URL Kanonis atau Canonical URL adalah salah satu elemen penting dalam penerapan kaidah SEO pada suatu blog atau website. Dengan adanya Canonical URL, proses optimasi SEO bisa dilakukan dengan efektif dan meningkatkan kualitas blog atau website di mata Google.
Penerapan Canonical URL sendiri ditujukan untuk memastikan apakah Technical SEO sudah bekerja sesuai dengan ketentuan secara efektif atau belum. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan elemen tersebut sebelum melanjutkan ke tahap pembuatan konten blog atau website.
Penggunaan URL Kanonis adalah salah satu hal penting dalam pengelolaan website yang semakin besar dan memiliki banyak konten. Hal ini ditujukan untuk mencegah isu duplikat konten dari sekian banyak URL halaman yang tersedia di dalam website itu sendiri.
Adanya kemiripan URL bisa berdampak negatif pada penilaian Google terhadap kualitas suatu website. Apabila terdapat dua atau lebih URL halaman website yang mirip, Google akan kebingungan menentukan mana konten utama dan bawahan.
Secara teknis, Canonical URL adalah snippet kode HTML yang digunakan untuk menentukan halaman utama dari beberapa halaman dengan URL serupa. Dengan menerapkan teknik ini, Anda bisa mengarahkan Google untuk mengindeks konten utama suatu website dalam SERP.
Adanya isu duplikat konten dapat menurunkan kualitas website dalam penilaian Google. Oleh karena itu, pemberian label rel = canonical penting dilakukan agar Google dapat mengenal URL halaman utama yang harus diindeks.
Adapun beberapa contoh duplikat konten yang dideteksi oleh Google adalah sebagai berikut:
Agar Google dapat mengenali URL halaman utama yang diindeks di SERP, Anda perlu meletakkan tag canonical ke salah satu halaman tersebut. Hal tersebut dapat membantu Google melakukan proses crawling secara efisien.
Agar terhindar dari isu duplikat konten, Anda perlu menggunakan tag canonical di halaman berisi konten utama website. Penerapan cara ini bisa mengurangi beban crawling dan memudahkan URL utama terindeks oleh Google secara efektif.
Dengan adanya Canonical URL, metrik pelacakan topik tertentu dalam suatu website pun semakin mudah dilakukan. Dengan menerapkan tag kanonis, pengelolaan website pun menjadi lebih efisien dan teratur.
URL kanonis juga bisa membantu penggabungan sinyal link terkait konten dengan topik serupa dalam suatu website. Dengan cara ini, Google dapat menyatukan beberapa konten tersebut ke dalam satu URL pilihan.
Untuk mendapatkan penilaian website terbaik sesuai yang diharapkan, Anda bisa menerapkan penggunaan URL kanonis mulai sekarang. Adapun beberapa metode yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut:
Untuk menunjukkan halaman kanonis website Anda, gunakan rel=”canonical” pada header HTTP. Dengan begitu, Google dapat mendeteksi URL tersebut sebagai halaman utama dan melakukan proses indeks sesuai dengan preferensi yang Anda inginkan.
Agar halaman utama dapat terdeteksi, Anda bisa menambahkan rel=”canonical” di setiap URL halaman lain dengan konten yang sama. Caranya adalah dengan menandai bagian head HTML halaman dengan tag tersebut. Adapun langkah-langkah penerapan tag Canonical URL adalah:
Canonical URL adalah halaman utama dari duplikat konten suatu website. Google lebih mengutamakan halaman HTTPS sebagai URL Kanonis suatu website. Untuk itu, Anda dapat melakukan peralihan HTTP ke HTTPS jika belum melakukannya.
Untuk mendapatkan hasil yang efektif, Anda bisa mencantumkan halaman kanonis atau utama ke dalam peta situs. Disarankan untuk memasukkan URL Kanonis saja agar Google bisa mendeteksi halaman duplikat yang tidak perlu dimasukkan dalam proses crawling. Untuk mengecek peta situs website, Anda bisa menggunakan Sitemap Generator dari cmlabs.
Tati Khumairoh
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami