Pembaruan Google Attribution Model Google Ads dan GA4

Pembaruan Google Attribution Model Google Ads dan GA4 dapat memengaruhi insights bisnis dan berkurangnya informasi yang bisa diolah oleh tim marketing.
Dipublikasikan Jul 12, 2023 08:07
Pokok Bahasan
-
Perubahan Google attribution model di Google Ads dan Google Analytics 4
-
Alasan Google menghilangkan empat komponen dari Google Attribution Model
-
Langkah utama tim marketing agar tidak kehilangan insights penting dari perubahan Google Attribution Model pada Google Ads dan Google Analytics 4.
Berdasarkan product manager Google Attribution Model, hilangnya 97% pada aktivitas Attribution model google ads menjadi penyebab Google attribution model tersebut dihentikan secara bertahap dimulai pada pertengahan Juli 2023. Namun, Anda masih bisa menggunakannya hingga September 2023.
Google Attribution Model yang akan hilang meliputi klik pertama, klik linier, klik peluruhan waktu, dan klik berbasis posisi. Akibat kebijakan ini, hilangnya data tersebut akan memengaruhi insights bisnis dan berkurangnya informasi yang bisa diolah oleh tim marketing.
Untuk mengetahui lebih dalam mengenai alasan perubahan yang terjadi, bagaimana perubahannya berlangsung, dan apa pengaruhnya terhadap tim marketing, kami menyarankan Anda membaca artikel ini sampai akhir.
Apa itu Google Attribution Model?
Sebelum membahas lebih jauh mengenai proses perubahan Google Attribution Model, Anda perlu mengetahui bahwa melalui Google Ads Attribution, pengguna mampu mengontrol lebih banyak jumlah kredit yang didapatkan setiap kali berinteraksi dengan iklan untuk konversi pengguna.
Keunggulan tersebut memberikan insights yang penting untuk Anda yaitu:
- Mampu menjangkau pelanggan lebih awal pada siklus pembelian. Anda dapat menemukan peluang untuk memengaruhi pelanggan ketika mereka berada di jalur menuju konversi.
- Menyesuaikan Bisnis Anda. Anda dapat menggunakan model tepat berdasarkan cara orang menelusuri layanan atau barang yang Anda tawarkan.
- Meningkatkan penawaran Anda. Anda dapat mengoptimalkan penawaran Anda berdasarkan tren terbaik dari kinerja iklan.
Google Attribution Model terdiri dari beberapa komponen meliputi klik terakhir, klik pertama, klik linier, klik peluruhan waktu, klik berbasis posisi, dan klik berbasis data. Secara lengkap, Anda dapat menyimaknya dibawah ini:
- Klik Terakhir: Klik ini dapat memberikan setiap kredit untuk konversi ke iklan yang diklik paling terakhir berdasarkan kata kunci yang sesuai.
- Klik Pertama: Klik ini memberikan setiap kredit untuk konversi ke iklan yang diklik pertama kali berdasarkan kata kunci yang bersesuaian.
- Klik Linier: Melalui klik ini, kredit dapat disebarkan untuk konversi dengan merata ke seluruh interaksi iklan pada flow menuju konversi.
- Klik Peluruhan Waktu: Melalui klik ini, kredit yang lebih banyak diberikan untuk interaksi iklan yang lebih dahulu atau lebih lama sebelum melakukan konversi. Misalnya, interaksi iklan 8 hari sebelum konversi mendapatkan setengah kredit dari interaksi iklan 1 hari sebelum konversi.
- Klik Berbasis Posisi: Klik ini memberikan kredit tertinggi untuk interaksi iklan pertama dan interaksi iklan terakhir berdasarkan kata kunci yang sesuai pada jalur konversi.
- Klik Berbasis Data: Klik ini menyebarkan kredit untuk konversi berdasarkan data yang diperoleh. Dibandingkan model lain, model ini menggunakan data akun masing-masing pengguna untuk menghitung kontribusi setiap interaksi pada jalur konversi.
Mengapa Google Attribution Model Dihilangkan?
Google Attribution Model berbasis aturan akan dihilangkan oleh Google. Padahal, empat Google Attribution Model pada Google Ads dan Google Analytics 4 akan memengaruhi kekayaan informasi yang akan didapatkan oleh tim marketing.
Penghentian Google Analytics Attribution Model ini akan berlangsung secara bertahap mulai Juni 2023. Google memutuskan untuk menghentikan empat Google Attribution Model disebabkan oleh hilangnya 97% lebih aktivitas yang menggunakan model tersebut atau semakin menurunnya penggunaan Google Attribution Model.
Sebagai pengganti model tersebut, Google Ads menjadikan Attribution Model Google Ads berbasis data sebagai model default dalam konversi web.
Attribution model google ads berbasis data menerapkan teknologi Artificial Intelligence pada Google untuk mempelajari dampak setiap poin pada konversi. Hasilnya, Google Attribution Model akan memiliki kinerja lebih baik melalui penawaran otomatis untuk meningkatkan performa.
Anda tidak perlu khawatir, pasalnya Google Attribution Model berdasarkan data, klik terakhir, dan atribusi eksternal tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini di Google Ads maupun Google Analytics 4.
Perbedaan antara Google Attribution Model berdasarkan data dan klik terakhir di Google Ads dan Google Analytics 4 adalah Google Attribution Model berdasarkan data memberikan kredit untuk konversi berdasarkan bagaimana orang terlibat dengan iklan-iklan yang Anda buat sehingga memutuskan menjadi pelanggan.
Sedangkan Google Attribution Model klik terakhir memberikan setiap kredit untuk konversi ke iklan terakhir yang berinteraksi dengan pelanggan. Komponen ini tidak mempedulikan interaksi iklan lain yang bisa saja dialami oleh pelanggan.
Bagaimana Proses Perubahan Berlangsung?
Proses penghilangan Google Attribution Model dilakukan secara bertahap hingga permanen. Tahapan tersebut meliputi:
- Juni 2023 – Google akan menghilangkan kemampuan untuk memilih model klik pertama, klik linier, klik peluruhan waktu, dan klik Google Attribution Model berbasis posisi untuk tindakan konversi di Google Ads yang belum memakai salah satu model tersebut.
- Juli 2023 – Pengguna dapat melihat bahwa Google Attribution Model ini menghilang di Google Ads dan Google Analytics 4.
- September 2023 – Google akan melakukan pengalihan setiap kegiatan konversi yang masih memakai model ini ke Google Attribution Model berdasarkan data. Namun, jika Anda tidak ingin Google mengalihkannya ke Google Attribution Model berdasarkan data, Anda hanya dapat menggunakan model klik terakhir sebagai penggantinya.
- Mulai September 2023 – Google akan menghapus laporan di semua Google Ads termasuk Halaman Ringkasan dan Laporan Perbandingan Model dalam tab Atribusi.
Apa yang Harus Anda Lakukan?
Google Attribution Model berdasarkan data dapat merepresentasikan alur konversi pelanggan lebih akurat, namun model tersebut berkemungkinan menjadi lebih kompleks serta memerlukan lebih banyak data agar dapat berjalan efektif.
Google Attribution Model klik terakhir lebih mudah dipahami dan digunakan dibandingkan Google Analytics Attribution Model berdasarkan data. Sayangnya, model ini tidak seakurat atribusi berdasarkan data dalam merefleksikan keputusan pelanggan untuk melakukan konversi.
Google Attribution Model berdasarkan data sangat penting dalam mengambil keputusan investasi bagi bisnis Anda. Pasalnya, jika tidak berdasarkan data, Anda berpeluang melakukan investasi ditempat yang tidak tepat.
Fenomena ini menjadi problematika bagi pengguna karena Anda mungkin menampilkan iklan pada titik yang tidak tepat sehingga konversi Anda lebih rendah bagi pengiklan.
Tidak hanya bermasalah bagi pengguna, Google juga menganggapnya sebagai masalah karena harus memastikan pengiklan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pasalnya, setiap klik, Google akan dibayar! Jadi, mereka sangat membutuhkan keberlanjutan klik pada iklan.
Perhatikan hal ini, jika Anda menggunakan salah satu model berbasis aturan yang akan dihentikan oleh Google, Anda harus segera berpindah ke Google Attribution Model berdasarkan data. Anda dapat melakukannya dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Masuk ke akun Google Ads Anda.
- Pada pojok kanan atas, klik ikon tools, lalu di bagian “Pengukuran”, klik Konversi.

- Klik nama tindakan konversi yang ingin Anda perbarui, kemudian klik Edit setelan.

- Klik Google Attribution Model.
- Pilih Data-driven dari menu drop-down dan simpan perubahan Anda.

Beralih ke Google Attribution Model berdasarkan data dapat memberikan insights yang lebih luas dan akurat. Anda dapat menggunakan Google Attribution Model berdasarkan data dengan Google Analytics 4 untuk memperoleh ringkasan performa pemasaran di semua channels dan platform.
Pastikan Anda sudah beralih ke Google Attribution Model berdasarkan data sebelum akhir Juli 2023 agar dapat beradaptasi lebih awal dengan pembaruan ini. Raih kesuksesan bisnis Anda dengan eksplorasi data yang mendalam bersama cmlabs.
Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.
- Support Google: “About attribution models”, https://support.google.com/google-ads/answer/6259715?hl=en
- Google to sunset 4 attribution models in Ads and Analytics, https://searchengineland.com/google-sunsets-attribution-models-395297
- Updates To Attribution Models in Google Ads & Google Analytics 4, https://searchenginehubbub.com/google/google-attribution-model-updates/

cmlabs
Tulisan lainnya dari cmlabs
Apa itu SEO? Definisi, Jenis, Cara Kerja, dan Manfaatnya
Mon 09 Dec 2024, 11:16am GMT + 7Google Bard: Definisi, Fitur, dan Cara Mudah Menggunakannya
Mon 09 Dec 2024, 09:53am GMT + 7Apa Itu CTR (Click-Through Rate)? Fungsi dan Cara Optimasi
Mon 09 Dec 2024, 09:47am GMT + 7Apa Itu Keyword? Pengertian, Contoh, dan Tips Memilihnya
Mon 09 Dec 2024, 08:38am GMT + 7Update berita SEO dari seluruh dunia di cmlabs News untuk wawasan SEO sehari-hari Anda
Selain AI dalam versi desktop, mesin telusur Bing menambahkan update pada penelusuran mobile dengan memasangkan AI. Berikut ulasannya
Google secara konstan memperbarui sistem perankingan untuk meningkatkan relevansi hasil pencarian. Pada halaman resmi blog Google bulan Mei juga menjelaskan tentang News Topic Authority yang berfokus pada website berita. Berikut ulasannya.
Update Google Review System pada April 2023 lalu memperluas cara Google mengevaluasi konten yang berisi ulasan. Apa isinya dan dampaknya untuk SEO?
TULISKAN KOMENTAR ANDA
Anda harus masuk untuk berkomentar
Semua komentar (0)
Diurutkan Berdasarkan