Sebagai SEO Writer, saya selalu berusaha mengikuti pendekatan SEO terbaru dan data-data terkait di industri untuk menulis konten yang ramah SEO, kredibel, bernilai, dan dapat perform maksimal di SERP.

ChatGPT dan Claude merupakan dua AI assistant yang kini semakin banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencari informasi, menganalisis dokumen, hingga membantu pekerjaan ataupun bisnis. Keduanya memiliki kemampuan yang terus berkembang, tetapi menawarkan fitur dan pengalaman yang berbeda.
Bagi sebuah perusahaan, perbandingan penggunaan ChatGPT vs Claude tidak hanya berkaitan dengan AI mana yang paling cocok digunakan untuk mendukung pekerjaan user. Keduanya juga dapat menjadi channel baru ketika calon pelanggan mencari informasi, membandingkan solusi, atau bahkan meminta rekomendasi produk dan layanan.
Artikel ini akan membahas perbandingan kedua AI tersebut dari berbagai sisi dan bagaimana caranya agar bisnis Anda bisa direkomendasikan di platform ini. Jadi, mari simak artikel ini hingga akhir!
ChatGPT adalah AI assistant dari OpenAI yang diperkenalkan pada November 2022. Sejak diluncurkan, penggunaannya terus berkembang secara global. Menurut OpenAI Signals, basis pengguna bulanan atau monthly active users dari ChatGPT sudah melebihi 1 miliar pengguna secara global pada 2026.
Sementara itu, Claude adalah AI assistant yang dikembangkan oleh Anthropic dan diperkenalkan secara luas pada Maret 2023. Seiring perkembangannya, Claude juga semakin banyak digunakan oleh perusahaan. Anthropic menyatakan bahwa mereka telah melayani lebih dari 300.000 business customers pada Oktober 2025, yang menunjukkan bahwa Claude telah digunakan tidak hanya untuk kebutuhan personal, tetapi juga untuk berbagai kebutuhan bisnis dan enterprise.
ChatGPT dan Claude dapat digunakan untuk mencari informasi, membuat dan menganalisis konten, mengolah dokumen, hingga membantu pekerjaan teknis. Berikut perbandingan ChatGPT vs Claude jika ditinjau dari berbagai komponen:
Komponen | ChatGPT | Claude |
| Fitur | Chat, image generation, Projects, custom GPTs, Tasks, Work, Codex | Chat, Projects, Artifacts, Research, Claude Code, Cowork |
| Pricing | Go mulai $8, Plus $20, Pro $100/$200 per bulan | Free, Pro $20/bulan atau $17/bulan jika tahunan, Max mulai $100 |
| Cara Grounding Citation | Web search dengan sumber/citation | Web search dan citation pada hasil yang menggunakan sumber |
| Kemampuan Riset | Deep research | Research |
| Kualitas Jawaban | Fleksibel untuk berbagai jenis pekerjaan dan format output | Kuat untuk penulisan panjang, analisis, dan pekerjaan berbasis konteks |
| Kemampuan Analisis Data | Analisis file dan menjalankan kode untuk mengolah data | Analisis data dan visualisasi melalui Artifacts |
| Ekosistem & Integrasi | Connectors, custom GPTs, Work, Codex, berbagai integrasi | MCP, integrasi Google Workspace, Microsoft 365, dan tools lainnya |
| Kemampuan Coding | Codex | Claude Code |
| Pembuatan Aset | Text, image, file, dan berbagai output terstruktur | Text, dokumen, dashboard, dan interactive artifacts; tidak memiliki image generation native |
| Agentic AI | ChatGPT Work dan agent | Claude Cowork dan computer use |
| Memory | Tersedia, dengan kemampuan berbeda berdasarkan paket | Tersedia, termasuk pada paket Free |
Perlu Anda pahami juga, bahwa harga dan fitur-fitur yang tersedia pada kedua AI di atas dapat berubah karena perusahaan tersebut juga terus memperbarui produknya. Saat ini, ChatGPT memiliki paket Go, Plus, dan dua tingkat Pro, sedangkan Claude menyediakan Free, Pro, dan Max.
Baca juga: Apa Itu AEO? Panduan Lengkap Optimalkan Bisnis di Era AI Search | cmlabs
Perbedaan antara ChatGPT dan Claude tidak selalu terlihat dari kemampuan modelnya saja. Di bawah ini Anda dapat meninjau berbagai perbandingan ChatGPT vs Claude secara lebih rinci:
Berdasarkan opini dari beberapa sumber, Claude dinilai memiliki gaya tulisan yang lebih natural untuk pekerjaan kreatif dan penulisan. Hal ini membuat Claude banyak dipilih untuk mendukung pekerjaan editorial, meskipun para user-nya tetap menemukan beberapa kekurangan pada output-nya.

Sementara itu, ChatGPT menawarkan lebih banyak opsi untuk mengubah dan mengembangkan output. Bagi tim marketing, misalnya, satu workflow dapat mencakup pembuatan copy, analisis data, penyusunan dokumen, hingga pembuatan visual.
Dengan demikian, perbedaannya lebih tepat dilihat dari workflow yang dibutuhkan perusahaan daripada menganggap salah satunya selalu menghasilkan tulisan yang lebih baik.
Baca juga: Eksperimen Penulisan Artikel AI vs Manusia dalam SEO
Coding juga menjadi salah satu fitur yang banyak dibandingkan karena kedua platform AI ini memiliki coding agent masing-masing, yaitu Codex pada ChatGPT dan Claude Code pada Claude.
Anthropic memiliki Claude Opus 4.6 yang dirancang untuk coding, code review, debugging, dan pekerjaan agentic yang berlangsung lebih lama. Model tersebut juga mendukung context window hingga 1 juta token dalam versi beta.
Di sisi lain, Codex pada ChatGPT ditujukan untuk pekerjaan seperti menulis, memperbaiki, dan melakukan refactoring kode. Perbedaan hasil dapat bergantung pada jenis task, spesifikasi yang diberikan, model yang digunakan, dan workflow developer.
Salah satu perbedaan yang cukup jelas adalah kemampuan menghasilkan gambar. ChatGPT memiliki model GPT Image 2 yang dapat membuat dan mengedit gambar dari instruksi user.

Sementara itu, Claude tidak menyediakan image generation native. Berikut adalah hasil yang disajikan oleh Claude pada prompt yang sama:

Namun, Claude memiliki Artifacts yang dapat digunakan untuk menghasilkan dokumen, visualisasi data, dashboard, dan aplikasi interaktif dalam percakapan.
Kedua platform AI semakin berkembang dari yang sebelumnya hanya chatbot menjadi AI yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan beberapa langkah.
ChatGPT menyediakan Work dan kemampuan agent untuk mengerjakan workflow berbasis web, dokumen, dan tools. Claude memiliki Cowork dan computer use yang membuat Claude dapat berinteraksi dengan komputer dan menjalankan pekerjaan berdasarkan konteks yang diberikan.
Integrasi juga menjadi faktor penting untuk perusahaan. ChatGPT memiliki connectors dan berbagai integrasi, sedangkan Claude mendukung MCP serta integrasi dengan tools seperti Google Workspace dan Microsoft 365.
Kedua AI ini sama-sama menyediakan fitur untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan konteks lebih panjang. ChatGPT memiliki memory dan Deep Research, sedangkan Claude menyediakan memory, Projects, dan Research.
Claude juga memiliki Opus 4.6 dan Sonnet 4.6 yang mendukung context window hingga 1 juta token dalam beta pada konteks tertentu.
Untuk sebuah perusahaan, kemampuan ini dapat berguna ketika AI harus bekerja dengan dokumen, knowledge base, hasil riset, atau informasi proyek yang panjang. Namun, context window yang besar tidak otomatis membuat output-nya lebih akurat, kualitas referensi, instruksi, oleh karena itu Anda tetap harus melakukan verifikasi dan fact-checking.
Dari sisi harga, kedua platform AI ini memiliki harga berlangganan yang relatif tidak berbeda jauh. ChatGPT menyediakan Go mulai $8 per bulan, Plus $20, serta Pro $100 dan $200. Claude memiliki Pro seharga $20 per bulan atau $17 per bulan jika dibayar tahunan, sementara Max dimulai dari $100 per bulan.
Sebelum berlangganan, sebaiknya Anda tidak hanya membandingkan harga langganan. Frekuensi penggunaan, kebutuhan model, batas penggunaan, kebutuhan integrasi, serta jenis pekerjaan yang akan dikerjakan AI juga perlu diperhitungkan.
Jika Anda bertanya mana yang lebih bagus, Claude atau ChatGPT, pilihannya dapat disesuaikan dengan workflow, jenis pekerjaan, kebutuhan integrasi, dan fitur yang paling sering digunakan.
ChatGPT dapat menjadi bagian dari workflow yang membutuhkan berbagai jenis kemampuan dalam satu platform, seperti analisis data, image generation, research, dan automation. Di sisi lain, Claude dapat dipertimbangkan untuk pekerjaan yang banyak melibatkan dokumen panjang, penulisan, coding, atau workflow berbasis konteks.
Dalam konteks perusahaan, kedua AI ini juga dapat digunakan sekaligus untuk kebutuhan yang berbeda. Misalnya, satu tim menggunakan Claude untuk pekerjaan berbasis dokumen dan coding, sementara tim lain menggunakan ChatGPT untuk research, analisis data, atau pembuatan visual.
Selain untuk membantu aktivitas internal, ada aspek lain yang mulai perlu diperhatikan oleh sebuah perusahaan saat menggunakan bantuan AI. Bagaimana agar bisnis Anda muncul ketika calon pelanggan mencari informasi melalui AI?
ChatGPT dan Claude bukan hanya alat produktivitas. Ketika user meminta rekomendasi produk, vendor, software, atau jasa, jawaban AI dapat menjadi bagian dari proses consideration sebelum mereka mengunjungi website atau menghubungi perusahaan.
AI citation dan mention bisa menjadi bagian dari strategi AEO dan GEO untuk memperluas digital visibility AI sebuah bisnis. Namun, memilih platform mana yang perlu diprioritaskan tetap bergantung pada target audience dan bagaimana user menggunakan AI dalam mencari informasi.
Dengan basis user yang besar dan beragam, visibility di ChatGPT cukup relevan bagi sebuah bisnis yang menyasar consumer market, audience luas, maupun pasar lintas negara.
Di sisi lain, Claude banyak digunakan dalam konteks profesional dan enterprise, sehingga visibility di platform ini dapat relevan bagi bisnis yang menyasar developer, SaaS, teknologi, layanan B2B, atau audience dengan proses research yang lebih mendalam.
Namun, nilai citation dari kedua platform AI ini tetap bergantung pada apakah target audience bisnis Anda memang menggunakan Claude atau ChatGPT dalam proses research dan decision-making mereka.
AI citation dan mention adalah metriks yang waib diukur jika Anda menyasar digital visibility bisnis di era AI Search, terutama untuk optimasi di ChatGPT, Claude, atau platform AI lainnya. Agar strategi yang diterapkan lebih tepat sasaran, Anda dapat memulai dengan AI Visibility Audit GRATIS dari cmlabs untuk mengetahui kondisi dan visibilitas AI brand Anda saat ini. Audit ini tersedia gratis, tanpa terikat kontrak, dan hasilnya dapat diperoleh dalam sekitar 3–5 hari kerja.
Untuk optimasi lebih lanjut, Anda bisa menggunakan Jasa AI Search Optimization (GEO/AEO) dari cmlabs untuk mengoptimalkan visibility pada platform AI yang ditargetkan, termasuk ChatGPT atau Claude. Strategi kami selalu menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing AI karena setiap platform memiliki treatment dan cara grounding informasi yang berbeda.
Jika ingin mengetahui strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis, Anda bisa menghubungi tim cmlabs untuk berdiskusi, mempelajari layanan lebih lanjut, atau mengajukan personalisasi cakupan layanan.
Risca Fadillah
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya! Di cmlabs, kami senang berbagi artikel-artikel baru dan keren seputar SEO setiap minggunya. Jadi, kamu akan selalu mendapatkan informasi terkini tentang topik yang kamu minati. Jika kamu benar-benar suka dengan konten-konten di cmlabs, kamu bisa bergabung dengan newsletter email kami Dengan berlangganan, kamu akan mendapatkan pembaruan langsung di kotak masukmu. Oh ya, kalau kamu tertarik untuk berkontribusi sebagai penulis di cmlabs, jangan khawatir! Kamu bisa menemukan informasi lebih lanjut di sini Jadi, ayo bergabung dengan komunitas cmlabs dan ikuti perkembangan terbaru seputar SEO bersama kami!
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami