Mesin pencari seperti Google biasanya melakukan crawling untuk mengumpulkan informasi dari halaman-halaman yang ada pada situs web, sehingga ia dapat menentukan seberapa relevan konten Anda untuk muncul di hasil pencarian.
Reindex penting dilakukan jika Anda melakukan pembaruan, seperti membuat konten baru atau mengubah elemen konten untuk menguatkan keseluruhan topic cluster.
Sebenarnya, Google akan langsung melakukan pengindeksan ulang URL jika ia menemukan pembaruan pada situs web, tetapi prosesnya mungkin akan memakan waktu.
Oleh karena itu, jika URL Anda sudah diperiksa Google, tetapi belum diindeks, Anda bisa meminta Google untuk melakukan pengindeksan ulang URL atau reindex. Jadi, penting untuk Anda mengetahui cara reindex situs web.
Namun, sebelum mengetahui cara recrawl situs web, Anda perlu memperhatikan poin-poin penting berikut ini:
Jika sudah memperhatikan poin-poin di atas, simak cara reindex berikut ini.
Langkah pertama cara reindex adalah mengirimkan permintaan indeks pada Google Search Console. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengirimkannya:
Cara reindex selanjutnya adalah menambahkan sitemap ke Google Search Console. Berikut adalah langkah-langkahnya.
Cara reindex selanjutnya adalah memasukkan internal link yang relevan. Hal ini akan membantu Google untuk menemukan konten baru yang Anda unggah.
Untuk menambahkan internal link, Anda bisa menyalin URL halaman yang ingin diindeks dan menempelkannya pada konten yang ada pada situs web.
Semakin banyak internal link yang relevan satu sama lain, semakin cepat pula Google menemukan halaman yang akan di-reindex.
Selain menambahkan internal link pada konten Anda, cara reindex selanjutnya adalah mendapatkan backlink dari situs lain untuk membantu proses pengindeksan ulang.
Backlink berperan sebagai “suara” untuk konten Anda, sehingga Google akan menyelami halaman Anda.
Selain itu, mendapatkan backlink berkualitas dari situs web dengan otoritas tinggi juga dapat mempercepat proses pengindeksan ulang.
Proses reindex memiliki durasi yang bervariasi, bisanya dalam hitungan hari. Namun, Anda bisa melakukan beberapa strategi untuk mempercepat proses reindex. Berikut adalah cara-caranya.
Cara pertama adalah dengan mengajukan URL pada Google yang bisa Anda lakukan pada Webmaster Tools. Caranya, Anda bisa masuk ke menu Crawl pada Web Master Tools lalu pilih Fetch as Google.
Seperti cara reindex yang telah dijabarkan di atas, menggunakan sitemap dapat membantu proses reindex situs web Anda.
Agar mesin pencari dapat mengidentifikasi konten yang baru dipublikasi atau diperbarui, Anda perlu memasukkan tag <lastmod> dan waktu terakhir pembaruan. Dengan begitu, mesin pencari dapat melihat bahwa terdapat artikel yang diperbarui dan memicu Google untuk reindex.
Google ping adalah alat yang dapat menginformasikan Google untuk mengunjungi URL yang ingin diindeks ulang.
Namun, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan Google Ping karena Google dapat melihat aktivitasnya sebagai spam dan menurunkan peringkat situs web di hasil pencarian jika dilakukan secara berlebihan.
Kemudian, seperti cara reindex di atas, Anda bisa memasukkan internal link konten yang akan diindeks ulang ke artikel yang relevan. Dengan begitu, Google akan menilai bahwa artikel tersebut perlu untuk diindeks.
Cara ini juga berdampak baik untuk strategi SEO yang diterapkan. Perlu diperhatikan bahwa internal link yang dicantumkan harus diatur dofollow.
Terakhir, Anda bisa membagikan artikel ke media sosial. Google akan “tertarik” mengunjungi artikel tersebut, terlebih jika topik yang diangkat menjadi perhatian banyak orang.
Risca Fadillah
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami