Dalam dunia pemasaran terdapat konsep dengan nama marketing funnel. Pada dasarnya, funnel ini merupakan sebuah alat untuk membuat representasi visual dari perjalanan pelanggan dalam mengambil keputusan pembelian.
Marketing funnel adalah strategi pemasaran yang berfungsi sebagai panduan bagi perusahaan untuk memahami pelanggan berinteraksi dengan bisnis mereka.
Dalam strategi ini, terdapat beberapa tahapan, mulai dari top of the funnel marketing (ToFu), middle of the funnel marketing (MoFu), dan bottom of the funnel marketing (BoFu).
Perusahaan membutuhkan strategi pemasaran yang tepat pada setiap tahapannya. Hal ini akan bisa membantu leads untuk melewati tiap tahapan dan mengubahnya menjadi sales.
Setelah mengetahui apa itu marketing funnel, Anda perlu memahami manfaatnya bagi bisnis. Konsep ini memiliki manfaat yang signifikan bagi bisnis dalam berbagai aspek. Berikut ini beberapa di antaranya:
Marketing funnel adalah konsep yang dapat memberikan gambaran lebih jelas untuk mengatur taktik pemasaran dan mengarahkan leads.
Dari sana, perusahaan bisa mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan konversi, mengembangkan strategi pemasaran, dan memperluas pangsa pasar. Kondisi tersebut berpeluang untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke arah yang lebih strategis.
Pada setiap tahapan strategi marketing funnel dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Salah satunya melalui konten.
Perusahaan dapat membuat konten yang solutif, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan serta keinginan pelanggan. Hal ini bisa memperkuat hubungan dengan pelanggan. Dengan begitu, loyalitas pelanggan dapat meningkat, ulasan positif akan lebih banyak, dan reputasi brand akan semakin membaik di pasar.
Strategi marketing funnel membantu menguasai siklus pembelian dengan memahami kebutuhan, keinginan, dan motivasi pelanggan di setiap tahapan.
Konsep ini akan memetakan perjalanan pelanggan, sehingga perusahaan dapat menyusun strategi yang sesuai untuk memengaruhi keputusan pembelian. Dengan demikian, leads akan lebih mudah dikonversi menjadi sales.
Mengetahui apa itu marketing funnel dan manfaatnya saja tidak cukup. Anda perlu memahami tahapannya. Jadi, konsep ini terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu top of the funnel marketing (ToFu), middle of the funnel marketing (MoFu), dan bottom of the funnel marketing (BoFu). Setiap tahapan memiliki tujuan dan strategi pemasaran yang berbeda-beda.
Berikut adalah penjelasan tentang masing-masing tahapannya:
Apa itu marketing funnel bagian atas? Top of the funnel marketing atau biasa dikenal dengan ToFu ini ini memiliki tujuan untuk menarik perhatian pelanggan dan menciptakan brand awareness terhadap brand atau produk.
Langkah pertama pada tahap ini adalah menentukan target audiens. Target audiens bisa mencakup jenis kelamin, rentang usia, kota, negara, minat, dan bahasa yang digunakan.
Tugas selanjutnya adalah meningkatkan brand awareness di mata target audiens. Terdapat beberapa strategi pemasaran yang umum digunakan untuk melakukannya:
Setelah melalui top of the funnel marketing (ToFu), tahukah Anda apa itu marketing funnel bagian tengah? Ini merupakan tahap di mana calon pelanggan sudah mengidentifikasi masalah yang dihadapi dan ingin mencari solusinya.
Pada tahapan ini, calon pelanggan perlu diedukasi mengenai produk yang dijual. Jelaskan masalah apa yang bisa diselesaikan dengan produk yang ditawarkan serta USP (unique selling point) dan keunggulannya dibandingkan dengan kompetitor.
Terdapat beberapa cara agar calon pelanggan bisa dikonversi menjadi leads dengan lebih muda.
Caranya bisa dengan membagikan panduan cara, studi kasus, ikhtisar produk, dan ulasan melalui platform pemasaran yang digunakan.
Cara tersebut selain dapat mengkonversi menjadi leads, juga bisa membangun kepercayaan dan kredibilitas produk.
Tahapan terakhir adalah bottom of the funnel marketing (BoFu). Apa itu marketing funnel bagian bawah?
Di sini, calon pelanggan telah menunjukkan minat yang serius terhadap produk atau layanan yang ditawarkan dan siap untuk melakukan pembelian. Fokus pada tahap ini adalah konversi.
Salah satu cara strategi pemasaran yang bisa dilakukan di tahap ini adalah SEO. Melalui SEO, website dapat tampil di peringkat teratas pada SERP. Dengan begitu, kesempatan dikunjungi oleh leads lebih besar.
Agar leads bisa melakukan pembelian, maka landing page harus mempunyai kualitas yang mumpuni.
Website juga patut memiliki kecepatan loading yang cepat, mobile friendly, dan user interface yang mudah dipahami.
Dengan begitu, user experience dapat optimal, sehingga pengguna memudahkan aktivitas pembelian.
Namun, perjalanan pelanggan tidak boleh berakhir setelah mereka melakukan pembelian. Perusahaan harus melakukan mendorong mereka ke tahap loyalitas dan advokasi. Kondisi ini membutuhkan hubungan yang berkelanjutan dengan agar mereka membeli produk lagi.
Apabila pelanggan sudah berada tahap ini, mereka bukan hanya membeli produk, namun bisa saja merekomendasikannya kepada orang lain. Kondisi tersebut dapat menciptakan siklus penjualan yang berkelanjutan.
cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami