
Gambar sampul: xAI merilis Grok-2 dan Grok-2 mini pada aplikasi X dan API. Model AI ini menawarkan fitur-fitur, seperti AI-generated image, jawaban informatif, dan lain-lain.
xAI merilis Grok-2 dan Grok-2 mini pada aplikasi X dan API. Model AI ini menawarkan fitur-fitur, seperti AI-generated image, jawaban informatif, dan lain-lain.
Pada Agustus 2024, xAI merilis Grok-2 yang merupakan perkembangan dari versi sebelumnya, Grok-1.5. Di saat yang bersamaan, xAI juga memperkenalkan Grok-2 mini, sebuah versi yang lebih ringan, namun tetap kapabel.
Kedua versi Grok-2 ini telah tersedia di aplikasi X premium dalam bentuk beta. Elon Musk pun akan menyediakan keduanya melalui API enterprise.
xAI memperkenalkan model pertama dari Grok-2 dengan nama “sus-column-r” pada LMSYS chatbot arena. LMSYS adalah benchmark model bahasa kompetitif yang populer digunakan untuk mengevaluasi Large Language Model (LLM). Hasilnya, Grok-2 dapat menyaingi Claude dan GPT-4 di papan peringkat LMSYS untuk keseluruhan nilai Elo (metode untuk menghitung intensitas keterampilan).
Grok-2 telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam penalaran konten yang diambil dan dalam kemampuan menggunakan alat, seperti mengidentifikasi informasi yang hilang dengan tepat, berpikir secara kronologis, dan membuang posting yang tidak relevan.
Selain itu, Grok-2 dan Grok-2 mini juga mengalami banyak peningkatan dari Grok-1.5, di mana kedua versi tersebut mencapai tingkat kinerja yang dapat bersaing dengan model-model terdepan lainnya di bidang-bidang tertentu, GPAQ, MMLU, MMLU-Pro, dan MATH.
Tidak hanya itu, Grok-2 juga telah mahir dalam mengerjakan tugas-tugas berbasis visual, seperti penalaran matematika visual (MathVista) dan tanya jawab berbasis dokumen (DocVQA).
Pengguna X pun dapat menggunakan Grok-2 di aplikasi media sosial ini dengan berlangganan aplikasi X premium.
Beberapa fitur yang ditawarkan adalah kemampuan menghasilkan gambar baru yang menarik, memberikan informasi dan berita terbaru dari X, membantu beberapa aktivitas sehari-hari, seperti menjawab email, menjawab pertanyaaan, dan menyediakan resep, serta menyediakan solusi pemrograman.
Dari segi versi, Grok-2 mini adalah versi ringan dari Grok-2, tetapi masih bisa memberikan kecepatan dan kualitas jawaban yang sepadan dengan Grok-2.
Dibandingkan dengan Grok-1.5, Grok-2 lebih intuitif, mudah dikendalikan, dan serbaguna. Saat ini, xAI sedang berkolaborasi dengan Black Forest Labs untuk model FLUX.1 agar bisa meningkatkan kapabilitas Grok di aplikasi X.
Untuk berlangganan Grok-2 pada X, pengguna dapat memilih paket bulanan yang sebesar Rp120.000/bulan untuk Premium dan Rp180.000/bulan untuk Premium+.
Kemudian, paket berlangganan tahunan sebesar Rp104.167/bulan untuk Premium dan Rp156.250/bulan untuk Premium+.
Fitur pada aplikasi X Premium mencakup seluruh fitur dasar dengan tambahan, seperti mendapatkan separuh iklan pada beranda Untuk Anda dan Mengikuti, meningkatkan visibilitas reply, tanda centang biru, bayaran untuk unggahan, Grok 2 AI Assistant, X Pro, Analytics, Media Studio, dan fitur Creator.
Untuk aplikasi X Premium+, Anda akan mendapatkan semua fitur pada Premium dengan beberapa tambahan, seperti bebas iklan, meningkatkan visibilitas reply, dan fitur untuk menulis artikel pada X.
Selain untuk aplikasi X, xAI juga meluncurkan Grok untuk developer melalui platform API enterprise mereka. API mereka dibangun pada serangkaian teknologi khusus yang memungkinkan penerapan inferensi multiwilayah untuk akses dengan latensi rendah di seluruh dunia.
xAI juga menawarkan fitur keamanan yang lebih baik, seperti autentifikasi multifaktor wajib, statistik rich traffic, dan billing analytics lanjutan.
Startup milik Elon Musk ini juga akan menawarkan manajemen API yang memudahkan developer dalam berintegrasi dengan tim dan pengguna, serta billing management pada alat dan layanan internal.
Grok-2 dan Grok-2 mini berhasil diluncurkan pada aplikasi X yang dapat meningkatkan kemampuan penelusuran, mendapatkan wawasan mendalam tentang unggahan di X, dan mengembangkan fungsi balasan.
Dalam waktu dekat, xAI akan meluncurkan pratinjau pemahaman multimodal sebagai bagian utama dari Grok pada X dan API.
Meskipun perilisan Grok-2 menjadi terobosan kecerdasan baru di platform X, pengembangan fiturnya untuk gambar yang dihasilkan AI cukup menuai kontroversi.
Pasalnya, fitur ini dapat menciptakan gambar yang sangat realistis namun sering kali provokatif. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menghasilkan misinformasi.
Tidak seperti OpenAI dan Google yang memiliki kebijakan ketat atas AI yang mereka keluarkan, terlebih untuk menghasilkan gambar realistis, xAI tampaknya menggunakan pendekatan yang berbeda, di mana Grok-2 berjalan dengan sedikit pembatasan, mengedepankan kebebasan berpendapat, serta penyensoran yang kecil.
Keputusan Elon Musk dan xAI ini mengundang kekhawatiran karena fitur AI-generated image dapat digunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau mengunggah postingan yang memicu kerusuhan politis.
Tentunya, kehadiran fitur tersebut pada aplikasi X menambahkan kerumitan dan tantangan yang sudah dialami oleh media sosial dalam mengendalikan konten berbahaya.
Sumber Berita
Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan informasi. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.
- xAI Blog - https://x.ai/blog/grok-2
Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:
E-mail :
marketing@cmlabs.coTelepon : (0341) 475665
Alivia Ariatna
cmlabs berhasil meraih medali perunggu & Top Outstanding Project pada BRICS Industrial Innovation Contest 2025 dengan Orion, AI untuk data-driven marketing.
cmlabs hadir sebagai Guest Speaker pada pertemuan BRI Group, membahas pentingnya SEO dalam mendukung PR dan corporate branding di industri keuangan digital.
cmlabs memantapkan langkah sebagai “game changer”, dengan menyegarkan struktur manajemen dan resmi bertransformasi menjadi all-in-one 360° digital marketing partner.