Pengertian W3C

W3C adalah singkatan dari World Wide Web Consortium. Pengertian W3C yaitu sebuah organisasi internasional yang menciptakan standar protokol dan panduan format web global demi meningkatkan kualitas website yang ada di seluruh dunia.

Sejarah Singkat W3C

W3C adalah organisasi yang didirikan pada Oktober 1994 oleh Tim Berners-Lee, penemu dari World Wide Web, di Laboratorium Ilmu Komputer Massachusetts Institute of Technology (MIT). Tim Berners-Lee berkolaborasi dengan European Organization for Nuclear Research, Defense Advanced Research Projects Agency dan European Commission untuk mendirikan W3C.

Cabang kedua W3C didirikan pada tahun 1995 di the French Institute for Research in Computer Science and Automation (INRIA) sebagai tuan rumah wilayah Eropa. Tahun berikutnya, cabang ketiga didirikan di Keio University, Jepang. Pada tahun 1997, W3C mulai menyebarkan kantor regionalnya di seluruh dunia seperti Australia, Brazil, China, Jerman, India dan Swedia.

Beberapa kebijakan yang ditetapkan oleh W3C, antara lain penetapan HTML dan CSS sebagai standar website pada tahun 1996 serta penambahan XML sebagai standar yang disetujui pada tahun 1998.

Struktur Organisasi W3C

Para anggota W3C adalah orang-orang yang berasal dari berbagai latar belakang industri IT dan jumlahnya mencapai ribuan. W3C tidak memiliki struktur organisasi tradisional atau kantor fisik utama, namun organisasi ini dipimpin oleh direktur dan CEO. Tim Berners-Lee berperan sebagai direktur dan Dr. Jeff Jaffe berperan sebagai CEO.

Berikut adalah berbagai jajaran yang ada di W3C beserta fungsinya:

  • Komite Penasihat bertugas meninjau peran dalam proses W3C dan memilih Dewan Penasehat dan Kelompok Arsitektur Teknis. Anggota dari Komite Penasihat terdiri dari perwakilan setiap anggota W3C.
  • Dewan Penasihat bertindak sebagai badan yang memberikan konsultasi.
  • Technical Architecture Group yang bertugas untuk mendokumentasikan prinsip-prinsip baru dari arsitektur web.
  • Chartered Group adalah anggota dan pakar yang diundang. Bertugas untuk menghasilkan sebagian besar hasil kerja W3C.

Tujuan W3C

Tujuan dari W3C adalah sebagai wadah yang mengumpulkan pihak dari berbagai latar belakang IT untuk bekerja sama dalam mengembangkan standar website. Fokus utama dari W3C adalah untuk menciptakan protokol dan panduan yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kelangsungan teknologi website.

Standar Pengaplikasian W3C

Standar pengaplikasian W3C ditentukan berdasarkan proses konsensus oleh berbagai tim yang berbeda di W3C. Tujuan dari dibuatnya standar ini adalah untuk memastikan bahwa setiap website memiliki kualitas yang baik. Siapapun dapat mengakses standar pengaplikasian yang dibuat oleh W3C.

Standar pengaplikasian W3C berisi daftar bahasa pemrograman yang direkomendasikan dan diterima secara luas dalam pembuatan website. Meskipun dapat meningkatkan kualitas website, standar W3C tidak diberlakukan secara formal dan tidak terdapat penalti jika Anda tidak mengikutinya.

Berikut ini beberapa standar pengaplikasian W3C:

  • HTML (Hypertext Markup Language)
  • CSS (Cascading Style Sheet)
  • XML (Extensible Markup Language)
  • XHTML (Extensible HTML)
  • VXML (Voice XML)
  • JSON-LD (JavaScript Object Notation for Linked Data)
  • CGI (Common Gateway Interface)
  • DOM (Document Object Model)
  • SVG (Scalable Vector Graphics)
  • GRDDL (Gleaning Resource Descriptions from Dialects of Languages)
  • RDF (Resource Description Framework)
  • SOAP (Simple Object Access Protocol)
  • SPARQL (Protocol and RDF Query Language)
  • SRGS (Speech Recognition Grammar Specification)
  • SSML (Speech Synthesis Markup Language)
  • WebRTC (Web Real-Time Communications)
  • WSDL (Web Services Description Language)
Blog Card

Firda Amalia Mahmud

Bagaimana pendapat Anda? Apakah Anda menyukai artikel ini?

Lihat Istilah Lain

All
( 0 dari 0 istilah )
Tidak ada istilah SEO yang ditemukan.

Berlangganan Newsletter kami

Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami

Layanan SEO
Penulisan Konten SEO
Penulisan Ahli
Pembelian Media