Mesin Telusur

Unhelpful Content: Dihapus atau Diperbarui?

Dipublikasikan Sep 11, 2023, 10:07
Dipublikasikan Oct 3, 2023, 09:56 Oleh Tati Khumairoh

Dibagikan 1 kali

Disclaimer: Kami menawarkan konten berita organik dan bebas iklan kepada para pembaca kami.
Unhelpful Content: Dihapus atau Diperbarui?

Klasifikasi unhelpful pada konten website dapat menurunkan ranking website secara keseluruhan. Maka dari itu, ketahui cara menyikapi klasifikasi tersebut dengan melakukan self assessment. Berikut pendapat Danny Sullivan.

Dalam diskusi Twitter, Danny Sullivan menjelaskan apa yang harus dilakukan pada unhelpful content pada sebuah website. Melakukan self assessment pada konten dengan klasifikasi unhelpful bisa menjadi solusinya. Untuk berita lebih lanjut, baca artikel ini.

Pokok Bahasan
  • Danny Sullivan melalui akun Google @searchliaison menjawab pertanyaan seputar unhelpful content.
  • Pertanyaan yang muncul mengenai apakah konten yang diklasifikasikan sebagai unhelpful harus dihapus sebagian, atau dihapus seluruhnya.
  • Sullivan menyarankan untuk melakukan self assessment pada kontennya. Jika diperlakukan penghapusan, maka konten harus dihapus. Sehingga hal ini bukanlah sebuah kewajiban.

Dalam interaksi terbaru di Twitter, Danny Sullivan, tim Google, merespons pertanyaan yang diajukan oleh pengguna Twitter, Marie Haynes. Untuk mengetahui konteks beserta diskusinya, berikut adalah rangkumannya.

 

Konteks Diskusi

Awalnya, diskusi dimulai dengan pertanyaan Marie Haynes yang berkaitan dengan dokumentasi Google mengenai helpful content system dan ia mencari klarifikasi langkah-langkah yang harus diambil oleh pemilik situs web untuk memperbaiki klasifikasi "unhelpful content" pada website mereka.

Berikut adalah pertanyaan lengkap yang diajukan kepada akun @searchliaison Google:

Gambar 1 - pertanyaan awal mengenai langkah yang harus dilakukan pada konten yang berklasifikasi “unhelpful”

 

Pertanyaan ini sangat relevan bagi pemilik situs web dan para profesional SEO, karena pemahaman terhadap panduan Google untuk optimasi konten adalah kunci untuk meraih peringkat mesin pencari yang lebih baik dan memastikan bahwa situs web mereka memberikan informasi berharga kepada pengguna.

 

Respon Google

Danny Sullivan, dengan akun Twitter @searchliaison, merespons dengan  memberikan penjelasan yang lebih rinci:

Gambar 2 - respon perwakilan Google mengenai pertanyaan sebelumnya.

 

Jawaban Sullivan di atas  menekankan pentingnya menggunakan pendekatan self assesment bagi pemilik situs web pada konten mereka. Ia menekankan perlunya pemilik situs web mengevaluasi kontennya secara kritis dari sudut pandang pengunjung. 

Jika terdapat bagian-bagian tertentu dari halaman atau seluruh halaman dianggap tidak berguna bahkan tidak relevan, disarankan untuk mempertimbangkan penghapusan atau perubahan.

Intinya, jawaban Sullivan tidak mewajibkan penghapusan konten secara menyeluruh yang dianggap tidak berguna. Sebaliknya, ia mendorong pemilik situs web untuk memprioritaskan pembuatan konten yang berguna dan orisinal ke depannya.

 

Self Assessment yang Dimaksud

Google telah menyajikan panduan lengkap mengenai cara melakukan self assessment yang dapat diterapkan pada konten web. Berikut adalah beberapa poin yang harus dinilai untuk mengetahui kualitas konten yang baik untuk pengguna.

  • Menilai kualitas konten seperti orisinalitas, substansi, sumber, dan gaya penulisan.
  • Menilai keahlian konten seperti apakah konten sudah ditulis oleh ahlinya, atau sudah menyediakan sumber yang relevan.
  • Menilai apakah konten sudah mengedepankan kebutuhan informasi bagi pengguna.
  • dan lainnya.

 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang self assesment dan cara membuat konten yang lebih "helpful" silakan membacanya melalui Google Search Central.

Demikian pembahasan singkat mengenai apakah unhelpful content seharusnya dihapus atau dioptimasi. Dengan mengandalkan panduan Google, konten akan dinilai ulang untuk mempertimbangkan klasifikasi baru dari unhelpful ke helpful.

Sumber Artikel

Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.

  1. Forum diskusi Twitter: https://twitter.com/searchliaison/status/1697659149318750645 
  2. Google Search Central: https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/creating-helpful-content 

Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:

Telepon : (0341) 475665

Disclaimer: Semua berita yang dipublikasikan oleh cmlabs telah melalui proses verifikasi dan pengolahan data yang ketat dan berdasar pada Panduan Publikasi cmlabs Meski begitu, data atau inti berita yang kami tulis mungkin saja mengalami perubahan, pengurangan, atau penambahan. Oleh karena itu, cmlabs tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin timbul karenanya. Kami mendorong pembaca untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tertera di halaman ini.

Dibagikan 1 kali

T

Tati Khumairoh

An experienced content writer who is eager in creating engaging and impactful written pieces across various industries. Using SEO approach to deliver high-quality content that captivates readers.

Tulisan lainnya dari Tati

Potensi Ekonomi Digital Indonesia di KTT ke-43
Tue, Sep 5, 2023, 4:38 PM GMT + 7
SEO Copywriting VS. SEO Content Writing
Thu, Nov 16, 2023, 9:39 AM GMT + 7
Tidak Ada Jaminan Ranking Google, Apa yang Dijual SEO Agency?
Mon, Feb 12, 2024, 9:53 AM GMT + 7
Jasa SEO Banyuwangi - Tingkatkan Performa Website!
Fri, Jan 21, 2022, 1:12 PM GMT + 7