Entity SEO adalah pendekatan optimasi mesin pencari yang berfokus pada konsep entitas sebagai elemen sentral. Artinya, entity SEO tidak hanya bergantung pada kata kunci.
Lantas, apa itu entitas? Google mendefinisikan entitas sebagai semua hal yang tunggal, unik, jelas, dan dapat dibedakan.
Entitas juga multiinterpretasi karena hal tersebut tidak melulu soal benda konkret atau kata spesifik layaknya kata kunci.
Contoh entitas adalah orang, tempat, ide, brand, objek, perusahaan, domain, acara, mata uang, dan lain sebagainya.
Entity SEO menekankan optimasi makna di balik entitas sehingga Google bisa menggunakannya untuk mengidentifikasi konteks pada kueri pencarian.
Metode optimasi ini juga menggunakan konteks tersebut agar sebuah entitas bisa ditemukan melalui banyak pencarian yang berbeda dan tidak hanya melalui pertanyaan spesifik.
Setelah mengetahui pengertian entity SEO, mari pelajari perbedaannya dengan metode tradisional search engine optimization seperti keyword-based SEO.
Keyword-based SEO berfokus pada optimasi kata kunci spesifik yang mungkin digunakan pengguna untuk mencari sesuatu di mesin pencari.
Sementara itu, entity SEO melibatkan optimasi konteks dari kata kunci yang digunakan, search intent, dan hubungan antarentitas.
Entity SEO penting untuk dilakukan karena mesin pencari telah berevolusi dan dapat memahami intent dan makna konteks dari kueri yang dimasukkan ke search bar.
Selain itu, Google menganggap bahwa kata kunci memiliki konteks yang ambigu. Misalnya, Anda memasukkan kata “Apple” pada Google Penelusuran. Dari satu kata kunci tersebut, belum terlihat jelas arah pencariannya apakah merujuk pada buah apel atau brand Apple.
Kemudian, kata kunci biasanya juga terlalu spesifik pada sebuah bahasa sehingga mesin pencari kesulitan untuk membedakan kata-kata dalam berbagai bahasa yang mirip, tetapi memiliki konteks dan arti yang berbeda.
Itulah mengapa kehadiran entity SEO dapat membantu mesin pencari memahami konteks dari sebuah topik atau kueri.
Jika begitu, apakah taktik SEO dengan kata kunci sudah tidak relevan? Jawabannya adalah kata kunci tetap menjadi salah satu elemen penting strategi SEO.
Hanya saja, peran kata kunci bukan menjadi titik utama pencarian, melainkan menjadi penanda kontekstual tentang entitas apa yang sedang dicari pengguna.
Artinya, kata kunci membantu Anda menghubungkan entitas dan konten sehingga algoritma Google bisa menangkap maksud dari konten yang dibuat.
Google menggunakan taktik SEO ini untuk menginterpretasi dan mengkategorisasi halaman web, menciptakan hubungan antarentitas dan halaman web, serta memberikan hasil pencarian yang lebih baik kepada pengguna.
Berikut ini adalah beberapa layanan Google yang memanfaatkan entity SEO:
Layanan ini membantu pengguna menemukan informasi dengan cepat dan lebih mudah. The Knowledge Graph berisi entitas nyata, seperti orang atau tempat, serta terus diperbarui oleh Wikipedia.
Hasil dari Google Discover berdasarkan minat pengguna, seperti entitas yang berisi informasi halaman web yang baru atau sering mereka kunjungi.
Maka dari itu, ketika sebuah artikel yang memiliki konteks minat tertentu, artikel tersebut akan muncul di Google Discover pengguna.
Google menggunakan entitas untuk mempersonalisasikan hasil pencarian berdasarkan minat pengguna dan riwayat pencarian.
Berkat beberapa perkembangan yang dilakukan, Google kini bisa memformulasikan permintaan dan konten pengguna.
Anda bisa menggunakan Google Trends dengan memasukkan kata kunci atau search term dan entitas atau subject.
Menerapkan pendekatan SEO ini dapat memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:
Dengan adanya pencarian entitas, rich snippets bisa berkembang, terlebih fitur Google ini memberikan informasi yang berguna bagi pengguna sehingga hasil pencarian dan pengalaman pengguna menjadi lebih baik.
Menggunakan entity SEO dapat membantu Anda menyediakan konten yang relevan untuk pengguna sehingga hasil pencarian semakin baik.
Anda bisa menggunakan pencarian mobile dan pencarian suara untuk memudahkan pengimplementasian entity SEO.
Entity SEO adalah praktik yang disesuaikan dengan konteks sehingga kata-kata yang mirip di berbagai bahasa, tetapi memiliki makna berbeda bisa dipahami oleh mesin pencari.
Selain itu, praktik ini juga bisa mengembangkan hasil pencarian yang berhubungan dengan sinonim, antonim, dan homonim.
Dalam menerapkan entity SEO, terdapat beberapa strategi yang bisa diterapkan, di antaranya:
Cara pertama adalah dengan berfokus pada brand building sehingga Anda bisa mengelola reputasi dan membuat identitas yang jelas dan unik. Dengan begitu, pengguna bisa mengenali brand Anda dengan mudah.
Anda perlu mengenali dan secara eksplisit menyebutkan entitas yang relevan di dalam konten yang Anda produksi.
Layanan Google seperti The Knowledge Graph bergantung pada link kontekstual antara entitas yang berbeda.
Memiliki struktur link yang relevan pada situs web dan konten dapat membantu Anda memperkuat hubungan kontekstual dan brand identity.
Langkah selanjutnya adalah pastikan konten berkaitan dengan entitas yang relevan dan dapat memberikan konteks yang jelas. Anda bisa memperdalam pembahasan entitas, memberikan informasi historis, dan menggunakan data lain yang bisa mendefinisikan entitas utama.
Selain itu, Anda juga bisa fokus memproduksi topik-topik yang lebih luas dan mendalam sehingga bisa membangun asosiasi dengan entitas yang ingin diperingkatkan.
Selain membuat konten, Anda juga perlu untuk mengembangkan SEO teknis. Ketika Anda bekerja pada SEO teknis sekaligus konten, Anda bisa menciptakan pondasi yang lebih baik yang akan mendukung entity SEO di masa depan.
Kemudian, SEO teknis yang perlu Anda bangun adalah schema markup yang dapat membantu mesin pencari memahami entitas dan hubungannya dengan konten Anda.
Anda juga perlu membangun otoritas situs pada entitas tertentu dengan membuat konten yang komprehensif dan otoritatif seputar topik-topik tersebut agar pengguna bisa mempercayai situs dan konten Anda.
cmlabs
Berlangganan Newsletter kami
Masukkan alamat email anda untuk menerima notifikasi Newsletter kami