervolume besar atau analisis teknis yang sensitif terhadap biaya. Dengan begitu, Anda memanfaatkan keunggulan masing-masing platform AI ini.

Di luar manfaat keduanya sebagai alat bantu produktivitas internal, pernahkah Anda memikirkan bagaimana bisnis Anda dipersepsikan oleh kedua platform ini? 

Jika perusahaan Anda belum teridentifikasi dan tersitasi dengan baik di dalam ekosistem data yang diserap oleh DeepSeek maupun ChatGPT, bisnis Anda berisiko kehilangan potensi calon pelanggan yang kian bergantung pada saran kecerdasan buatan.

Oleh karena itu, mengoptimalkan AI visibility, termasuk AI citation, mention, dan AI referral traffic di kedua platform tersebut kini menjadi langkah strategis yang tidak boleh terlewatkan.

Baca juga: SEO untuk AI: Perspektif Langsung dari Pakar Google

Lebih Bagus Dapat AI Citation & Mention dari DeepSeek atau ChatGPT?

Jika target bisnis Anda adalah memperkuat digital visibility di AI search, mengupayakan brand mention dan citation oleh platform AI menjadi salah satu langkah paling strategis saat ini. 

Mendapatkan visibilitas di DeepSeek maupun ChatGPT sama-sama menguntungkan, tetapi keduanya memberikan nilai strategis yang berbeda tergantung pada target pasar dan profil audiens yang ingin dijangkau. 

Lantas apakah DeepSeek lebih baik daripada ChatGPT? Mendapatkan citation di DeepSeek sangat menguntungkan jika perusahaan Anda menyasar ekosistem teknis dan rekayasa perangkat lunak. Sebab, platform ini populer di kalangan developer, data scientist, dan praktisi teknologi, sehingga teridentifikasi oleh DeepSeek akan memperkuat merek Anda sebagai solusi teknis yang terpercaya. 

Karena itu, citation dan mention di DeepSeek paling cocok untuk produk SaaS, infrastruktur cloud, API, maupun penyedia solusi cybersecurity dengan target market seperti software engineer, hingga data officer.

Di sisi lain, keuntungan ChatGPT ada pada skala dan perannya dalam keputusan pembelian. Dengan ekosistem yang melayani lebih dari 1 miliar pengguna global dari berbagai latar belakang industri, mendapatkan citation dan mention oleh ChatGPT membuat merek Anda lebih mudah masuk ke dalam daftar pertimbangan calon pelanggan.

Strategi Supaya Bisnis Dapat Citation & Jadi Rekomendasi di DeepSeek dan ChatGPT

Mendapatkan citation dan mention di platform AI merupakan variabel baru yang wajib diukur dan dioptimalkan jika Anda ingin memperkuat digital visibility bisnis di era AI Search. Namun, agar strategi yang diterapkan tidak sia-sia, pendekatan optimasi untuk bisnis Anda tidak dapat disamaratakan.

Langkah pertama yang strategis untuk memulai proses ini adalah dengan mengukur kondisi dan posisi merek Anda saat ini melalui AI Visibility Audit GRATIS dari cmlabs. Layanan audit ini akan membantu Anda mengidentifikasi bagaimana bisnis muncul di berbagai platform AI. Hasil akan dikirimkan dalam 3–5 hari kerja, 100% gratis, dan tidak terikat kontrak. 

Setelah mengetahui kondisi AI visibility Anda, Anda bisa melanjutkan dengan Jasa AI Search Optimization (GEO/AEO) dari cmlabs. Dengan strategi GEO dan AEO,bisnis Anda akan jadi lebih mudah dikenali, dikutip, dan direkomendasikan oleh platform AI, sehingga visibilitas Anda meningkat di platform yang ditargetkan, termasuk DeepSeek dan ChatGPT.

Jika Anda ingin mendapatkan strategi optimasi GEO dan AEO sesuai kebutuhan dan bidang bisnis, jangan ragu untuk segera menghubungi tim cmlabs untuk mempelajari layanan lebih lanjut, ya.

Blog Card

Risca Fadillah

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya! Di cmlabs, kami senang berbagi artikel-artikel baru dan keren seputar SEO setiap minggunya. Jadi, kamu akan selalu mendapatkan informasi terkini tentang topik yang kamu minati. Jika kamu benar-benar suka dengan konten-konten di cmlabs, kamu bisa bergabung dengan newsletter email kami Dengan berlangganan, kamu akan mendapatkan pembaruan langsung di kotak masukmu. Oh ya, kalau kamu tertarik untuk berkontribusi sebagai penulis di cmlabs, jangan khawatir! Kamu bisa menemukan informasi lebih lanjut di sini Jadi, ayo bergabung dengan komunitas cmlabs dan ikuti perkembangan terbaru seputar SEO bersama kami!

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media