Ubah cara anda menerima wawasan melalui tool dan analytics
Mempelajari risiko yang sedang berlangsung dalam keyword
Pemantauan dan prioritas khusus market/niche
Deteksi dini anomali SERP Google
Beranda Blog Content Writing - Panduan &...
JUN 10, 2020
|
7 min read
|

Content Writing - Panduan & Cara Buat Artikel SEO

Ditulis oleh Ilman Akbar
JUN 10, 2020
|
7 min read
Ditulis oleh
Ilman Akbar


Terakhir diperbarui: Apr 12, 2021

Tuntutan digitalisasi membuat pekerjaan menulis semakin dibutuhkan startup dan berbagai lembaga pemerintah. Bukan soal belajar bagaimana cara membuat artikel yang benar. Lebih jauh dari pada tentang panduan membuat artikel dan belajar tentang SEO.

Pekerjaan ini menuntut kita memiliki pengetahuan yang mendalam, sehingga mampu membantu target pembaca sampai pada pesan yang ingin disampaikan dan tulisan tersebut mampu menjawab pertanyaan pembaca.

Bahkan, seorang penulis dituntut untuk memahami berbagai persona calon pembaca sehingga memiliki perencanaan konten yang terukur dan target pembaca yang tepat.

Pertanyaan umum yang diajukan ke kami (dari calon intern dan full-time employee).

  1. Saya belum pernah menulis, tapi saya ingin menjadi penulis. Saya harus mulai dari mana?
  2. Agar saya lebih cepat belajar menulis, saya harus mulai dari topik apa?
  3. Berapa panjang artikel yang saya butuhkan untuk sebuah artikel yang layak?
  4. Bagaimana SEO menjadi penting dalam pekerjaan content writing?
  5. Tulisan seperti apa yang mendatangkan trafik secara organik ke blog saya?
  6. Tools apa saja yang harus saya pelajari untuk membantu aktivitas saya sebagai penulis?

Akan saya buat lebih mudah. Saya akan fokus pada pertanyaan di atas, termasuk topik-topik yang berkaitan dan relevan untuk mendukung jawaban utama.

Pertanyaan 1 - Saya harus mulai dari mana?

Cara yang paling mudah yaitu dengan menulis konten dari topik-topik yang dikuasai. Misalnya:

1.1 Saya paham dengan baik tentang membuat website menggunakan bahasa pemrograman PHP.

1.2 Saya suka menanam bunga dirumah, dan hari ini saya memiliki lebih dari 100 koleksi tanaman dari berbagai wilayah di Indonesia.

1.3 Orang tua saya suka memasak kue, dan saya suka punya hobi yang sama.

1.4 Saya adalah ahli pada bidang arsitek, saya mendapatkan IPK 3.8 dari kampus ternama di Singapura.

1.5 Saya adalah pemenang kompetisi DOTA II berturut-turut untuk 2019 dan 2020.

Saya akan membuat simulasi dari dua pertanyaan di atas. Ini akan mengantarkan kamu lebih dalam untuk memahami tujuan menulis. Kita akan masuk lebih jauh untuk mengetahui bagaimana cara buat konten SEO yang baik dan berkualitas.

Saya harapkan, kamu bisa membuat solusi untuk pertanyaan lainnya melalui kedua pembahasan tersebut. Namun jika kamu perlu jawaban dari saya, silakan tanyakan di kolom komentar cmlabs blog, pada bagian bawah artikel ini.

Saya tertarik dengan pernyataan 1.2 dan 1.5, maka berikut ini simulasi dan penjabarannya:

 

1.2 Saya suka menanam bunga dirumah, dan hari ini saya memiliki lebih dari 100 koleksi tanaman dari berbagai wilayah di Indonesia

Hal paling penting yang harus dipahami oleh seorang penulis atau content writer adalah pemahaman mendalam terkait satu topik. Pada pernyataan 1.2, kamu telah memenuhi syarat tersebut. Sehingga tahap berikutnya akan lebih mudah.

  1. Silakan buat blog;
  2. Mulai menuliskan daftar tanaman yang sudah berhasil tumbuh dengan baik;
  3. Cek SERP Google untuk cek tulisan yang sudah rilis; (belajar dari tulisan orang lain)
  4. Bagikan kepada teman-teman di grup whatsapp dan facebook/twitter/instagram;
  5. Konsisten menulis;

Lima fase di atas merupakan simulasi paling sederhana untuk menjawab pertanyaan pertama ini “harus mulai dari mana?”.

 

1.5 Saya adalah pemenang kompetisi DOTA II berturut-turut untuk 2019 dan 2020

Pada pernyataan 1.5, ini akan lebih menarik. Saat ini posisi kamu adalah ahli dan pemenang kompetisi. Maka spesifikasi pada pernyataan 1.5 ini lebih baik lagi. Kamu akan lebih mudah membuat tulisan dan mendapatkan pembaca. Karena nama kamu sudah berhasil masuk dan menjadi pemenang dalam sebuah kompetisi. Dengan sendirinya, nama kamu akan menjadi populer di kalangan pecinta games (dalam komunitas yang sama).

Bekal yang lebih baik, dan fase berikutnya akan lebih mudah bagi kamu untuk memulai menulis. Bagikan tips dan trik bagaimana bermain games DOTA II. Apa saja items yang harus dibeli pada fase awal permainan, sehingga kita punya uang yang cukup untuk disimpan dan membeli items ketika masuk pada level yang lebih sulit.

Lalu bagikan video simulasi saat kamu bermain games. Unggah ke YouTube dan embed ke dalam website kamu. Dalam waktu yang singkat, kamu akan mendapatkan kunjungan yang kamu harapkan. Bahkan kunjungan tersebut secara organik.

Lebih menarik bukan? Ini tidak hanya soal apa itu konten dan bagaimana cara buat konten artikel dengan pendekatan tertentu. Pada bahasa topik pertama ini, kami mengantarkan kamu memahami lebih dalam tentang definisi dan tujuan konten itu sendiri. Mari masuk ke pertanyaan yang lebih menarik.

Pertanyaan 2 - Topik apa yang mudah?

Pada pembahasan ini, sedikitnya sudah dijawab melalui simulasi pada pertanyaan pertama. Topik yang paling mudah adalah bidang yang saat ini kamu kuasai dengan baik. Lebih lagi jika kamu berhasil membuktikan bahwa kamu memang menjadi salah satu yang terbaik dibidang tersebut, seperti halnya simulai 1.5 pada bahasan topik pertama. Lalu apakah cukup demikian?

Pada pertanyaan kedua, kita akan masuk ke pembahasan yang lebih jauh dari bahasan tentang content writing. Kita akan belajar menemukan topik yang mudah, dari sudut pandang demand atau pencarian di search engine Google.

  • Apakah kamu sering pergi keluar kota?
  • Apakah kamu cari tempat oleh-oleh saat diluar kota?
  • Apakah kamu sulit menemukan daftar tempat makan terbaik di kota tersebut?
  • Apakah kamu sulit menemukan tempat wisata terbaik di kota tersebut?
  • Apakah kamu menemukan tempat unik lainnya?

Lima pertanyaan di atas, umum di cari di Google. Tepat sekali, itu juga pertanyaan kamu saat ini. Maka setidaknya pertanyaan itu akan selalu ada ketika seseorang saat pergi keluar kota. Maka apa langkah berikutnya?

Mudah, maka langkah berikutnya adalah membuat tulisan untuk menjawab lima pertanyaan di atas. Menggunakan skenario yang sama pada simulasi pertanyaan pertama, pada bahasan 1.2 (yakni tentang tanaman bunga).

Pertanyaan satu dan dua menjadi kunci penting untuk topik content writing. Kembali lagi saya ingatkan, jika seorang penulis harus paham dengan baik, bahkan lebih dalam pada sebuah topik. Karena topik tersebut juga mungkin merupakan hobi atau minat orang lain, maka setidaknya kamu membuat konten yang relevan dan dibutuhkan oleh komunitas yang ada di dalam topik yang kami pahami.

Pertanyaan 3 - Panjang artikel yang layak

Untuk menjawab pertanyaan tiga, saya membutuhkan topik hingga keyword. Namun akan saya buat lebih sederhana, kita mulai dari keyword. Ikuti langkah berikut ini:

  1. Masuk ke mesin telusur Google –> https://www.google.co.id;
  2. Ketikan keyword yang kamu pikirkan –> misalnya: tempat wisata di bandung;
  3. Buka 3 artikel teratas, di SERP; (pelajari tentang SERP)
  4. Hitung berapa banyak tulisan di dalam artikel tersebut dan jumlahkan untuk mendapatkan angka average;
  5. Maka, saat ini kamu mendapatkan jawaban dari pertanyaan ketiga;

Sesuai dengan janji saya, ini adalah cara paling mudah untuk mengetahui berapa panjang artikel, atau jumlah kata yang layak pada sebuah artikel. Lalu mengapa demikiaan? mengapa saya menggunakan simulasi 5 fase di atas?

 

 

Justifikasinya juga sederhana:

  • Google mengharapkan jawaban yang relavan di SERP;
  • Artinya 3 artikel teratas, adalah yang paling relevan (atau yang terbaik dari ribuan artikel lainnya);
  • Maka menirulah dari yang terbaik dan sudah terbukti mendapatkan posisi baik di Google

Contoh hitungan jika:

  • Ranking 1 = 675 kata
  • Ranking 2 = 1120 kata
  • Ranking 3 = 523 kata

Maka cara mengetahui jumlah kata tulisan yang ideal adalah

( 675+1120+523 ) / 3 = 773

Sehingga banyak kata yang ideal setidaknya adalah 773.

 

Pertanyaan 4 - Mengapa SEO penting untuk content writing

Dua hal besar dan berkaitan akan kita bahas pada sub-topik keempat ini. Penting sekali untuk mengerti dengan baik, apa itu SEO? – Ketika sampai pada titik ini, jelas saya anggap kamu sudah melewati dan mengerti definisi konten dan cara buat artikel yang baik. Sebagaimana saya jabarkan pada topik-topik sebelumnya.

Kemudian setelah kamu mengerti lebih dalam tentang SEO marketing, maka berikutnya baca tentang apa itu content writing?

Nah, paragraf ini kita akan bahas kaitannya. Tentang mengapa SEO itu penting untuk content writing, silakan jawab pertanyaan berikut ini:

  1. kamu berharap konten ini dibaca orang atau konsumsi sendiri?
  2. apakah kamu berharap mendapatkan lebih banyak kunjungan dari Google atau dari media sosial?
  3. apakah kamu ingin menjual iklan di website kamu?

Pertanyaan pertama, SEO tidak dibutuhkan untuk content writing apabila blog atau artikel itu untuk catatan pribadi, sehingga tidak ada target untuk dapat di jangkau oleh orang secara publik di internet. Sebaliknya, maka kamu akan butuh SEO.

Pertanyaan kedua, SEO juga tidak dibutuhkan ketika kamu hanya berharap mendapatkan kunjungan dari sosial media seperti facebook, twitter, pinterest, instagram, dan lainnya.

Pertanyaan ketiga, SEO sangat kamu butuhkan ketika kamu mengharapkan kunjungan dalam jumlah yang besar ke dalam website. Sehingga kamu bisa mendapatkan lebih banyak rupiah dari kunjungan online ke dalam blog dan website kamu.

Pertanyaan 5 - Tulisan yang mendapatkan banyak kunjungan

Berkaitan dengan kunjungan, hal paling penting adalah memahami konsep demand / permintaan. Demand yang ada di search engine. Lalu bagaimana kamu mengetahui angka atau demand tersebut?

Untuk sampai di tahap berikutnya, kamu membutuhkan SEO Tools untuk melacak jumlah kunjungan organik di Google. Opsi tools yang bisa kamu gunakan adalah:

  • Google Keyword Planner – Paid (catatan: pada versi gratis, anda hanya bisa melihat range, eg. 100-1000 avg search volume)
  • Ahrefs – Paid
  • Keyword Tool IO – Paid
  • Uber Suggest – Free

Kami menyarankan agar kamu menggunakan Keyword Planner. Karena hingga saat ini hanya Google yang memiliki data lebih baik dan lebih akurat dibandingkan crawler dan aplikasi pihak ketiga lainnya.

Selain itu kamu juga bisa menggunakan Google Trends sebagai pilihan terakhir. Setidaknya, dengan Google Trends kamu bisa mendapatkan grafik demand di Google, meskipun metriks nya berbeda, yakni Interest Over Time.

Pertanyaan 6 - Tools untuk content writing

Saya telah sebutkan Tools untuk SEO dan demand di sub-topik kelima. Berikutnya adalah content writing tool apa saja yang tersedia dan relevan dengan pekerjaan content writer?

Tentu ini kaitan erat sekali dengan cara buat artikel yang terukur. Saya paham jika beberapa tulisan dari sumber artikel yang lain menyebutkan jika konten adalah soal isi dan bahasan yang berkualitas. Namun harus diketahui jika semuanya perlu diukur dengan baik. Tidak terkecuali itu soal cara buat artikel yang kita bahas di konten ini.

Saya kira, hari ini kamu memiliki pilihan tools yang banyak sekali. Mulai gratis hingga berbayar. Namun yang harus menjadi catatan bersama adalah, tools itu untuk membantu aktivitas content writing. Sehingga pikirkan tujuannya, daripada teknologi tools tersebut. Mari masuk ke dalam daftar content writing tool yang kami rekomendasikan, berdasarkan tujuan dan kegunaannya.

  1. Menghitung jumlah kata,
  2. Menghitung keyword density,
  3. Menghitung estimasi waktu baca,
  4. Menghitung jumlah kata, kalimat, hingga paragraf, dan
  5. Mengetahui kesalahan ejaan.
word counter online

Untuk menjawab lima pertanyaan di atas, kamu bisa menggunakan Word Counter, yang saat ini telah tersedia di website cmlabs. Tool pintar ini dapat kamu akses secara gratis. Word Counter di cmlabs juga dapat kamu akses via desktop-web, mobile-web, dan tablet. Bahkan kamu dapat mengakses dengan dua bahasa, EN dan ID.

Baiklah, kita sampai pada penutup artikel tentang tips dan panduan untuk content writing dan kaitannya dengan aktivitas SEO untuk mendapatkan kunjungan secara organik.

Kesimpulan

  • Penting sekali untuk mengerti passion, sehingga menulis akan menjadi aktivitas yang menyenangkan.
  • Ketaui jika cara menulis artikel atau cara buat artikel yang baik itu adalah tentang isi dan kualitas konten, alih-alih hanya memperhatikan aspek SEO.
  • Terus mendalami dan memahami topik yang ditulis, untuk membuat konten yang lebih berkualitas.
  • Mulai dan berani menulis di blog dan website, secara online.
  • Fokus dan konsisten pada satu topik tertentu.
  • Gunakan content writing tools untuk membantu aktivitas menulis kamu, agar lebih terukur dan jelas alur story konten.
  • Terus tingkatkan pengetahuan tentang content writing, copywriting, hingga pekerjaan SEO marketing.

PROFIL PENULIS

KONTRIBUTOR AKTIF DI CMLABS, MULAI 2020

Muhammad Ilman Akbar adalah founder AnakUI Com, hingga seorang profesional marketers dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di berbagai bisnis yang berbeda-beda. Saat artikel ini ditulis, Ilman Akbar belum lama keluar dari salah satu startup unicorn dengan tim SEO paling kuat di Indonesia. Bahkan, Ilman Akbar adalah SEO Lead untuk startup tersebut, yakni Traveloka. Ikuti terus tulisan Ilman Akbar di cmlabs blog.

Bagikan




Disalin ke Clipboard !