Dalam digital marketing, landing page adalah halaman web mandiri, yang dibuat khusus untuk kampanye marketing atau iklan. Di sinilah pengunjung “mendarat” setelah mereka mengklik link dari email, atau iklan dari Google, Bing, YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, atau tempat lainnya di web.
Tidak seperti halaman web yang biasanya memiliki banyak tujuan dan mendorong eksplorasi, landing page dirancang agar pengunjung fokus pada tujuan tunggal, yang dikenal sebagai call-to-action (CTA).
Fokus inilah yang menjadikan landing page sebagai pilihan terbaik untuk meningkatkan conversion rate untuk kampanye marketing Anda.
Landing Page berfungsi untuk mengetahui pengunjung yang berminat dengan produk atau niche laman tersebut. Dari situ, pemilik web memiliki data tentang calon pembeli.
1. Lead generation landing pages adalah laman yang memiliki fungsi merekam data pengguna. Laman ini biasanya terdapat kolom “SIGN UP” sehingga pengunjung yang datang langsung mengisi data di kolom yang telah disediakan. Data yang terekam akan disimpan dan dipakai untuk keperluan marketing.
2. Click-through landing pages sangat terkenal dan sering dijumpai di web e-commerce atau model marketing B2C. Halaman ini biasanya didesain hanya ada satu tombol call-to-action yang persuasif. Tulisan pada tombol CTA sering kali “Book Now”, “Masukkan Keranjang”, “Dapatkan Promo” dan sebagainya. Tombol navigasi di halaman ini sengaja dibuat terbatas guna memperkecil aktifitas pengunjung untuk berpindah ke halaman lainnya.
Anda perlu membuat landing page yang SEO friendly agar dapat menghasilkan lebih banyak traffic. Dengan begitu, target kampanye marketing atau iklan lebih mudah dicapai. Berikut hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat landing page yang SEO friendly:
Alamat URL sebaiknya dibuat singkat namun memuat gambaran informasi yang akan disampaikan pada landing page. Dalam SEO, membuat URL landing page yang berbeda dengan domain utama adalah hal yang kurang tepat. Anda dapat mengatasinya dengan menambahkan URL landing page di dalam domain utama.
Dengan begitu, konsistensi nama brand Anda tetap terjaga. Jika landing page menggunakan domain yang berbeda, authority dan nilai brand dapat berkurang di mata mesin telusur. Menambahkan landing page dalam domain utama akan meningkatkan performa halaman ketika orang mencari kata kunci yang terdapat dalam laman tersebut.
Tentukan kata kunci apa yang ingin Anda targetkan untuk mendapat peringkat yang lebih tinggi. Anda tidak boleh memilih sembarang kata kunci, pilih kata kunci dengan volume pencarian tinggi namun tingkat kompetisinya masih rendah. Dengan begitu, Anda dapat menguasai persaingan di mesin telusur.
Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan long-tail keyword yang biasanya terdiri lebih dari 3 kata. Jenis kata kunci ini cenderung memiliki persaingan yang lebih rendah, tetapi bisa membuat landing page Anda memiliki performa yang lebih baik di pencarian organik. Contoh long-tail keyword yaitu “jasa penulisan konten di Malang”.
Setelah memilih kata kunci yang tepat, pastikan Anda mendistribusikan kata kunci tersebut secara alami ke seluruh bagian landing page. Strategi ini dapat memudahkan mesin telusur untuk memahami informasi yang disampaikan dalam landing page tersebut. Sehingga performa landing page di penelusuran organik menjadi semakin baik.
Beberapa posisi terbaik untuk meletakkan kata kunci, antara lain:
Landing page yang baik tentu harus menarik dan memuat informasi penting di dalamnya. Anda sebaiknya tidak memasukkan terlalu banyak teks dalam landing page. Tambahkan informasi terkait unique selling proposition (USP) brand Anda agar pengunjung mengetahui keunggulan Anda dibandingkan brand lainnya.
Selain itu, Anda juga bisa menambahkan testimoni dari pelanggan sebelumnya guna menarik perhatian pengunjung. Untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, pastikan call-to-action (CTA) maupun form yang terdapat di landing page bisa diakses dengan mudah oleh pengunjung.
Buatlah konten terstruktur yang mudah dipahami oleh pengunjung dan mesin pencari. Sehingga mesin pencari lebih mudah dalam merayapi (crawl) dan mengindeks landing page Anda. Struktur landing page yang dapat dioptimasi meliputi title tag, meta description, alt tag, headings, internal link, dan multimedia (video dan gambar).
Tidak ada seorang pun yang menyukai halaman yang lambat dimuat. Pemuatan halaman yang terlalu lama dapat memberikan pengalaman buruk bagi pengguna dan membuat mereka meninggalkan landing page Anda.
Hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan landing page, yaitu:
Menyediakan konten berkualitas tinggi pada landing page akan membuat konten Anda memperoleh peringkat yang lebih baik di mesin telusur. Meski dibuat dengan tujuan promosi, namun sebaiknya Anda menciptakan landing page yang juga memuat informasi penting.
Sebagai hasilnya, banyak orang akan membagikan landing page Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menambahkan tombol “Share” guna memudahkan mereka membagikan konten Anda di sosial media seperti Twitter, Facebook, Instagram, Linkedin, dan sebagainya.
Meski sinyal interaksi di media sosial bukan faktor penentu ranking. Namun, trik ini dapat membuat landing page Anda menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Sehingga bisa mendatangkan lebih banyak traffic pada halaman tersebut.
Backlinks adalah teknik seo off-page yang bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak traffic bagi situs web. Jika landing page Anda berhasil mendapatkan backlink dari web atau platform lain, maka akan semakin banyak orang yang mengunjungi landing page Anda.
cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami