Apa Itu Google Bombing?

Google Bombing adalah teknik Black Hat SEO yang bekerja dengan cara memanfaatkan kelemahan algoritma Google untuk menempatkan suatu website di urutan teratas SERP. Praktik SEO yang satu ini turut melibatkan link building dari beberapa halaman website ke halaman target dengan anchor text yang sama.

Dalam beberapa kasus, Google Bombing juga diterapkan dalam kasus pencarian gambar, dengan cara melakukan optimasi berlebihan terhadap sebuah gambar dengan keyword tertentu.

Istilah Google Bombing pada mulanya dikemukakan oleh Adam Mathes pada tahun 2001. Beliau menjelaskan secara detail bagaimana cara merekrut seorang blogger untuk membuat link ke situs temannya dengan kata kunci. Di sinilah istilah Google Bombing tercipta dan eksis hingga sekarang.

Cara Kerja Google Bombing

Secara garis besar, Google Bombing merupakan sebuah praktik penggunaan tautan atau link building yang dilakukan secara masif dan terkesan berlebihan. Maka dari itu, teknik SEO yang satu ini masuk dalam daftar Black Hat SEO.

Pada saat menentukan ranking suatu website, Google akan dibantu oleh algoritma PageRank. Algoritma ini berfungsi untuk menentukan peringkat suatu website dalam hasil pencarian dengan urutan relevansi berdasarkan tautan masuk yang dikombinasikan dengan banyak faktor lainnya.

Google Bombing adalah suatu upaya untuk memanipulasi algoritma PageRank. Banyak webmaster yang menautkan anchor text ke halaman target dengan kata kunci tertentu.

Hal ini dilakukan karena Google cenderung menganggap bahwa anchor text selalu mencerminkan konteks dari suatu halaman website. Dengan demikian, mesin pencari akan memberikan peringkat yang baik bagi website tersebut.

Bedanya, dalam kasus Bombing, kata kunci yang ditautkan tidak relevan dengan halaman yang telah diberi peringkat.

Semakin banyak backlink yang diterima suatu website, semakin besar pula kemungkinan website tersebut menempati peringkat teratas SERP. Dalam kasus ini, Anda perlu memahami bahwa backlink yang baik adalah tautan yang berasal dari sebuah situs dengan kredibilitas yang baik.

Ketika membuat anchor text pada konten Anda, sebaiknya lakukanlah optimasi secukupnya dengan menata letak anchor text tidak berdekatan. Selain itu, batasilah penggunaan anchor text sekitar 1-3 anchor text saja di setiap paragrafnya.

Kelebihan Google Bombing

Manfaat utama dari praktik Black Hat SEO yang satu ini adalah meningkatkan ranking sebuah website untuk kata kunci tertentu.

Karena menempati peringkat atas, tentu saja hal ini membuat website tersebut lebih mudah untuk mendapatkan trafik dari pengguna. Selain itu, Google Bomb juga mampu memaksimalkan promosi sebuah merek, produk, atau layanan.

Meskipun demikian, upaya manipulasi pada praktik Google Bomb ini sangat tidak disarankan. Anda dapat berfokus pada teknik White Hat SEO untuk memaksimalkan strategi digital marketing bagi website Anda.

Respon Google Terhadap Praktik Google Bombing

Seperti yang telah Anda ketahui, Google tidak menyukai website yang memanipulasinya hanya demi mendapatkan peringkat yang tinggi. Akibatnya, Google memberikan serangkaian penalti untuk situs-situs yang menggunakan praktik curang untuk mendapatkan posisi teratas SERP. 

Worst case-nya, situs yang mendapatkan penalti akan kehilangan visibilitas dan trafik dari Google. Hal ini disebabkan karena Google memiliki algoritma yang mampu mengidentifikasi teknik manipulatif dari setiap website. 

Apabila hal ini terjadi, maka proses marketing yang telah disusun untuk website Anda akan terhambat. Sebab, menggunakan Google Bombing untuk mendapatkan ranking SERP sama halnya dengan mempertaruhkan reputasi dari produk atau layanan yang sedang dipasarkan.

Blog Card

Firda Amalia Mahmud

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Lihat Istilah Lain

All
( 0 dari 0 istilah )
Tidak ada istilah SEO yang ditemukan.

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media