
Pada versi 118, DevTools Chrome membawa sejumlah fitur baru dan perbaikan yang dapat memudahkan developer web menjadi lebih efisien dan informatif. Mari kita eksplorasi bersama apa yang baru dalam DevTools Chrome 118 dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan produktivitas developer web.
Pembaruan terbaru di DevTools Chrome Canary 118 membawa sejumlah peningkatan dan fitur baru yang memudahkan pengembangan web. Pengguna sekarang dapat mengakses alat-alat pengembangan yang lebih canggih dan intuitif untuk menganalisis, memecahkan masalah, dan mengoptimalkan situs web mereka.
Pembaruan dari DevTools Chrome merupakan informasi perubahan-perubahan baru, fitur tambahan, perbaikan dan peningkatan kinerja dari tim development Google untuk membantu developer web memahami dan memanfaatkan perubahan dalam pekerjaan mereka.
Pada versi 118, DevTools Chrome membawa sejumlah fitur baru dan perbaikan yang dapat memudahkan developer web menjadi lebih efisien dan informatif. Mari kita eksplorasi bersama apa yang baru dalam DevTools Chrome 118 dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan produktivitas developer web.
Fitur ini adalah tambahan terbaru dalam perlengkapan alat pengembangan web Chrome untuk membantu developer dalam mengelola properti khusus di CSS. Adapun caranya hanya perlu membuka panel Elements (klik kanan pada mouse pilih Inspect) atau bisa menggunakan shortcut pada keyboard Ctrl+Shift+i (windows), Cmd+Option+i (macOS).
Kemudian, pilih tab Styles. Pada versi Chrome 118 terdapat bagian baru yang disebut “Custom Property” atau pada collapse @property di bawah daftar properti Styles yang ada. Bagian ini dirancang khusus untuk memudahkan developer dalam mengidentifikasi dan mengelola properti kustom yang digunakan pada tampilan website mereka.
Properti kustom (variable CSS) merupakan properti yang didefinisikan oleh developer dengan awalan “--” (contoh: “--background-color: blue;”). Properti ini memungkinkan developer untuk menyimpan nilai-nilai yang dapat digunakan ulang dalam berbagai aturan CSS di seluruh halaman website.
Dengan adanya “Custom Properties” didalam DevTools, developer dapat dengan mudah melihat daftar properti kustom yang digunakan dalam halaman web tersebut. Mereka dapat melihat nila-nilai properti kustom, serta mengeditnya secara langsung untuk melihat dampak perubahan pada tampilan halaman web.
Hal ini memudahkan developer dalam mengelola dan memahami penggunaan kustom dalam file CSS mereka, sehingga mempercepat proses pengembagan dan perbaikan dalam halaman web.
Fitur Local Overrides memungkinkan pengembang web untuk melakukan perubahan sementara pada Sources halaman web, seperti file CSS atau Javascript secara lokal pada komputer mereka. Hal ini berguna dalam proses pengembangan dan perbaikan situs web, adapun manfaat fitur ini adalah sebagai berikut:
Bagaimana cara kerja dari fitur Local Overrides pada DevTools Chrome 118, berikut penjelasannya:
1. Dialog untuk Override Content: Sekarang, ketika Anda mengklik kanan file yang dipetakan ke sources asli di dalam tab Sources > Page dan memilih “Override Content” DevTools akan menampilkan dialog yang mengarahkan Anda ke sources asli daripada mencoba untuk mengganti isi file tersebut. Ini berguna karena konten file yang dipetakan ke source asli tidak dapat diubah.
2. Kolom Has Overrides di Panel Network: Di dalam panel Network, sekarang terdapat kolom baru yang disebut “Has Overrides” dan filter yang sesuai “has-overrides: [content| headers| yes | no]”. Untuk melihat kolom “Has Overrides” anda dapat mengklik kanan pada header tabel dan memilih opsi tersebut. Ini membantu pengembang untuk dengan cepat melihat apakah ada overrides yang aktif pada permintaan(request) jaringan tertentu dan apakah overrides tersebut memengaruhi konten atau header permintaan(request).
3. Perubahan dalam Menghapus Overrides: Pada tab Sources > Overrides, menu “Delete all overrides” sekarang diganti dengan opsi “Delete” dengan perilaku yang lebih tepat. Sebelumnya, “Delete all overrides” bisa membingungkan karena hanya menghapus override yang aktif dalam sesi saat ini, yang ditandai dengan ikon titik ungu “Saved”.
Opsi “Delete” yang baru akan memunculkan pesan peringatan dan meminta konfirmasi sebelum menghapus folder yang Anda klik beserta semua isinya. Untuk mengaktifkan kembali opsi sebelumnya. Anda dapat memeriksa kotak centang “Enable Delete all overrides temporarily” di dalam Settings > Experiments.
Pada DevTools versi Chrome 118, peningkatan ini mencangkup beberapa fitur baru yang membuat alat pencarian di DevTools lebih kuat dan lebih efisien. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang perbaikan ini:
3. Peningkatan Kecepatan Pencarian: Pencarian dalam DevTools juga mengalami peningkatan dalam hal kecepatan. Ini berarti Anda akan mendapatkan hasil pencarian dengan lebih cepat, yang meningkatkan produktivitas Anda saat melakukan inspeksi dan debug kode.
4. Dukungan untuk Ignore Listing: DevTools kini mendukung fitur ignore listing, yang berarti Anda dapat mengabaikan hasil pencarian file-file tertentu. Ini berguna jika Anda ingin fokus pada pencarian dalam beberapa file saja dan tidak ingin melihat hasil dari file yang diabaikan.
Dengan peningkatan “Enhanced Search” pada DevTools 118, alat pencarian menjadi lebih cepat, responsif dan informatif. Hal ini akan sangat membantu developer web dalam mengeksplorasi dan menganalisis kode sources halaman web dengan baik, terutama ketika mereka ingin mengabaikan hasil dari file-file tertentu dalam pencarian mereka.
Peningkatan Source Panel membawa sejumlah perbaikan dan fitur baru dengan dukungan Fitur terkini dalam pengembangan web, termasuk pengeditan berkas sources, inspeksi elemen dan navigasi sources yang terkait dengan halaman web. Berikut ini beberapa perubahan yang ditingkatkan pada Source Panel:
Pembaruan ini bertujuan untuk membuat pengguna fitur Workspace dalam panel Sources menjadi lebih efisien dan mudah digunakan. Apa saja yang disederhanakan pada panel Sources? berikut adalah penjelasannya:
1. Penamaan yang Konsisten: Salah satu perubahan utamanya adalah konsistensi dalam penamaan elemen-elemen di dalam panel Sources. Panel “Sources > Filesystem” sekarang diubah menjadi “Workspace”. Selain itu, teks-teks antarmuka pengguna (UI texts) dalam panel ini sekarang menjadi lebih jelas dan tidak mengandung pengulangan yang tidak perlu. Hal ini membantu pengembang untuk lebih mudah memahami dan mengakses fitur Workspace.
2. Pembaruan Setup yang Lebih Baik: Anda sekarang akan melihat petunjuk yang lebih baik saat melakukan pengaturan Workspace. Misalnya, ada petunjuk yang lebih jelas ketika Anda ingin menarik dan meletakkan folder ke dalam Workspace atau jika Anda ingin memilih folder dengan mengklik tautan yang disesuaikan. Ini mempermudah pengembang dalam mengimpor dan mengelola folder Sources untuk digunakan dalam proyek pengembangan.
3. Sinkronisasi Perubahan Langsung: Kemampuan menyinkronkan perubahan yang Anda buat di dalam DevTools secara langsung ke berkas sources asli. Ini memungkinkan Anda untuk mengedit kode, memeriksa perubahan, dan segera melihat hasilnya dalam proyek Anda tanpa harus secara manual menyalin perubahan pada berkas sources.
Pada perubahan DevTools (Chrome 118), sekarang pengguna dapat mengatur ulang urutan panel-panel di sebelah kiri panel Sources dengan cara menarik dan meletakkan, mirip dengan cara Anda mengatur ulang panel, tab dan panel lainnya.
Ini berarti Anda memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengatur tampilan panel-panel di panel Sources sesuai dengan preferensi Anda. Jika Anda ingin membuat panel tertentu menjadi lebih dominan atau lebih mudah diakses, dapat dilakukan dengan menariknya dan menempatkannya dalam urutan yang Anda inginkan.
Pembaruan ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tampilan panel-panel DevTools agar sesuai dengan alur kerja pengembangan web Anda, sehingga membuat penggunaan alat ini menjadi lebih efisien dan lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Sekarang, panel Sources dapat melakukan pemformatan ulang (pretty-print) untuk kode Javascript yang disisipkan secara inline dalam jenis skrip tertentu, seperti module, import map, dan speculations rules. Ini berguna karena akan memperbaiki tampilan kode Javascript yang mungkin sudah terkompres atau terlihat rumit menjadi lebih mudah dibaca atau dipahami.
DevTools juga dapat menyorot sintaksis (syntax highlighting) untuk jenis skrip import map dan speculations rules.Kedua jenis skrip ini menyimpan data dalam format JSON, dan penyorotan sintaksis akan membantu pengembang dalam mengidentifikasi dengan lebih jelas struktur dan konten JSON yang terdapat dalam skrip tersebut. Ini membuat pengedit dan pemahaman kode JSON dalam jenis skrip ini menjadi lebih mudah.
Dengan begitu, developer web akan membantu memahami, memeriksa, dan mengedit kode dalam jenis yang lebih beragam dengan lebih baik, sehingga memudahkan proses pengembangan dan debugging.
Fitur ini memungkinkan pengembang untuk menyesuaikan konten web dengan preferensi yang dipilih pengguna untuk mengurangi transparansi dalam sistem operasi (OS), seperti pengaturan “Kurangi transparansi” pada macOS.
Untuk mengevaluasi atau meniru fitur media ini, Anda dapat membukanya dalam DevTools dengan langkah-langkah berikut ini:
Dengan melakukan langkah tersebut Anda dapat menguji bagaimana situs web akan berperilaku ketika pengguna mengaktifkan preferensi reduced transparency pada sistem operasi mereka. Hal ini membantu pengembang untuk memastikan bahwa konten web mereka dapat beradaptasi dengan baik.
Panel Lighthouse sekarang menjalankan Lighthouse 11, di mana perubahan ini memiliki beberapa aspek penting yang memengaruhi cara beroperasinya. Berikut ini penjelasan lebih detail:
Dengan menjalankan fitur Lighthouse 11 pada panel DevTools, Anda dapat melakukan pengujian dan audit website dengan alat yang lebih baik untuk masalah aksesibilitas dan membantu untuk meningkatkan nilai aksesibilitas. Yang terpenting adalah untuk memastikan bahwa semua pengguna dapat mengakses website dengan baik termasuk mereka yang memiliki tantangan aksesibilitas.
Terdapat sejumlah peningkatan aksesibilitas yang bertujuan untuk memperbaiki pengalaman pengguna dengan tantangan aksesibilitas. Adapun perubahan tersebut sebagai berikut:
Beberapa perbaikan dan peningkatan lainnya yang menonjol dalam rilis DevTools (Chrome 118) juga mencakup berbagai aspek berikut ini:
Sumber Artikel
Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.
- Blog Chrome Developer: https://developer.chrome.com/blog/new-in-devtools-118/
- Full list of changes Lighthouse 11: https://github.com/GoogleChrome/lighthouse/releases/tag/v11.0.0
- Lighthouse: Optimize Website Speed: https://developer.chrome.com/docs/devtools/lighthouse/
Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:
E-mail :
marketing@cmlabs.coTelepon : (0341) 475665
Tria Bagus


cmlabs berhasil meraih medali perunggu & Top Outstanding Project pada BRICS Industrial Innovation Contest 2025 dengan Orion, AI untuk data-driven marketing.
cmlabs hadir sebagai Guest Speaker pada pertemuan BRI Group, membahas pentingnya SEO dalam mendukung PR dan corporate branding di industri keuangan digital.
cmlabs memantapkan langkah sebagai “game changer”, dengan menyegarkan struktur manajemen dan resmi bertransformasi menjadi all-in-one 360° digital marketing partner.