Localhost adalah server lokal yang menampung berbagai data atau informasi agar sebuah program di website maupun aplikasi bisa berjalan dengan optimal.
Secara sederhana, server ini merujuk pada "rumah" atau "lokasi" tempat komputer berada. Melalui localhost, Anda dapat mengakses server website atau aplikasi yang berjalan di komputer tanpa bantuan internet.
Namun, perlu diingat bahwa untuk memperoleh aset dari thirdy party yang tidak tersedia di folder aplikasi, seperti aset css atau js yang menggunakan cdn, jaringan internet tetap dibutuhkan.
Di samping itu, penggunaan localhost juga bisa membantu mengembangkandan menguji website atau server secara lokal tanpa perlu mengunggahnya ke server atau hosting.
Selain mengetahui apa itu localhost, Anda harus memahami loopback IP 127.0.0.1. Hal ini perlu Anda lakukan karena kedua hal tersebut saling berhubungan.
Loopback IP 127.0.0.1 sendiri adalah alamat IP khusus yang digunakan untuk merujuk pada komputer lokal itu dalam jaringan TCP/IP.
Ketika Anda menggunakan localhost, browser atau aplikasi akan merujuk pada alamat IP tersebut untuk berkomunikasi dengan server di lokal komputer.
Loopback IP 127.0.0.1 diimplementasikan sepenuhnya dalam perangkat lunak jaringan sistem operasi dan tidak meneruskan paket ke pengontrol antarmuka jaringan.
Hal ini memungkinkan komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri tanpa melibatkan jaringan eksternal atau perangkat lain.
Terlebih lagi, keberadaan loopback IP 127.0.0.1 mendatangkan banyak manfaat, meliputi:
Setelah mengetahui apa itu localhost dan hubungannya dengan loopback IP 127.0.0.1, Anda perlu memahami fungsinya dalam lingkup pengembangan dan pengujian website, aplikasi, serta jaringan.
Berikut adalah penjelasan lengkapnya:
Localhost dapat digunakan untuk menguji website dan aplikasi secara lokal sebelum dipublikasikan ke server atau internet.
Pengujian bisa dilakukan melalui beberapa software web server yang cukup sering digunakan, seperti Apache XAMPP, Laragon, WAMP Server atau LiteSpeed.
Dengan cara tersebut, Anda dapat melihat perubahan dan memastikan seluruh fitur pada website atau aplikasi mampu berjalan dengan baik.
Selain dapat menguji website dan aplikasi, localhost mempunyai kemampuan untuk memeriksa jaringan dan mengukur kecepatan website.
Tindakan ini wajib dilakukan pada website atau aplikasi, khususnya sebelum dipublikasikan ke server untuk mendeteksi masalah atau bottleneck yang terjadi.
Dengan menggunakan alamat "http://localhost", Anda dapat mengamati performa website atau aplikasi di komputer lokal.
Keberadan website yang buruk bisa meningkatkan potensi risiko keamanan. Oleh karena itu, Anda harus segera memblokir jenis website ini.
Localhost dapat membantu Anda melakukan tindakan tersebut. Anda hanya perlu menambahkan entri pada file hosts di sistem operasi untuk mengarahkan domain yang tidak diinginkan ke loopback IP 127.0.0.1.
Mengetahui apa itu localhost saja tidak cukup. Anda perlu memahami jenis-jenisnya yang bisa mengelola server website serta database secara lokal di komputer pengguna.
Berikut penjelasan beberapa diantaranya:
Apa itu localhost XAMPP? Jenis ini merupakan software yang menyediakan Apache, MySQL, dan PHP sebagai server website, database server, serta bahasa pemrogramannya.
Dibandingkan dengan jenis yang lain, XAMPP adalah localhost yang paling populer dan banyak digunakan.
Hal ini bisa terjadi karena jenis localhost ini didesain mudah digunakan dan dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, mulai dari Windows, macOS, hingga Linux.
Di samping itu, XAMPP juga masih memiliki beberapa kelebihan lainnya, seperti:
Selain XAMPP, tahukah Anda apa itu localhost AMPPS? Software ini mirip dengan XAMPP, namun AMPPS menyertakan beberapa tambahan fitur menarik, seperti support MongoDB, Softaculous, serta berbagai bahasa pemrograman lain, seperti Python dan Ruby.
AMPPS juga dikenal dengan user interface yang mudah digunakan untuk mengelola server dan aplikasi secara lokal.
Terakhir, tahukah Anda mengenai apa itu localhost WampServer? Seperti namanya, WampServer adalah localhost yang secara khusus dikembangkan untuk sistem operasi Windows.
Jenis localhost ini memungkinkan Anda untuk menggunakan Apache, MySQL, PHP, dan OpenSSL.
Dari sini, WampServer dapat membantu Anda untuk menguji website serta aplikasi berbasis pada sistem operasi Windows.
Risca Fadillah
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami