SEO Outreach adalah praktik dalam Off-page SEO untuk mendapatkan link dari website lain dengan cara menghubungi pemilik atau pengelola website dan memberikan penawaran kepada mereka supaya bersedia untuk memberikan backlink.
Sebagai salah satu bagian dari link building, SEO Outreach adalah strategi yang ampuh untuk meningkatkan jumlah backlink berkualitas dari website dengan domain authority tinggi. Sebab, strategi SEO Outreach memungkinkan Anda untuk menentukan website seperti apa yang Anda hubungi untuk dimintai backlink.
Dalam menjalankan SEO Outreach, tentunya Anda tidak bisa sekadar meminta link tanpa memberikan sesuai yang menguntungkan bagi website yang Anda hubungi. Oleh sebab itu, Anda perlu memahami apa itu SEO Outreach dan bagaimana strateginya.
Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap mengenai apa itu SEO Outreach dan manfaatnya, mari kenali dulu peran backlink di dalam SEO. Backlink merupakan salah satu rank factor yang menentukan peringkat website di halaman hasil pencarian (SERP).
Meskipun begitu, tidak semua backlink dianggap bernilai oleh Google. Backlink yang berkualitas didapatkan dari website berotoritas tinggi dan relevan dengan topik website Anda. Sayangnya, seringkali sumber backlink yang didapatkan berasal dari website yang tidak jelas.
Demi meningkatkan jumlah backlink yang berkualitas, Anda perlu melakukan upaya SEO Outreach. Dengan melakukan strategi ini, peluang website Anda mendapatkan link dari website berotoritas tinggi dan relevan akan semakin besar.
Manfaat dari SEO Outreach adalah sebagai berikut:
SEO Outreach adalah proses optimasi off-page yang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Pelajari bagaimana cara agar website lain bersedia untuk memberikan backlink kepada website Anda. Beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam SEO Outreach adalah sebagai berikut:
Guest posting adalah strategi outreach dimana Anda menghubungi pengelola website lain dan menawarkan diri Anda untuk membuat artikel di website mereka.
Dengan demikian, Anda bisa menaruh link Anda di website tersebut dan mereka bisa mendapatkan artikel gratis dari guest blog yang Anda buat.
Infografis adalah salah satu aset yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan inbound link dari website lain. Tentunya infografis yang berkualitas dan bermanfaat akan banyak digunakan website di konten mereka.
Dengan memberikan infografis yang dapat ditampilkan secara gratis, pengelola website lain dengan senang hati akan menautkan link website Anda sebagai sumber infografis.
Cara lainnya untuk melakukan SEO Outreach adalah dengan menjalin kerja sama dengan website lain. Jalin relasi yang baik dengan banyak pengelola website, khususnya pada niche yang sama, dan temukan peluang kerja sama yang bisa Anda lakukan dengan mereka.
Bentuk kerja sama yang bisa menghasilkan backlink seperti pembuatan konten kolaborasi, mengadakan webinar bersama, atau membuat press release terkait kegiatan kerja sama yang dilakukan.
Pada strategi SEO outreach berikut ini, Anda perlu membuat aset yang bisa dijadikan sebagai sumber untuk membuat konten. Contohnya seperti hasil riset, survey, e-book, artikel panduan lengkap, dan sebagainya.
Aset-aset tersebut bisa Anda tawarkan kepada artikel dengan topik pembahasan serupa untuk dijadikan sebagai sumber dan memberikan tautan link kembali ke website Anda.
Anda mungkin pernah menemukan beberapa artikel yang menautkan link ke suatu website sebagai sumber, namun link tersebut tidak dapat diakses dan muncul error 404. Hal ini bisa Anda jadikan sebagai peluang untuk mendapatkan link dari artikel tersebut.
Masih berhubungan dengan tips sebelumnya, Anda bisa memberikan penawaran ke website lain untuk menggunakan aset Anda sebagai sumber baru dan mengganti broken link yang mereka gunakan menjadi link yang mengarah ke website Anda.
Salah satu langkah efektif untuk melakukan SEO Outreach adalah dengan mendapatkan kembali link yang hilang. Mungkin saja, sebelumnya Anda sudah mendapatkan backlink dari suatu website, namun link tersebut rusak atau pengelola website menghapusnya.
Semisal terjadi hal yang demikian, Anda bisa memeriksa website yang pernah memberikan link ke Anda. Cari tahu apakah konten yang mereka sajikan masih relevan. Jika iya, Anda bisa memberikan penawaran kembali agar website tersebut bersedia mencantumkan kembali link yang hilang.
Sering kali, beberapa website menyebutkan nama brand Anda di artikel mereka tanpa memberikan tautan link ke website Anda. Hal ini biasa terjadi pada perusahaan dengan brand yang sudah banyak dikenal.
Anda bisa memanfaatkan brand mention tersebut dengan menghubungi pemilik website dan berikan mereka penawaran agar bersedia untuk memberikan link ke website Anda.

Firda Amalia Mahmud
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami