cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami
Key Performance Indicator atau KPI adalah alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam mencapai tujuan bisnis. Sementara itu, KPI SEO adalah gabungan metrik yang digunakan untuk mengukur kinerja SEO pada suatu halaman web dalam kurun waktu tertentu.
Berdasarkan objektif bisnis yang ingin dicapai, KPI yang digunakan dalam mengukur keberhasilan SEO dibedakan menjadi:
SEO dapat digunakan untuk membangun kesadaran audiens terhadap brand. Misalnya, Anda ingin calon pelanggan mengenali atau mengingat brand Anda berdasarkan nama, logo, atau slogan yang digunakan oleh brand Anda.
Untuk mengukur brand awareness, Anda dapat menggunakan metrik KPI seperti trafik organik, brand impression, CTR, jumlah backlink, ranking kata kunci, dan total pencarian & trafik pada branded keyword.
Penerapan SEO bertujuan untuk meningkatkan interaksi audiens pada brand. Misalnya, kampanye SEO dikatakan berhasil jika jumlah tayangan situs tinggi, banyak audiens yang meninggalkan komentar, dan sebagainya. Metrik KPI untuk mengukur engagement yaitu bounce rate, kecepatan waktu muat halaman, waktu rata-rata di halaman, dan lainnya.
Conversion berkaitan dengan kegiatan transaksional seperti terjadinya pembelian atau meningkatnya jumlah leads untuk brand yang ditawarkan. KPI yang biasa digunakan untuk mengukur keberhasilan konversi yaitu jumlah penjualan, banyaknya leads, jumlah pengguna yang terdaftar dalam sistem, dan lainnya.
Retensi pengguna menilai seberapa banyak jumlah pengguna yang kembali menggunakan brand Anda. Mengindikasikan loyalitas audiens terhadap sebuah brand tertentu. Dengan kata lain, penerapan SEO juga dilakukan untuk mencapai customer retention yang menunjukkan banyaknya pelanggan tetap yang dimiliki suatu brand.
Salah satu tujuan penerapan SEO yang mungkin ingin dicapai adalah membangun reputasi brand. Sebuah brand dengan reputasi yang baik bisa membuat calon pelanggan menaruh rasa percaya terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan.
Terdapat beberapa metrik KPI SEO yang dapat diukur untuk menentukan keberhasilan dari penerapan SEO, antara lain:
Melacak ROI sangat penting untuk mengetahui kesuksesan penerapan SEO. Anda dapat mengukur ROI berdasarkan jumlah dana yang Anda investasikan dalam SEO dan keuntungan yang berhasil didapatkan. Untuk melihat ROI memerlukan waktu setidaknya enam hingga dua belas bulan atau lebih.
Organic traffic adalah jumlah kunjungan yang berasal dari pencarian organik di mesin telusur. Dengan metrik KPI ini, Anda bisa mengukur seberapa besar pengaruh SEO terhadap jumlah kunjungan yang dihasilkan. Selanjutnya, Anda bisa mengevaluasi apakah jumlah tersebut telah mencapai jumlah kunjungan yang ditargetkan.
Click-through rate (CTR) adalah metrik KPI SEO yang menunjukkan persentase jumlah klik pada halaman web. Semakin tinggi CTR situs Anda, maka akan semakin banyak trafik organik yang Anda terima. CTR ini juga dapat Anda gunakan untuk mengidentifikasi seberapa relevan tag judul dan meta description Anda dengan kueri penelusuran pengguna.
Melacak ranking kata kunci berguna untuk melihat perkembangan bisnis Anda. Situs Anda dapat dikatakan telah menyediakan konten yang lebih baik dibandingkan kompetitor apabila berhasil ditampilkan pada ranking teratas di SERP. Semakin tinggi ranking kata kunci, semakin tinggi pula brand awareness, trafik organik, dan potensi konversi web.
Sebelum mengukur keberhasilan bisnis, Anda perlu menentukan target konversi yang ingin dicapai. Setelah itu, Anda dapat mengukur berapa banyak jumlah pembelian, jumlah leads, dan metrik lain untuk melihat apakah bisnis Anda telah berhasil mencapai target konversi.
Metrik KPI SEO ini digunakan untuk menilai berapa waktu rata-rata yang dihabiskan pengguna dalam halaman web Anda. Semakin lama pengguna menghabiskan waktu di halaman Anda, maka tingkat keterlibatan juga semakin tinggi. Dengan begitu, peluang terjadinya konversi juga akan meningkat.
Bounce rate adalah metrik KPI SEO yang digunakan untuk mengukur apakah konten Anda telah menarik perhatian pengguna dan relevan dengan kueri penelusuran mereka. Bounce rate yang tinggi menunjukkan bahwa halaman web tidak mampu menyediakan kebutuhan informasi pengguna sehingga potensi terjadinya konversi pun akan menurun.
Metrik KPI SEO ini mengukur pengalaman pengguna ketika berinteraksi dengan halaman web Anda. Pengalaman pengguna yang baik bisa membantu Anda mencapai tujuan bisnis dengan lebih cepat.
Terdapat beberapa metrik yang dapat Anda evaluasi, seperti kecepatan pemuatan halaman, responsivitas halaman pada perangkat seluler, hingga keamanan situs yang ditandai dengan penerapan HTTPS.
Backlink adalah salah satu faktor penentu peringkat Google. Untuk menilai keberhasilan penerapan SEO, Anda perlu mengetahui backlink yang diperoleh berkualitas atau tidak. Berikut adalah metrik yang perlu Anda ukur seperti jumlah total backlink, jumlah domain yang menjadikan Anda rujukan, jumlah tautan yang hilang, backlink berbahaya, dan lainnya.
Anda dapat menggunakan Google Search Console atau Bing Webmaster Tools untuk mengukur KPI SEO. Kedua alat SEO tersebut menyediakan data seperti informasi trafik, CTR, dan peringkat situs web. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan tools SEO berbayar seperti cmlabs 3.0.