
cmlabs dan LPTUI kembangkan Psikotesia, platform asesmen psikologis digital untuk mendukung kebutuhan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Baca selengkapnya!
Berangkat dari komitmen kami untuk menjadi mitra penyedia layanan digital melalui inovasi teknologi, cmlabs terus memperluas ekosistem layanan kami termasuk kapabilitas yang menyertainya, salah satunya melalui pengembangan produk digital yang berdampak nyata terhadap efisiensi operasional dan kemajuan industri.
Komitmen ini kami wujudkan dengan menjalin kolaborasi bersama Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI) dalam mengembangkan Psikotesia, sebuah platform asesmen psikologis digital yang dirancang khusus untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di seluruh Indonesia.
Psikotesia dikembangkan untuk menjadi sarana psikotes yang dapat diakses secara digital dengan tetap mengedepankan kualitas instrumen asesmen.
Melalui kolaborasi ini, cmlabs mengandalkan kemampuan kami dalam mengembangkan teknologi digital, sementara LPTUI berkontribusi melalui keahlian psikologi terapan dan penyediaan instrumen asesmen psikologis yang sesuai dengan kebutuhan CPMI. Baca lebih lanjut di bawah ini!

Pelaksanaan tes psikologi secara langsung kerap memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi calon peserta yang terkendala jarak, waktu, atau akses ke lokasi asesmen.
Hal ini berlaku juga bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang perlu mengikuti psikotes sebagai bagian dari persyaratan untuk dapat bekerja di luar negeri. Para CPMI dapat berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dengan sumber daya yang juga beragam, sehingga kemudahan akses psikotes perlu mendapat perhatian khusus.
Untuk itu, LPTUI dan cmlabs berkolaborasi mempersiapkan Psikotesia sebagai platform asesmen psikologis digital yang memungkinkan peserta mengikuti tes secara daring, tanpa mengurangi kualitas asesmen, validitas, maupun etika pelaksanaannya.
Dirancang tidak hanya untuk peserta individual tapi juga pendaftaran secara institusi, pengembangan Psikotesia turut mempertimbangkan skalabilitas platform, alur kerja organisasi, serta potensi integrasi dengan ekosistem digital terkait.

Untuk membantu peserta mengikuti tes dan mengakses informasi yang dibutuhkan, Psikotesia dilengkapi dengan sejumlah fitur yang mendukung proses asesmen, di antaranya:
Melalui satu dashboard, peserta dapat melihat tes yang tersedia, memeriksa jadwal dan durasi pengerjaan, mengetahui jumlah soal, serta meninjau riwayat tes yang pernah dikerjakan. Dengan demikian, peserta dapat memahami tahapan asesmen dan mempersiapkan diri sebelum memulai tes.
Guna menjaga integritas asesmen, Psikotesia dilengkapi dengan fitur pemantauan khusus yang dapat mendeteksi indikasi kecurangan selama pelaksanaan psikotes, termasuk sebagai berikut:

Peserta dan institusi pelaksana tak perlu khawatir terkait integritas tes. Sebab, untuk mendukung integritas pelaksanaan tes, Psikotesia menyediakan fitur verifikasi identitas yang membantu memastikan kesesuaian identitas peserta dengan orang yang mengikuti asesmen, agar proses asesmen psikologis tetap dapat dipertanggungjawabkan.
Setelah menyelesaikan tes, peserta dapat mengakses sertifikat digital yang memuat informasi hasil asesmen, termasuk skor dan tingkat pencapaian, beserta mekanisme verifikasi keaslian.
Pengembangan Psikotesia tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pengguna individu, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi dalam menjalankan dan mengelola proses asesmen agar lebih praktis.
Dalam proses seleksi calon pekerja migran, misalnya, institusi perlu mengatur peserta, memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur, dan mengelola hasil asesmen secara terstruktur.
Melalui Psikotesia, proses tersebut bisa berjalan lebih efisien karena informasi asesmen dapat dikelola dalam satu sistem. Institusi pun dapat mengurangi ketergantungan pada proses manual yang berpotensi memakan waktu dan menyulitkan pengelolaan data ketika jumlah peserta meningkat.
Psikotesia juga dipersiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan integrasi bersama sistem yang telah digunakan oleh institusi terkait agar proses pertukaran data menjadi lebih efisien serta mampu mengurangi pekerjaan administratif yang berulang.
Ke depannya, Psikotesia diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan asesmen dalam ekosistem pekerja migran Indonesia, termasuk melalui potensi pemanfaatan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Bahkan, Dirjen Penempatan KP2MI juga mengapresiasi LPTUI dan cmlabs atas langkah pengembangan tes psikologi yang dapat diakses secara online untuk seluruh CPMI di penjuru negeri.
Tentang LPTUI
Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI) merupakan lembaga yang berfokus pada penerapan ilmu psikologi untuk memenuhi kebutuhan individu, organisasi, dan institusi. Keahlian psikologi terapan LPTUI menjadi bagian dari kolaborasi pengembangan Psikotesia untuk mendukung penyediaan asesmen psikologis yang sesuai dengan landasan keilmuan.
Tentang cmlabs
cmlabs merupakan perusahaan digital yang menyediakan berbagai solusi untuk mendukung pertumbuhan bisnis di ranah digital, mencakup SEO, AI Search Optimization (GEO/AEO), hingga pengembangan web dan aplikasi untuk membantu bisnis mengembangkan strategi dan solusi digital yang selaras dengan kebutuhan serta tujuan mereka.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:
E-mail :
marketing@cmlabs.coTelepon : (0341) 475665
Selsi Selvia



Google menghadirkan fitur pencarian visual 'Circle to Search' ke iPhone melalui aplikasi Chrome dan Google. Simak di sini!