Apa Itu Trust Rank?

Trust Rank, atau lebih dikenal dengan TrustRank, merupakan algoritma yang diciptakan untuk menilai website berdasarkan kualitasnya.

Kualitas yang dilihat dari algoritma ini didasarkan pada reputasi dari website itu sendiri, apakah konten yang disajikan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau tidak.

Biasanya website yang berkualitas buruk dinilai sebagai spam oleh algoritma trust rank. Sebaliknya, website dengan kualitas baik adalah yang tidak berisi spam atau nonspam.

Sejarah Singkat Trust Rank

Trust Rank pertama kali diperkenalkan oleh Zoltan Gyongyi dan hector Garcia-Molina dari Universitas Stanford dan Jan Pedersen dari Yahoo! dalam riset yang berjudul “Combating Web Spam with TrustRank” pada tahun 2004.

Algoritma tersebut diciptakan karena PageRank sendiri dinilai tidak cukup untuk mengukur trustworthiness suatu website.

Dengan trust ranksearch engine dapat melihat website yang berkualitas baik dan menghindari website berkualitas rendah.

Cara Kerja Trust Rank

Setelah mengenal sejarah singkat dari algoritma trust rank, Anda perlu mengenali bagaimana cara kerjanya agar dapat mengoptimasi website secara maksimal.

Secara garis besar, TrustRank bekerja untuk menentukan seberapa kuat suatu website dilihat dari tautan yang dimilikinya.

Sebagai contoh, website A memiliki tautan dari website seed. Itu berarti website tersebut hanya berjarak satu tautan dari website seed.

Di sisi lain, website B memiliki tautan dari website A yang mengarah ke website seed. Jika dibandingkan, website A jelas lebih kuat daripada website B.

Dapat disimpulkan dari skenario tersebut bahwa semakin dekat jarak ke website seed, maka semakin tinggi nilai kepercayaan yang didapatkan suatu website.

Mendapatkan tautan dari sumber dengan otoritas tinggi, seperti Wikipedia, dapat memberikan website Anda rating yang tinggi dari search engine.

Cara Optimasi Website Berdasarkan Trust Rank

Seperti halnya dengan PageRank, TrustRank sendiri merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan oleh search engine dalam menentukan ranking website di SERP.

Maka dari itu, nilainya perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kekuatan website. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimasi website berdasarkan algoritma tersebut:

1. Memperbanyak Backlink Berkualitas

Salah satu cara mengoptimalkan performa website adalah memperbanyak backlink berkualitas dari website dengan Domain Authority yang tinggi.

Namun jika backlink berasal dari website berotoritas rendah dan tidak relevan dengan niche brand, maka search engine akan menilai website Anda sebagai nonspam atau berkualitas buruk.

Untuk mendapatkan backlink berkualitas, Anda dapat menggunakan jasa Media Buying dari cmlabs yang dapat menghubungkan website Anda dengan media nasional dan blogger yang relevan.

2. Menghindari Topik Kontroversial

Di sisi lain, Anda pun perlu menghindari topik-topik kontroversial yang dapat menurunkan nilai kepercayaan website.

Sebagai contoh, Anda perlu menghindari konten seputar pornografi dan perjudian yang dinilai buruk oleh search engine.

Topik-topik ini perlu dihindari dari sisi content production maupun backlink yang didapat dari website lain.

3. Mengecek Usia Domain

Keberadaan website Anda menentukan seberapa besar search engine dapat menempatkan kepercayaan mereka.

Semakin tua usia website, maka search engine pun akan menilai bahwa website tersebut dapat dipercaya dilihat dari komitmennya.

Sebaliknya, website yang berusia muda akan lebih mudah pergi atau hilang karena dinilai masih belum memiliki rekam jejak yang membuktikan otoritasnya.

4. Melengkapi Informasi Website

Agar website Anda lebih terpercaya, maka informasi perlu dilengkapi supaya pengguna juga dapat mendapatkan data yang akurat tentang bisnis atau brand Anda.

Di sini, Anda dapat menambahkan informasi pada halaman Tentang Kami. Pastikan untuk melengkapi kontak yang dapat dihubungi dan alamat fisik bisnis jika tersedia.

Tidak hanya pengguna web yang dapat menggunakan informasi ini, search engine pun juga dapat menilai website Anda dapat dipercaya.

Website yang memberikan informasi nyata akan lebih dipercaya oleh search engine karena terbukti bahwa pengelola website bukanlah robot, tetapi manusia.

5. Menggunakan HTTPS

Untuk membuktikan kevalidan website Anda, pastikan untuk menggunakan HTTPS. Sertifikat keamanan ini dapat membuktikan kepercayaan Anda kepada search engine.

Beberapa website yang masih menggunakan HTTP sudah ditandai sebagai website yang tidak aman oleh Google sejak tahun 2017.

Maka dari itu, Anda perlu menggunakan HTTPS agar website Anda tidak memiliki nilai TrustRank yang rendah.

Blog Card

Firda Amalia Mahmud

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Lihat Istilah Lain

All
( 0 dari 0 istilah )
Tidak ada istilah SEO yang ditemukan.

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media