
Klasifikasi unhelpful pada konten website dapat menurunkan ranking website secara keseluruhan. Maka dari itu, ketahui cara menyikapi klasifikasi tersebut dengan melakukan self assessment. Berikut pendapat Danny Sullivan.
Dalam diskusi Twitter, Danny Sullivan menjelaskan apa yang harus dilakukan pada unhelpful content pada sebuah website. Melakukan self assessment pada konten dengan klasifikasi unhelpful bisa menjadi solusinya. Untuk berita lebih lanjut, baca artikel ini.
Dalam interaksi terbaru di Twitter, Danny Sullivan, tim Google, merespons pertanyaan yang diajukan oleh pengguna Twitter, Marie Haynes. Untuk mengetahui konteks beserta diskusinya, berikut adalah rangkumannya.
Awalnya, diskusi dimulai dengan pertanyaan Marie Haynes yang berkaitan dengan dokumentasi Google mengenai helpful content system dan ia mencari klarifikasi langkah-langkah yang harus diambil oleh pemilik situs web untuk memperbaiki klasifikasi "unhelpful content" pada website mereka.
Berikut adalah pertanyaan lengkap yang diajukan kepada akun @searchliaison Google:
Pertanyaan ini sangat relevan bagi pemilik situs web dan para profesional SEO, karena pemahaman terhadap panduan Google untuk optimasi konten adalah kunci untuk meraih peringkat mesin pencari yang lebih baik dan memastikan bahwa situs web mereka memberikan informasi berharga kepada pengguna.
Danny Sullivan, dengan akun Twitter @searchliaison, merespons dengan memberikan penjelasan yang lebih rinci:
Jawaban Sullivan di atas menekankan pentingnya menggunakan pendekatan self assesment bagi pemilik situs web pada konten mereka. Ia menekankan perlunya pemilik situs web mengevaluasi kontennya secara kritis dari sudut pandang pengunjung.
Jika terdapat bagian-bagian tertentu dari halaman atau seluruh halaman dianggap tidak berguna bahkan tidak relevan, disarankan untuk mempertimbangkan penghapusan atau perubahan.
Intinya, jawaban Sullivan tidak mewajibkan penghapusan konten secara menyeluruh yang dianggap tidak berguna. Sebaliknya, ia mendorong pemilik situs web untuk memprioritaskan pembuatan konten yang berguna dan orisinal ke depannya.
Google telah menyajikan panduan lengkap mengenai cara melakukan self assessment yang dapat diterapkan pada konten web. Berikut adalah beberapa poin yang harus dinilai untuk mengetahui kualitas konten yang baik untuk pengguna.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang self assesment dan cara membuat konten yang lebih "helpful" silakan membacanya melalui Google Search Central.
Demikian pembahasan singkat mengenai apakah unhelpful content seharusnya dihapus atau dioptimasi. Dengan mengandalkan panduan Google, konten akan dinilai ulang untuk mempertimbangkan klasifikasi baru dari unhelpful ke helpful.
Sumber Artikel
Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.
- Forum diskusi Twitter: https://twitter.com/searchliaison/status/1697659149318750645
- Google Search Central: https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/creating-helpful-content
Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:
E-mail :
marketing@cmlabs.coTelepon : (0341) 475665
Tati Khumairoh


cmlabs berhasil meraih medali perunggu & Top Outstanding Project pada BRICS Industrial Innovation Contest 2025 dengan Orion, AI untuk data-driven marketing.
cmlabs hadir sebagai Guest Speaker pada pertemuan BRI Group, membahas pentingnya SEO dalam mendukung PR dan corporate branding di industri keuangan digital.
cmlabs memantapkan langkah sebagai “game changer”, dengan menyegarkan struktur manajemen dan resmi bertransformasi menjadi all-in-one 360° digital marketing partner.