IP address adalah kependekan dari internet protocol address (atau Alamat IP dalam Bahasa Indonesia) yang merupakan kombinasi angka yang digunakan sebagai alamat suatu perangkat pada jaringan komputer. IP address atau alamat IP diibaratkan sebagai alamat rumah yang memudahkan perutean dalam pengiriman data maupun pertukaran pesan.
Fungsi IP address adalah digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka jaringan. Pemilik website biasanya menggunakan IP address yang digunakan untuk mengakses situs mereka.
Dalam sebuah proses komunikasi, IP address dianalogikan sebagai alamat rumah sehingga paket (data) yang dikirimkan bisa sampai ke tujuan (perangkat) yang tepat. Berdasarkan analogi tersebut, dapat diketahui bahwa fungsi IP address adalah sebagai alamat pengiriman data untuk memastikan setiap perangkat dapat menjalin komunikasi.
Terdapat beberapa cara melihat IP Address, salah satunya dengan mengetikkan kueri penelusuran “What is my IP” di mesin telusur Google. Dalam waktu singkat, Google akan menampilkan alamat IP publik Anda.
Bagi pengguna windows, berikut adalah cara melihat ip address dengan cmd (command prompt):
Adapun jenis-jenis IP Address adalah sebagai berikut:
IP private adalah jenis alamat IP yang hanya dapat digunakan untuk berkomunikasi di jaringan lokal seperti Local Access Network (LAN) atau bluetooth. Beberapa perangkat yang memiliki IP private meliputi: laptop, PC, dan ponsel. Perangkat dengan IP private biasanya akan menggunakan IP public milik router sebagai perantara agar bisa mengakses suatu website.
IP public adalah jenis alamat IP yang dapat diakses secara umum melalui jaringan internet. IP public ditetapkan dan diatur oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA). IP Address tidak tersedia gratis sebab dikontrol oleh penyedia layanan internet (ISP). Contoh perangkat yang menggunakan IP public seperti: web server, server email, dan router Wi-Fi.
Alamat IP statis adalah serangkaian alamat IP yang tetap dan tidak berganti-ganti, kecuali ada perubahan administrasi jaringan. Biasanya pengguna IP statis telah memesan alamat IP tertentu kepada penyedia layanan internet (ISP). Contoh pengguna IP statis yaitu penyedia layanan web hosting, Virtual Private Network (VPN), dan server File Transfer Protocol (FTP).
Alamat IP dinamis adalah jenis alamat IP yang diberikan penyedia layanan internet (ISP) pada pengguna dan memiliki sifat yang berubah-ubah. IP dinamis digunakan untuk menjaga keamanan sehingga mempersulit hacker dalam mengakses antarmuka jaringan (host).
Alamat IP bersama atau Shared IP address adalah jenis IP address yang digunakan secara bersamaan oleh beberapa domain sekaligus. Kelebihan shared IP address adalah dapat memudahkan Anda mengatur traffic dan volume pencarian agar konsisten, biaya penggunaan relatif rendah, dan membantu menjaga reputasi alamat IP.
Dedicated IP address adalah jenis alamat IP khusus yang hanya diberikan kepada sebuah situs web. IP address jenis ini membuat situs web lebih mudah mendapatkan sertifikat SSL. Selain itu, juga memungkinkan Anda untuk mengakses situs web melalui IP address, tidak hanya dengan nama domain.
Secara umun, website dapat menggunakan dua versi IP ini: IPv4 dan IPv6. Apa saja perbedaannya?
IPv4 adalah singkatan dari Internet Protocol version 4. IPv4 adalah alamat IP yang paling umum digunakan. Memiliki ukuran 32-bit, yang terdiri dari empat bagian (oktet) dengan tanda pemisah berupa titik. Setiap oktet berukuran 8 bit. Contoh IPv4 yaitu: 192.168.43.212.
IP versi 4 dibagi menjadi beberapa kelas IP, setiap kelas memiliki jumlah host dan network yang berbeda. Pembagian kelas IP adalah sebagai berikut:
Kelas IP | Rentang IP | Jumlah Host | Jumlah Network | Kegunaan |
| Kelas A | 0.0.0.0 - 127.255.255.255 | 16.777.216 | 128 | Jaringan komputer berskala besar |
| Kelas B | 128.0.0.0 - 191.255.255.255 | 1.048.576 | 16.384 | Jaringan komputer berskala menengah |
| Kelas C | 192.0.0.0 - 223.255.255.255 | 65.436 | 2.097.152 | Jaringan komputer berskala kecil |
| Kelas D | 224.0.0.0 - 239.255.255.255 | Undefined | Undefined | Alamat IP multicast (untuk mengirim paket ke beberapa host yang sama) |
| Kelas E | 240.0.0.0 - 255.255.255.255 | Undefined | Undefined | Alamat IP untuk percobaan atau eksperimen |
Tabel 1: Tabel pembagian kelas IP address pada IPv4. IP address dibagi menjadi 5 kelas yaitu A, B, C, D, dan E dengan rentang IP, jumlah host, jumlah network, dan kegunaan yang berbeda.
Dalam perkembangannya, pembagian kelas IP address menggunakan metode tersebut kurang cocok digunakan sekarang. Kini banyak yang beralih pada metode Classless Inter-Domain Routing (CIDR) yang merupakan cara pengalokasian alamat IP melalui subnetting.
IPv6 adalah hasil dari pengembangan alamat IP versi sebelumnya. Fungsi yang dimiliki IPv6 tidak jauh berbeda dengan IPv4. IPv6 memiliki ukuran 128 bit yang ditulis menggunakan angka dan huruf yang terdiri dari delapan bagian terpisah dengan titik dua.
Contoh IPv6 adalah: 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334. Penulisan IPv6 tersebut juga dapat disingkat menjadi 2001:0db8:85a3::8a2e:0370:7334.
Ip address bisa diibaratkan rumah virtual yang memfasilitasi rute data dan pesan dalam jaringan komputer. IP address berfungsi sebagai alat identifikasi host untuk memastikan rute data tersebut berjalan lancar.
Walaupun memiliki berbagai jenis, penggunaan IP dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna, sehingga tidak ada jenis IP yang benar-benar lebih baik dibandingkan lainnya.
cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami