Mesin Telusur

Google Hapus “Indented Result” dari SERP

Dipublikasikan Oct 17, 2023
Terakhir diperbarui pada Nov 7, 2023 Oleh Rifqi Ardhian

Dibagikan 0 kali

Disclaimer: Kami menawarkan konten berita organik dan bebas iklan kepada para pembaca kami.
Google Hapus “Indented Result” dari SERP

Google secara konstan telah menyempurnakan tampilan pencarian menjadi lebih sederhana. Kali ini, Google menghapus indented result yang memungkinkan pengguna untuk menemukan beberapa hasil dari domain yang sama. Berikut beritanya.

Untuk menyederhanakan tampilan pencarian, Google memutuskan untuk menghapus indented result dari SERP. Indented result adalah salah sau fitur SERP yang mengelompokkan hasil dari website yang sama. Berikut informasinya.

Pokok Bahasan
  • Google menghapus indented result, salah satu fitur SERP Google.
  • Hal ini dilakukan untuk menyederhanakan hasil pencarian.
  • Dampak dari penghapusan ini adalah pengguna mungkin akan menjumpai beberapa hasil dari domain yang sama dalam satu SERP.

Pada September 2021, Google memperkenalkan fitur SERP baru yang dikenal sebagai "indented result" dengan tujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur ini dapat mengelompokkan daftar hasil pencarian dari satu domain, sehingga memudahkan pengguna dalam menavigasi hasil pencarian. 

Namun, baru-baru ini, Google mengumumkan bahwa mereka dengan resmi menghapus fitur ini. Untuk mengetahui informasi lebih detailnya, baca artikel ini hingga akhir.

 

Pengumuman Penghapusan Indented Result

Penghapusan tampilan SERP menandakan volatilitas Google yang signifikan. Ketidakstabilan ini membuat Google merancang serangkaian pembaruan besar menyederhanakan hasil pencarian. Sebelumnya, Google telah menghapus rich result How-To dan FAQ dengan alasan yang sama.

Sebelumnya, Google menampilkan hasil pencarian indented result sebagai fitur SERP inti yang membantu pengguna dalam menemukan informasi dengan lebih efisien. Namun, Google sekarang telah mengubah pendekatannya dengan mengelompokkan kembali hasil pencarian untuk situs web yang muncul lebih dari satu kali dalam SERP.

Liaison Pencarian Google menjelaskan keputusan ini di Twitter, menyatakan, "We stopped doing "indented results" a few weeks ago, and it's unrelated to the core update. Especially with continuous scroll, it wasn't as helpful as in the past. Our site diversity system still works to generally show only two results from the same site in the top results, though -- as has long been the case

Berikut adalah gambaran sebelum dan sesudah indented result:

Gambar 1 - Ilustrasi indented result. 

 

Dampak yang Ditimbulkan

Perubahan pendekatan Google ini menimbulkan beberapa kekhawatiran. Salah satu isu yang muncul adalah bahwa pada beberapa kueri pencarian, muncul lebih dari dua hasil untuk hasil non-branded. Hal ini bertentangan dengan niat Google untuk membatasi tampilan maksimal dua hasil dari situs yang sama.

Ada pula yang berpendapat bahwa mereka menemukan 7 halaman web yang sama muncul di satu SERP. Hal ini dianggap mengganggu dan merusak nilai keberagaman hasil pencarian. 

 

Gambar 2 - respon dari beberapa user Twitter.

 

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa hal ini bukanlah suatu masalah, asalkan halaman yang ditampilkan memang benar-benar hasil relevan dengan kueri.

 

 

Gambar 3 - Pendapat yang disampaikan pada balasan sebelumnya.

 

 

Hal ini menunjukkan bahwa Google telah melakukan banyak perubahan demi mengedepankan pengalaman pengguna saat melakukan pencarian. Bagaimana pendapat Anda? 

Sumber Artikel

Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.

1. Google Search Liaison di Twitter: https://twitter.com/searchliaison/status/1712543851225952437  

Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:

Telepon : (0341) 475665

Disclaimer: Semua berita yang dipublikasikan oleh cmlabs telah melalui proses verifikasi dan pengolahan data yang ketat dan berdasar pada Panduan Publikasi cmlabs Meski begitu, data atau inti berita yang kami tulis mungkin saja mengalami perubahan, pengurangan, atau penambahan. Oleh karena itu, cmlabs tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin timbul karenanya. Kami mendorong pembaca untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tertera di halaman ini.

Dibagikan 0 kali

T

Tati Khumairoh

An experienced content writer who is eager in creating engaging and impactful written pieces across various industries. Using SEO approach to deliver high-quality content that captivates readers.

Tulisan lainnya dari Tati

Potensi Ekonomi Digital Indonesia di KTT ke-43
Tue, Sep 5, 2023, 4:38 PM GMT + 7
SEO Copywriting VS. SEO Content Writing
Thu, Nov 16, 2023, 9:39 AM GMT + 7
Tidak Ada Jaminan Ranking Google, Apa yang Dijual SEO Agency?
Mon, Feb 12, 2024, 9:53 AM GMT + 7
Jasa SEO Banyuwangi - Tingkatkan Performa Website!
Fri, Jan 21, 2022, 1:12 PM GMT + 7