cmlabs logo

Redefine Digital Impact

cmlabs Jakarta Jl. Pluit Kencana Raya No.63, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14450, Indonesia

(+62) 21-666-04470BIAYA COST-EFFECTIVE, HINGGA 5%!

KAMI TERBUKA UNTUK KERJASAMA DENGAN BERBAGAI NICHE

Organisasi Waralaba|Institusi Pendidikan|Perusahaan Jasa Profesional|Inkubator / Akselerator Startup|...dan 34 lainnya|…and 34 more

JasaLayanan Digital All-in-OneDigital MarketingLayanan Kreatif VisualWeb & App DevelopmentLihat Semua Layanan
PerusahaanTentang KamiHubungi KamiKarirPress ReleaseProteksi Whistleblower
InformasiPusat PemberitahuanClient's TestimonyFAQ Layanan cmlabs
LegalSyarat & KetentuanKebijakan PrivasiKetentuan Layanan

Copyright © 2019-2026 PT CMLABS INDONESIA DIGITAL

Redefine Digital Impact

cmlabs Jakarta Jl. Pluit Kencana Raya No.63, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14450, Indonesia

(+62) 21-666-04470
BIAYA COST-EFFECTIVE, HINGGA 5%!

KAMI TERBUKA UNTUK KERJASAMA DENGAN BERBAGAI NICHE

Organisasi Waralaba|Institusi Pendidikan|Perusahaan Jasa Profesional|Inkubator / Akselerator Startup| …and 34 more

JasaLayanan Digital All-in-OneDigital MarketingLayanan Kreatif VisualWeb & App DevelopmentLihat Semua Layanan
CompanyTentang KamiHubungi KamiKarirPress ReleaseProteksi Whistleblower
InformationPusat PemberitahuanClient's TestimonyFAQ Layanan cmlabs
LegalSyarat & KetentuanKebijakan PrivasiKetentuan Layanan

Copyright © 2019-2026 PT CMLABS INDONESIA DIGITAL

  1. Beranda
  2. Blog
  3. Google Akui Kebocoran Dokumen Internal tentang Pencarian
Mesin Telusur

Google Akui Kebocoran Dokumen Internal tentang Pencarian

A
Oleh Alivia Ariatna
Dipublikasikan Jun 11, 2024
Terakhir diperbarui pada Jul 24, 2024 Oleh Selsi Selvia

Dibagikan 19 kali

Disclaimer: Kami menawarkan konten berita organik dan bebas iklan kepada para pembaca kami.
Pokok Bahasan
  • Google mengakui adanya kebocoran dokumen internal berisi lebih dari 14.000 faktor pemeringkatan di Google Penelusuran. 
  • Meskipun begitu, Google mengklaim bahwa dokumen yang bocor tidak memiliki konteks yang cukup dan tidak seharusnya dijadikan pedoman.
  • Informasi bocornya dokumen internal cukup menggemparkan industri pemasaran, SEO, dan penerbit karena Google selalu bekerja secara rahasia. 

Google mengakui bahwa sebanyak 2.500 halaman dokumen internal yang berkaitan dengan mesin pencarinya “bocor” ke publik. 

Perusahaan mesin pencari ternama ini selalu merahasiakan cara kerja mesin pencarinya, meskipun data-data tersebut sebenarnya berperan sangat besar terhadap traffic, pendapatan iklan online, dan arus informasi. 

Namun, ribuan dokumen mendadak muncul di muka publik, menjabarkan detail cara Google memberikan peringkat pada konten yang ada di mesin pencari.

 

Seberapa Besar Kebocoran Dokumen Terjadi?

Dokumen internal Google yang memiliki 2.500 halaman tersebut diduga berisi lebih dari 14.000 faktor pemeringkatan yang digunakan Google untuk mengelola situs web, dari situs web media hingga bisnis. 

Faktor-faktor itu termasuk authority dari situs web terhadap sebuah subjek, ukuran situs web, atau jumlah klik yang didapatkan laman web. 

Sebelumnya, Google membantah bahwa mereka menggunakan beberapa faktor pemeringkatan tersebut di Penelusuran, tetapi mereka mengonfirmasi bahwa dokumen-dokumen yang bocor itu asli, meskipun tidak sempurna. 

Dokumen-dokumen tersebut tidak memiliki konteks yang cukup dan tidak seharusnya digunakan oleh publik untuk mendapatkan panduan bagaimana Penelusuran bekerja. Selain itu, dokumen tersebut tidak menunjukkan bagaimana elemen-elemen pemeringkat diukur pada pencarian. 

Meski begitu, belum ada informasi apakah dokumen tersebut benar-benar “bocor” atau mungkin dipublikasi oleh Google secara tidak sengaja.

Kemudian, belum ada informasi yang menyatakan bahwa Google menerapkan faktor pemeringkatan yang dijabarkan pada dokumen atau hanya bereksperimen. Beberapa faktor juga mungkin belum digunakan sama sekali.

Meskipun muncul di muka publik sejak Maret 2024, kebocoran dokumen ini pertama kali diunggah oleh seorang praktisi SEO bernama Erfan Azimi. Ia menemukan dokumentasi API dirilis secara publik di Github. Kemudian, ia membawa dokumen-dokumen tersebut kepada Rand Fishkin dan Mike King. 

Mike King pun berujar bahwa kejadian ini merupakan kebocoran data yang terbesar yang pernah ada di Google Penelusuran, di mana publik bisa melihat secara jelas bagaimana Google bekerja. 

Terdapat beberapa faktor pemeringkatan yang diduga ada pada dokumen tersebut berdasarkan pengakuan Erfan Azimi dan Rand Fishkin, di antaranya:

  • Di tahun-tahun awal, tim pencarian Google menyadari adanya kebutuhan data clickstream lengkap (setiap URL yang dikunjungi oleh peramban) bagi sebagian besar pengguna web untuk meningkatkan kualitas hasil mesin pencari. 
  • Sebuah sistem bernama “NavBoost” awalnya mengumpulkan data dari Toolbar PageRank milik Google, di mana alasan utama dibuatnya peramban Chrome adalah untuk mendapatkan lebih banyak data clickstream.
  • NavBoost menggunakan beberapa pencarian pada sebuah kata kunci untuk mengidentifikasi tren permintaan pencarian, jumlah klik pada hasil pencarian, dan perbandingan long click (klik yang terjadi saat pengguna melakukan pencarian, mengklik satu hasil, berada di situs untuk waktu yang lama, dan tidak kembali ke hasil pencarian) serta short click (klik yang terjadi saat pengguna melakukan pencarian, mengklik beberapa hasil, dan kembali ke halaman hasil pencarian untuk mencari alternatif hasil lain).
  • Google memeriksa klik dan engagement pada penelusuran dan setelah kueri utama. 
  • Data klik geo-fences NavBoost yang mempertimbangkan tingkat negara dan negara bagian atau provinsi. Namun, jika Google kekurangan data untuk wilayah atau agen pengguna tertentu, mereka mungkin menerapkan proses tersebut secara universal pada hasil kueri.
  • Saat pandemi COVID-19, Google menggunakan whitelist untuk situs web yang bisa muncul di peringkat atas hasil pencarian yang berkaitan dengan COVID. 
  • Saat pemilu, Google menggunakan whitelist untuk situs web yang bisa menunjukkan informasi terkait pemilu. 
  • Dan masih banyak lagi. 

 

Apa Dampak Kebocoran Dokumen Google pada SEO?

Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa Google mengumpulkan dan berpotensi menggunakan data yang, menurut mereka, tidak berkontribusi pada peringkat halaman web di Google Penelusuran, seperti klik, data pengguna Chrome, dan banyak lagi.

Akan tetapi, informasi bocornya dokumen ini tetap menggemparkan industri SEO, pemasaran, dan penerbit. Pasalnya, Google selalu merahasiakan algoritma pencarian mereka. Namun, dokumen yang terbit ke publik ini memberikan informasi yang sangat jelas tentang bagaimana Google melihat pemeringkatan situs web. 

Selain itu, banyak pemerhati industri SEO menganggap dokumen-dokumen ini sebagai konfirmasi atas apa yang telah lama mereka curigai, yaitu situs web yang dianggap populer oleh Google mungkin menerima peringkat Penelusuran yang lebih tinggi untuk sebuah kueri meskipun situs yang kurang dikenal mungkin memiliki informasi yang lebih baik.

Cara Google memutuskan hal-hal pada Penelusuran tentu berpengaruh pada setiap orang yang bergantung pada situs web, seperti bisnis online, rumah makan, penerbit kecil, dan lain sebagainya. 

Orang-orang yang bekerja pada industri terkait pun berusaha untuk memecahkan algoritma Google, meskipun hasil yang disampaikan terkadang bertentangan. 

Namun, dokumen Google yang bocor setidaknya memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana Google bekerja. 

Sumber Artikel

Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.

  1. Rand Fishkin pada SparkToro - https://sparktoro.com/blog/an-anonymous-source-shared-thousands-of-leaked-google-search-api-documents-with-me-everyone-in-seo-should-see-them/
  2. Michael King pada iPullrank - https://ipullrank.com/google-algo-leak
  3. Gizmodo - https://gizmodo.com/google-search-seo-leak-reveal-gatekeeps-internet-1851508410
  4. The Verge - https://www.theverge.com/2024/5/29/24167407/google-search-algorithm-documents-leak-confirmation

Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:

E-mail :

marketing@cmlabs.co

Telepon : (0341) 475665

Disclaimer: Semua berita yang dipublikasikan oleh cmlabs telah melalui proses verifikasi dan pengolahan data yang ketat dan berdasar pada Panduan Publikasi cmlabs Meski begitu, data atau inti berita yang kami tulis mungkin saja mengalami perubahan, pengurangan, atau penambahan. Oleh karena itu, cmlabs tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin timbul karenanya. Kami mendorong pembaca untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tertera di halaman ini.

Dibagikan 19 kali

A

Alivia Ariatna

Sebagai penulis konten SEO berpengalaman, saya memiliki keahlian dalam membuat konten menarik berdasarkan riset mendalam dan kata kunci yang optimal. Saya terus mengikuti tren SEO terkini dan praktik terbaik untuk memastikan konten saya memenuhi search intent dan persyaratan mesin pencari.

Tulisan lainnya dari Alivia

Apakah ChatGPT Sudah Melek Kaidah Penulisan? Sebuah Studi Deskriptif
Ditulis dalam Blog
Apakah ChatGPT Sudah Melek Kaidah Penulisan? Sebuah Studi Deskriptif
Thu, Jan 30, 2025, 8:44 AM GMT + 7
Google Rilis Core Update Edisi Maret 2024 dan Kebijakan Spam
Ditulis dalam Berita cmlabs
Google Rilis Core Update Edisi Maret 2024 dan Kebijakan Spam
Tue, Mar 12, 2024, 3:21 PM GMT + 7
Google Profil Bisnis Dapat Tampilkan Postingan Media Sosial
Ditulis dalam Berita cmlabs
Google Profil Bisnis Dapat Tampilkan Postingan Media Sosial
Fri, Mar 15, 2024, 10:30 AM GMT + 7
Joe Biden Siap Dukung Pemblokiran TikTok di AS dan Teken RUU
Ditulis dalam Berita cmlabs
Joe Biden Siap Dukung Pemblokiran TikTok di AS dan Teken RUU
Mon, Mar 18, 2024, 1:30 PM GMT + 7
Lihat artikel lainnya

Update berita SEO dari seluruh dunia di cmlabs News -untuk wawasan SEO sehari-hari Anda

cmlabs Berhasil Meraih Medali Perunggu & Top Outstanding Project di Ajang Bergengsi BRICS Industrial Innovation Contest 2025

cmlabs berhasil meraih medali perunggu & Top Outstanding Project pada BRICS Industrial Innovation Contest 2025 dengan Orion, AI untuk data-driven marketing.

cmlabs Menjadi Guest Speaker dalam Pertemuan BRI Group, Angkat Pentingnya SEO untuk PR Corporate Branding

cmlabs hadir sebagai Guest Speaker pada pertemuan BRI Group, membahas pentingnya SEO dalam mendukung PR dan corporate branding di industri keuangan digital.

Mengukuhkan Langkah, cmlabs Perkuat Struktur Manajemen dan Perluas Visi Digital

cmlabs memantapkan langkah sebagai “game changer”, dengan menyegarkan struktur manajemen dan resmi bertransformasi menjadi all-in-one 360° digital marketing partner.

Berita lainnya?